YANG KU CINTA TERNYATA ANAK KANDUNG AYAHKU

YANG KU CINTA TERNYATA ANAK KANDUNG AYAHKU
4. Berangkat Ke kota


__ADS_3

Hari ini aku bersiap-siap untuk berangkat ke kota. "Nak, sudah siap belum? nih Tika, Tio dan Denis sudah nunggu di luar!" kata ibu dari ruang tamu. "Iya ibu aku sebentar lagi siap, aku segera keluar bu!" jawab Adelia dari kamar. Ini gelang dari Denis, gelang ini akan selalu aku pakai, dengan gelang ini aku tidak akan merasa sepi nanti di kota. O ya kalung yang ibu berikan ini huruf R, tapi R it nama siapa? nama ku Adelia sedangkan nama ibu adalah intan, apa mungkin R itu nama ayah? tapi R apa namanya? Kok aneh di balik huruf R ini ada tulisan kecil "Risky" siapa Risky ini? mungkinkah itu nama ayah? aku akan gunakan kalung ini untuk cari petunjuk tentang ayah.


"Aku datang, ayo antar aku cari bus untuk pergi ke kota!" kata Adelia berjalan ke ruang tamu. "Wah kamu cantik sekali Adelia" kata Tika, Tio dan Denis serentak. "Makasih! aku jadi malu" kata Adelia tersipu malu. "Anak ibu memang paling cantik!" kata ibu memeluk Adelia. "Iya ibu terima kasih telah melahirkan aku ke dunia ini, aku beruntung sekali punya ibu yang sayang sekali pada ku" kata Adelia balik memeluk erat ibu. "Ya sudahlah kita berangkat mengantar Adelia mencari bus ke kota" kata ibu berjalan keluar menunggu dekat pintu. "ya baik ibu" kata Adelia, Tika, Denis dan Tio serentak.

__ADS_1


"Itu bus ke kota sudah sampai, nak kamu hati-hati di kota, jaga diri dengan baik, jika kamu susah dan tidak bisa menyesuaikan diri, kamu pulang saja nak" kata ibu memeluk Adelia dengan mata berkaca-kaca. "Iya ibu restui aku dan doakan semoga anakmu ini mendapatkan pekerjaan dan bisa membahagiakan ibu, jaga diri ibu dirumah, maafkan aku yang tidak bisa menemani ibu dirumah, dan selalu merepotkan ibu dari aku lahir hingga aku sebesar ini, ibu terima kasih banyak untuk selama ini, aku berjanji akan bahagiakan ibu" kata Adelia menangis sambil berlutut di kaki ibu. "Tidak nak, kamu adalah kesayangan ibu, kamu satu-satunya kebahagiaan ibu nak" membantu Adelia berdiri.


"Sahabat ku mari semuanya kemari peluk aku sebelum aku berangkat" kata Adelia mengangkat dan melebarkan kedua tangan. Tika, Tio dan Denis menghampiri Adelia dan memeluk erat Adelia, Denis menggenggam erat tangan Adelia sambil memeluk erat, seakan tidak ingin melepasnya, Ibu pun terharu melihat persahabatan Adelia dan para sahabat nya, ibu pun menghampiri Adelia yang sedang di peluk para sahabat, ibu pun memeluk mereka semua.

__ADS_1


Tit.. tit bunyi klason bus menandai sebentar lagi bus akan berangkat, Ibu, Tika, Tio dan Denis berjalan keluar, namun Denis berbalik dan mencium tangan Adelia "Adelia aku akan selalu menantimu! jaga dirimu baik-baik" kata Denis pelan. "Iya Denis aku pasti akan pulang" kata Adelia tersenyum lembut. Tit.. tit, "Bus akan segera berangkat, aku turun dulu, da da Adelia manis ku" kata Denis meninggalkan Adelia turun dari bus sambil melambaikan tangan. Bus pun mulai jalan Adelia melihat ibu, Tika, Tio dan Denis dari kaca sambil melambaikan tangan. Ibu, Tika, Tio dan Denis membalas lambaian tangan Adelia.


Akhirnya aku berangkat ke kota, meninggalkan orang-orang yang aku sayangi, tak terasa air mata mengalir di pipi, aku genggam erat gelang serta kalung yang bisa mengurangi kesepianku sepanjang jalan menuju kota.

__ADS_1


__ADS_2