YANG KU CINTA TERNYATA ANAK KANDUNG AYAHKU

YANG KU CINTA TERNYATA ANAK KANDUNG AYAHKU
55. Kepedean


__ADS_3

**Happy reading readers 📖📖


Jangan lupa klik like👍🏻 dan beri vote sebanyak-banyak nya ya readers🙏🏻😘


Jangan lupa juga jadikan novel ini sebagai favorit❤️ ya readers, agar readers semua tidak ketinggalan setiap up episode nya.


Semangat terus bagi readers yang sedang berjuang menggapai cita-cita nya dan semoga sehat selalu ya💪🏻💪🏻😇


Salam hangat dari author😘😘


alsya suci maesya putri**


"Maafkan aku! Tapi aku tidak mau orang yang aku sayangi sakit, mengertilah perasaan aku! Aku pasti akan membawa Riska dan Panji pulang! Aku berjanji pada mu! Percayalah pada ku!" Dicky mengambil tangan Adelia dan meletakan nya di dada nya.


"......" Adelia terkejut pada pernyataan Dicky.


"Adelia, lihat aku! Percayalah pada ku!" Dicky bicara dengan nada lembut berusaha meyakinkan Adelia.


"......" Adelia memeluk erat Dicky.


"I iya aku percaya" Adelia menyandar pada Dicky.


"......." Dicky terkejut Adelia tiba-tiba memeluk nya.


"Terima kasih Adelia" Dicky mencium kening Adelia.


"Kamu istirahat lah! Aku akan segera balik membawa Riska dan Panji pulang! Jaga lah kesehatan mu!" Dicky menyuruh Adelia untuk istirahat di kontrakan.


"Baik tuan" Jawab Adelia mulai tenang.


"Adelia" Panggil Dicky.


"Iya tuan" Sahut Adelia.


"Bolehkah aku meminta sesuatu pada mu?" Tanya Dicky pada Adelia.


"Boleh tuan, mintak apa tuan?" Tanya Adelia bingung.

__ADS_1


"Ya.. Apakah kamu akan mengabulkan pinta ku?" Tanya Dicky pada Adelia.


"......" Adelia bingung.


"Kalau kamu tak mau juga tak apa" Dicky kecewa.


Tuan Dicky mau minta apa sih?


Kok aku jadi deg-degan, apa tuan Dicky ingin menyatakan perasaan nya dan ingin... aku.. aku... menjadi pacar nya.


Apa... apa yang akan aku jawab?


Aku.. aku belum siap...


Adelia tiba-tiba merona.


"????" Dicky bingung melihat Adelia yang tiba-tiba wajah nya merona.


"Adelia" Dicky memanggil Adelia yang sedang termenung hingga terkejut.


"I iya tuan" Adelia gerogi wajah nya merona.


"Iya iya aku mau" Adelia merona.


"Benarkah?" Dicky ingin memastikan lagi.


"Iya benar tuan" Adelia merona.


"Asik, aku mau kamu..." Dicky bicara perlahan.


Deg.. deg.. deg..


Aduh... Aku kok jadi deg-degan ya?


"Aku mau kamu..... memanggil aku kakak" Pinta Dicky.


"Ah.. Eh.." Adelia merasa sedikit kecewa terdiam sejenak.

__ADS_1


"Iya aku mau kamu panggil aku kakak, jangan panggil aku tuan lagi" Dicky tersenyum memandang Adelia.


"I iya tu.. Kakak" Jawab Adelia.


"Coba panggil aku!" Dicky tersenyum penuh harapan.


"Ka kakak" Panggil Adelia.


"Yeahhhh...." Dicky girang memeluk Adelia dan berputar-putar.


"Aaaahh!! Kepala ku pusing, berhenti!" Adelia pusing takut jatuh memegang erat Dicky.


"Maaf Adelia, aku terbawa suasana" Dicky merasa bersalah, malu dan menjadi canggung.


"Pufftt" Adelia menahan tawa melihat Dicky yang merasa bersalah.


"Sudah tak apa, tu.. kakak, hati-hati ya" Adelia memegang tangan Dicky.


"Iya" Dicky tersenyum.


"Istirahat yang banyak ya, aku pergi dulu" Dicky tersenyum sembari mengelus kepala Adelia.


"I iya kakak" Jawab Adelia tersenyum.


Dicky berangkat pergi mencari Riska dan Panji sedangkan Adelia masuk ke kontrakan.


Sialan! Apa yang aku pikirkan? Dasar wanita bodoh! Mana mungkin tuan Dicky suka pada ku!


Aku benar-benar kebanyakan berpikir.


Aahhh.. Tadi itu sangat memalukan! Adelia memeluk bantal guling sembari tidur-tiduran.


Bersambung...


Salam dari:


♡Kisah Rumah Angker

__ADS_1


♡Beautiful Ceo Love Story


__ADS_2