
Tak di sangka yang mencelakai aku ternyata kak Mella dan kak Via,
Apa aku punya salah terhadap mereka? Apa aku pernah menyinggung mereka? Mengapa mereka benci sekali terhadapku? hingga mereka tega mencelakai aku
Apa karena tuan Dicky baik terhadapku?
Tapi kalo kebaikan itu tidak seharusnya di permasalahkan, mungkin kak Mella dan kak Via cemburu terhadapku, tapi aku bahkan bukanlah pacar tuan Dicky, aku hanya bekerja sesuai dengan instruksi dari tuan Dicky, dan aku bukanlah siapa-siapanya tuan Dicky.
Kak Mella dan kak Via sangat sadis, bahkan mereka rela berbuat jahat hanya karena seorang laki-laki. Cinta memang tidak semudah yang aku pikir, tapi apa itu cinta? bukankah cinta itu adalah rasa saling pengertian dan rasa kasih sayang yang tulus dari hati masing-masing pasangan?
Tapi mengapa kak Mella dan kak Via tidak berlaku demikian, bahkan rela menyakiti seseorang demi mendapatkan hati seorang laki-laki yang mereka suka, ini tidak benar!! Walau aku menjelaskan kepada mereka, mereka akan tetap tidak percaya terhadapku (Adelia sedih memikirkan kejadian yang baru saja terjadi)
seseorang menghampiri Adelia..
"Hai! kamu karyawan baru ya? Perkenalkan nama ku Chika" Chika mengulurkan tangan kanan
"Hai juga, namaku Adelia" Adelia menerima tangan kanan Chika (bersalaman)
"Adelia kamu sudah berapa hari kerja disini?" tanya Chika
"Ini baru hari yang kedua aku bekerja disini, kalo kamu Chika karyawan baru atau karyawan lama?" jawab dan tanya Adelia
"Aku karyawan lama, kemarin aku izin karena sakit, jadi aku tidak tau bahwa ada karyawan baru" jawab Chika
"O pantas saja aku baru melihat Chika, senang ya bisa berkenalan dengan Chika dan semoga kita bisa jadi teman ya" Ungkap Adelia tersenyum
"Ya aku juga senang, mulai dari sekarang kita teman ya, yuk sambil berjalan saja, nanti takutnya terlambat" Chika berjalan bersama Adelia
"Iya ayuk, o ya kamu kerja di bagian mana?" tanya Adelia
"Aku di bagian administrasi, kalo kamu dimana Adelia?" tanya Chika
"Aku bagian sekretaris Chika" jawab Adelia
"Berarti kita tetanggaan ya Adelia, aku sudah sampai di ruangan, nanti makan siang bareng yuk! sampai jumpa nanti siang ya" Chika berjalan meninggalkan Adelia masuk ke ruang kerja
"Baiklah, sampai jumpa nanti siang" jawab Adelia masuk ke ruang kerja
Jam istirahat tiba...
"Adelia... yuk kita pergi makan ke kantin" ajak Chika memasuki ruangan
"Ee Chika, aku rapikan barang-barangku dulu ya" Adelia merapikan barangnya
"Baiklah Adelia" Chika menunggu Adelia
"Aku sudah siap, yuk jalan ke kantin Chika" Adelia menghampiri Chika
Adelia dan Chika sampai di kantin...
"Kita duduk disini aja ya Adelia" Chika duduk
"Baiklah Chika" Adelia juga duduk
__ADS_1
"Adelia kamu mau makan apa?" tanya Chika
"Aku makan nasi goreng aja Chika, kalo kamu makan apa Chika?" jawab Adelia
"Aku samakan saja kayak yang kamu pesan, kalo minum nya apa?" tanya Chika
"Aku teh hangat aja Chika" jawab Adelia
"Kenapa gak yang dingin saja teh nya Adelia?" tanya Adelia
"Gak tau, aku lebih suka minuman yang hangat Chika" jawab Adelia
"O begitu, ya udah aku pesan dulu ya, kak! kak! pesan nasi goreng 2 piring, dan minumannya teh hangat dan teh dingin ya" Chika memesan kepada pelayan
"Baiklah, silahkan tunggu sebentar nona, pesanan akan aku antar segera" Kata pelayan pergi setelah mencatat pesanan
"O ya di rekaman cctv tadi itu kamu kan Adelia?" tanya Chika
"Iya Chika, aku di kerjakab oleh kak Mella dan kak Via" jawab Adelia
"Memangnya kamu ngapain Adelia? Kenapa kak Mella dan kak Via mencelakain kamu?" tanya Chika penasaran
"Aku gak tau salah aku apa pada kak Mella dan kak Via, sejak aku masuk kerja kak Mella dan kak Via tidak menyukai aku" jawab Adelia
"Hmm, coba ceritakan awal kamu bekerja disini?" tanya Chika
"Jadi seperti ini ceritanya Chika, waktu itu aku di aniaya oleh preman karena menyelamatkan adikku, adikku berhasil menyelamatkan diri, lalu adikku meminta bantuan, tapi adikku hampir tertabrak oleh tuan Dicky, jadi adikku meminta bantuan kepada tuan Dicky untuk menyelamatkan aku dari preman, hingga tuan Dicky menyelamatkan aku, dan tuan Dicky menawarkan pekerjaan, itu asalnya aku bisa kerja di perusahaan ini Chika"
"Nona ini pesanan nona, selamat makan nona" pelayan meletakan makanan di meja
"Selamat makan Adelia" Chika memulai makan
"Selamat makan juga Chika" Adelia memulai makan
Di lain tempat...
