YANG KU CINTA TERNYATA ANAK KANDUNG AYAHKU

YANG KU CINTA TERNYATA ANAK KANDUNG AYAHKU
42. Persiapan Sekolah Riska


__ADS_3

*Happy reading readers♡♡


Selamat membaca, semoga suka dengan cerita ku.


Mohon dukungan nya ya readers, jangan lupa like, dukungan kalian adalah semangat ku.


Salam hangat dari penulis


#alsya suci maesya putri*


Dicky dan Hendra terkejut dengan apa yang di ceritakan oleh anak preman.


Anak preman yang tadi nya tenang, tegas menceramahi Dicky dan Hendra kini menangis tersedu-sedu.


Dicky dan Hendra turut prihatin dengan anak preman yang menangis tersedu-sedu.


Ya tuhan, sungguh sadis sekali kisah hidup anak preman ini, bagaimana mungkin anak sekecil ini menghadapi hidup yang amat kejam ini.


Tak di sangka di balik tubuh nya yang kecil ini ia adalah seorang anak yang tangguh.


Aku tak tega dengan adik kecil ini, aku akan membawa nya tinggal dengan ku. Aku akan mengangkat adik kecil ini menjadi adik angkat ku.


Aku tak menyangka preman yang selalu aku pikir sebagai orang jahat dan tidak berperaaaan itu ternyata sangat lah baik.

__ADS_1


Bahkan preman itu rela mati demi anak nya. Tak ku sangka ternyata preman yang aku pikir jahat ternyata merupakan orang yang berhati mulia.


Ia berusaha untuk melindungi istri dan anak nya bahkan juga memberi makan anak-anak jalanan, namun siapa yang tau pada akhir nya preman itu tewas dengan cara yang tragis.


Hidup ini memang kejam! Benar yang di bilang orang banyak, orang lemah akan di tindas oleh orang yang kuat.


Ini memang benar terjadi contoh nya preman ini yang karena tidak berdaya harus mengikuti perintah orang yang lebih berkuasa hingga hidup nya seolah hanya mainan orang lain.


Tragis.! Sungguh tragis!


"Adik kecil, tenang lah kakak akan melindungi mu, kamu tak akan sendiri lagi" Dicky memeluk anak preman yang menangis tersedu-sedu berusaha untuk menenangkan nya.


Di sisi yang lain.


Pendaftaran murid baru sudah buka, aku akan mendaftarkan Riska sekolah.


"Riska bangun dek, yuk kita pergi ke sekolah, kakak akan mendaftarkan kamu sekolah hari ini" Adelia membangunkan Riska yang masih tidur.


"Hmm, aku masih ngantuk kak" Riska menarik selimut menutup wajah nya.


"Ayo bangun dek, kamu harus ikut kakak pergi untuk mendaftarkan kamu sekolah" Adelia membuka selimut Riska dan mencubit hidung Riska.


"Hmm, iya kakak aku bangun, jangan cubit hidung aku lagi kak" Riska bangun memegang hidung nya.

__ADS_1


"Bagus, cepat mandi dek" Adelia tersenyum mengacak-acak rambut Riska.


"Iya kakak" Riska mengucek mata nya berdiri pergi menuju kamar mandi.


Riska pergi mandi sedangkan Adelia menyiapkan berkas-berkas yang di butuhkan untuk pendaftaran Riska masuk ke sekolah.


Sejam kemudian..


Adelia dan Riska pergi ke sekolah dan mendaftarkan Riska.


"Dek hari senin kamu sudah bisa sekolah, tiap hari kamu pergi sekolah akan kakak antar, kamu harus rajin belajar ya!" Jelas Adelia pada Riska sambil berjalan meninggalkan sekolah.


"Iya kakak" Riska tersenyum melihat Adelia.


"Nah, sekarang kita pergi beli perlengkapan sekolah untuk kamu dulu ya" Adelia mengajak Riska beli perlengkapan sekolah.


"Baik kakak" Riska girang memeluk Adelia.


Adelia dan Riska pergi ke toko seragam dan toko buku.


"Eh, itu bukan nya si jal*ng kampungan ya? Sama siapa dia di toko seragam? Apa itu adik nya? Tampak nya memang adik nya, jal*ng kampungan itu terlihat sangat bahagia. Bagus! Aku punya rencana yang bagus untuk kalian! Kalian tunggu saja!" Mella tersenyum jahat melihat Adelia dan Riska dari luar toko seragam.


Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2