YANG KU CINTA TERNYATA ANAK KANDUNG AYAHKU

YANG KU CINTA TERNYATA ANAK KANDUNG AYAHKU
9. Hari Pertama Bekerja


__ADS_3

Hari ini aku akan bekerja di kantor Dicky sebagai sekretarisnya, aku sangat gugup karena aku sebelumnya belum pernah bekerja dan tidak punya pengalaman, namun dulu di sekolah aku berhasil mempertahankan peringkat 1, semoga aku bisa bekerja dengan baik, aku akan berusaha demi ibu (memegang kalung di lehernya).


Kalung ini terlalu berharga, aku akan menyimpan nya saja di kontrakan, kalo aku pakai ini akan terlalu mencolok dan aku takut kalung ini terlepas dari leherku, jika aku menghilangkannya aku tidak bisa memaafkan diriku sendiri dan tidak bisa mencari tau rahasia di kalung ini.


O ya waktu itu aku menemukan kalung yang serupa dan itu milik Riska, sebenarnya Riska itu siapa? aku benar-benar penasaran padanya, dulu kata Riska dia tidak punya orang tua, lalu siapa yang merawatnya sejak kecil, aku harus mencari tau Riska dan apa hubungannya dengan kalung itu? aku harus menyimpan kalungku dan kalung Riska, dan kalung ini akan keluarkan pada saatnya. Dan gelang dari Denis ini akan selalu aku pakai kemana pun, karena dengan gelang ini aku merasa kehadiran sahabat dan membuatku menjadi kuat! (memandang gelang dan memeluk ke dada).


"Riska, kakak akan pergi kerja, kamu tunggu kakak pulang ya! jangan kemana-mana, jika kamu lapar di meja ada makanan, jaga kontrakan ya dek" kata Adelia meninggalkan Riska. "Iya kakak nanti aku makan setelah mandi, apakah kakak sudah makan?" tanya Riska bangun dari tempat tidur. "Kakak sudah makan, kakak berangkat dulu ya" kata Adelia menutup pintu lalu pergi.

__ADS_1


Kak maafkan aku telah menyusahkan kakak, aku tau kakak belum makan, kakak berbohong sudah makan, demi aku kakak tidak makan, aku telah menyusahkan kakak, kakak terluka demi menyelamatkan aku, aku benar-benar tidak berguna, maafkan aku kakak, aku berjanji pada diriku sendiri, aku akan bahagiakan kakak, dan aku akan bantu kakak cari uang (Riska bicara pada diri sendiri)


Riska segera mandi, makan dan pergi meninggalkan kontrakan mencari pekerjaan.


Hari ini aku sangat bersemangat, Adelia akan menjadi sekretarisku di kantor, dan aku akan setiap hari melihatnya, ntah kenapa aku bahagia sekali kalo mengingat Adelia, hatiku merasa nyaman dengannya, apa-apaan ini? apakah aku suka pada Adelia? (Dicky tersenyum dan pipinya memerah)


"Dicky di bawah ada gadis cantik mencarimu, katanya kamu menyuruhnya untuk bekerja disini, dia tampak lebih cantik dan anggun, berbeda dengan wanita-wanita yang mengejarmu, aku jadi penasaran kepadanya, sebelumnya kamu tidak pernah menyuruh seseorang secara langsung untuk bekerja, aku rasa kamu menyukai gadis itu? akhirnya si gunung es bisa mencair juga ya dengan seorang gadis" kata Hendra dengan tertawa kecil.

__ADS_1


"Hei kamu meninggalkan aku demi seorang gadis?" kata Hendra membesarkan suaranya. Aku akan menguji seberapa menarik gadis itu hingga Dicky si gunung es itu bisa-bisanya meninggalkan temannya demi seorang gadis. Aku ingin lihat bagaimana reaksi Dicky jika aku mengganggu wanitanya, hahaha pasti ini sungguh mengasikan untuk dicoba (kata Hendra bicara pada diri sendiri)


"Kamu siapa? mengapa ada disini?" tanya Mella salah satu karyawan kantor. "Aku.. nama aku Adelia nona, aku kesini karena aku di suruh oleh tuan Dicky untuk bekerja disini" jawab Adelia. "Hah bos Dicky yang menyuruh kamu untuk bekerja disini? jangan mimpi kamu, aku sudah bekerja 5 tahun disini belum pernah tuan Dicky mengundang siapa pun untuk bekerja disini dan sekarang kamu bilang kamu disuruh untuk bekerja disini? ha ha ha kamu sangat menggelikan, lihat bajumu dan tampangmu yang kampungan ini, kamu tidak pantas" kata Mella memaki Adelia.


"Nona saya memang orang miskin namun saya tidak pernah berbohong dan nona bisa tanya pada tuan Dicky sendiri kalo nona tidak percaya" kata Adelia membela diri. "Hmm berani sekali kamu mengancam aku dengan memakai nama bos Dicky" kata Mella kesal dan mengangkat tangan ingin menampar Adelia.


Dicky tiba tepat waktu dan menahan tangan Mella dengan kuat "Siapa kamu beraninya menahan tanganku" kata Mella menaikan nada suara dan menengok ke belakang. "Bo.. bos, ke kenapa bos bisa ada disini?" kata Mella terbata-bata. "Bukan urusanmu! dan jangan main tangan pada orangku atau tanganmu akan aku patahkan!" bentak Dicky. "Ma.. maafkan aku bos, aku.. aku tak berani mengganggu orang bos, aku.. aku permisi dulu bos" kata Mella terbata-bata meninggalkan Adelia dan Dicky.

__ADS_1


Dicky memintak maaf atas perbuatan karyawan nya dan membawa Adelia ke ruang kerjanya.


Awas kamu gadis kampungan aku akan membalas perbuatanmu, dasar jal*ng kampungan, kamu lihat saja nanti (senyum licik Mella)


__ADS_2