"Dicky, semua sudah beres, nanti malam jangan lupa traktir aku?" Hendra memulai pembicaraan
"Ya tenang saja" jawab Dicky
"Asyik huhuy... o ya nanti malam ada pesta pakai topeng di bar, pasti seru! pasti akan banyak cewek cantik bersembunyi di balik topeng, hah.. aku jadi tidak sabar" Hendra loncat-loncatan
"Cih kamu ini seperti anak kecil saja" Ejek Dicky
"Bleekkk! biarin" Hendra mencibir Dicky
"Dasar bocah ingusan pergi kamu!" Dicky melempar buku ke arah Hendra
"Haha.. tidak kena, bleekkk!" Hendra mencibir Dicky dan kabur keluar
"Dasar bocah" Dicky menggelengkan kepala
Adelia dan Chika sudah selesai makan....
__ADS_1
"O iya Adelia bisa gak kamu temani aku nanti malam?" tanya Chika
"Malam? kamu mau kemana malam chika?" tanya Adelia
"Ikut saja kamu nanti malam akan tau sendiri" jawab Chika
"Kalo malam aku gak bisa keluar Chika" jelas Adelia
"Emang nya kenapa? ayo lah sekali saja" tanya Chika
"Karena malam aku harus menemani adik aku Chika" jelas Adelia
"Cih, hanya sebentar saja Adelia, please! ikut dengan aku ya" Chika memohon
"Tapi sebenarnya tujuannya kemana?" tanya Adelia
"Ya sudahlah aku beri tau, aku di undang oleh seniorku pergi pesta topeng dengan pasangan, karena aku jomblo gak punya pasangan, jadi aku ajak kamu saja, gitu! mau ya, please jangan tolak aku ya?" Jelas Chika
"Baiklah, tapi aku tidak punya baju untuk pesta Chika" Adelia ragu
"Kamu tenang saja kalo masalah pakaian untuk pesta, serahkan saja ke aku, aku akan menyiapkan semua" jelas Chika
"Baiklah Chika" jawab Adelia
"O ya rumah kamu di mana? biar nanti malam aku gampang menjemput kamu" tanya Chika
"Kontrakan aku di komplek Anti Bohong Chika" jawab Adelia
"Puff, nama komplek nya lucu sekali, Anti Bohong, hahahaha.... Anti Bohong, hahahaha....." Chika seketika tertawa sambil memukul meja
"Hah.. Iya nama komplek nya memang unik dan lucu" Adelia garuk-garuk kepala
"Jhahahaha.. lucu sekali, sorry sorry aku tidak tahan menahan tawa" Chika tertawa sampai meneteskan air mata
"Ya tidak apa" Adelia tersenyum
"O ya nanti malam bila ada yang memberi minuman atau makanan, jangan di terima bahkan di cicipi, itu akan bahaya, ingat pesanku ya" Chika tiba-tiba serius
"O baiklah Chika" Adelia mengerti
"Oke.!! o ya sudah jam masuk kerja kita balik yuk ke kantor, biar aku yang bayar" Chika berdiri pergi ke kasir
"Tapi.. tapi aku ingin bayar sendiri Chika" Adelia berdiri
"Sudahlah, jangan keras kepala" Chika membayar di kasir
"Terima kasih ya Chika" kata Adelia
"Sama-sama Adelia" Chika tersenyum
"Yuk balik ke kantor" ajak Chika
"Ayuk" jawab Adelia
__ADS_1