YANG KU CINTA TERNYATA ANAK KANDUNG AYAHKU

YANG KU CINTA TERNYATA ANAK KANDUNG AYAHKU
35. Ke Penjara


__ADS_3

Dicky dan Hendra pergi dengan tergesa-gesa ke penjara dan meninggalkan Adelia, Riska dan Chika di taman hiburan.


Di saat yang bersamaan Andi balik dari pos keamanan taman hiburan dan tak sengaja lewat di dekat Adelia, Riska dan Chika berteduh di bawah pohon.


Aku mau beli minum dulu, aku sangat haus, aku mau beli minum untuk ku dan juga adik kesayangan ku.


Hari ini sangat panas, mungkin kah ini neraka dunia? Di dunia saja tak kuat menahan panas nya, apa lagi di neraka yang sesungguh nya aku tidak dapat membayangkan nya.


Aku menjadi sangat gerah, ingin rasa nya aku berendam di air es. Aku beli es jeruk saja, pasti sanga segar.


Randa berhenti di kantin es. Randa membeli es jeruk sebanyak 2 buah, 1 untuk nya dan 1 nya lagi untuk adik kesayangan nya.


Sesudah membeli es jeruk Randa berjalan dan tak sengaja melihat Adelia, Riska dan Chika sedang bercanda dan tertawa bersama.


"Adelia! Chika!" Andi menghampiri Adelia, Chika dan Riska.


"Eh senior" Chika menjawab Andi


"Eh kak Andi" Jawab Adelia sedikit terlambat dari Chika.


"Kalian di sini juga? Ada acara apa? Kelihatan nya asik sekali" Tanya Andi.


"Kami hanya liburan saja senior" jawab Chika.


"Wahh.. Pasti sangat mengasikan ya" Andi tersenyum.


"Kak Andi ke sini dengan siapa? Apa dengan kak Fikcy? Jika berkenan gabung saja dengan kami kak" Ajak Adelia ke pada Andi.

__ADS_1


"Aku ke sini tidak dengan Ficky, aku ke sini dengan adik ku. Kalo masalah gabung lain kali saja, aku harus segera pulang mengantar adik ku" Jelas Andi pada Adelia.


"Hmm, mengapa tidak gabung saja senior? Bawa saja adik senior bergabung dengan kami di sini, lagian Adelia juga membawa adik nya kok" Jelas Chika tersenyum menunjuk ke arah Riska.


"Bukan nya aku tidak mau mengajak adik ku bergabung dengan kalian, kaki adik ku terluka, jadi aku harus mengantar nya pulang secepat nya" Jelas Andi pada Chika.


"Terluka kenapa senior? Apa luka nya parah? Kenapa tidak senior antar ke rumah sakit" Tanya Chika penasaran.


"Tadi adik ku betabrakan dengan orang hingga adik ku terjatuh. Saat terjatuh kaki nya terluka, tidak parah tapi sudah di obati kok" Jelas Andi menceritakan adik kesayangan.


"O seperti itu, semoga cepat sembuh ya adik senior" Chika mendoakan semoga adik Andi lekas sembuh.


"Iya benar kata Chika, semoga adik kak Andi lekas sembuh. O iya jika sudah sembuh ajak adik kak Andi, di lain waktu jangan sungkan bergabung dengan kami kak" Jelas Adelia ke pada Andi.


"Ya terima kasih atas doa kalian. Aku akan mengajak adik aku berkumpul bersama kalian di lain waktu" Jelas Andi ke pada Adelia, Chika dan Riska.


"Sama-sama kak/senior, di tunggu ya" Jawab Adelia dan Chika serentak.


"Iya Hati-hati, sampai jumpa lagi kak/senior" jawab Adelia dan Chika serentak.


Andi pergi meninggalkan Adelia, Chika dan Riska. Sedangkan Adelia, Chika dan Riska main berbagai permainan yang ada di taman hiburan.


Di sisi lain pada waktu yang sama.


Dicky dan Hendra tiba di penjara. Dicky dan Hendra langsung menanyai siapa yang telah menebus preman jahat yang pernah mencelakai Adelia dan Riska.


"Pak, saya mau bertanya tahanan yang bernama Jon siapa yang menebus nya?" Tanya Dicky tergesa-gesa.

__ADS_1


"Mohon bicara yang tenang, semua pertanyaan anda akan saya jawab!" Polisi tidak langsung menjawab Dicky. Dicky mendapatkan peringatan agar bisa lebih sopan berbicara dengan polisi.


"Maafkan saya pak, saya terlalu khawatir hingga tidak bisa mengontrol diri saya sendiri" Jelas Dicky mulai tenang.


"Baik lah saya bisa mengerti, silahkan tanya apa yang ingin anda tanyakan" Polisi memberikan kesempatan bertanya.


"Begini pak polisi, saya ingin bertanya mengenai masalah preman yang waktu itu teman saya jebloskan ke penjara. Siapa yang sudah menebus preman itu dari penjara pak?" tanya Dicky dengan tenang.


"O preman yang bernama Jon itu ya? Preman itu di tebus oleh seorang wanita namun ia tidak mau identitas nya di ketahui oleh orang lain" Jelas polisi ke pada Dicky.


"Apa kah saya boleh mengetahui siapa orang itu pak?" Tanya Dicky ke pada Polisi.


"Maafkan saya, namun itu sudah peraturan dari kantor polisi, jika orang itu ingin identitas nya tidak di ketahui orang lain, maka kami dari pihak polisi akan pun akan menjaga privasi orang tersebut" Jelas polisi ke pada Dicky.


"Kalo begitu, apakah saya bisa tau tahanan itu di bawa pergi ke mana oleh penebus nya pak?" Tanya Dicky.


"Kalo masalah pergi ke mana saya tidak tau" Jelas polisi.


"Ya sudah terima kasih atas informasi yang telah anda berikan pak? saya pamit pulang dulu pak" Dicky berpamitan ke pada polisi.


"Ya sama" Jawab polisi santai.


Dicky dan Hendra berjalan pergi dari kantor polisi.


*****Bersambung...


Jangan lupa like, rate, vote dan jadikan favorit ya...

__ADS_1


Di tunggu jejak nya..


Terima kasih ♡^_^♡***


__ADS_2