
"Akhir nya sampai juga di mobil, silahkan masuk nona-nona!" Dicky menurunkan Adelia da Riska dengan lembut
"Terima kasih tuan, tuan sangat baik ke pada aku dan Riska, semoga kelak aku bisa membalas kebaikan tuan (Adelia tersenyum terharu melihat ke arah Dicky)
"Sama-sama nona" Dicky tersenyum
"Kakak tampan, terima kasih banyak ya, kakak tampan baik dan tadi kakak tampan sangat keren loh menghajar paman jahat!" Riska turun dari punggung Dicky dan langsung memeluk erat Dicky
"Iya adik kecil yang manis, kakak senang sekali bisa bertemu kamu lagi" Dicky tersenyum mencium kening Riska
Riska, tiap aku melihat kamu tersenyum aku merasa bagaikan aku sedang melihat Siska, aku merasa bahagia dengan melihat senyuman nya, tiba-tiba hati ku sangat perih melihat kamu di aniaya oleh preman sialan itu! Rasa nya ingin sekali aku membunuh preman itu dan seandai nya saja ada orang lain yang ingin mencelakai kamu! aku tidak akan tinggal diam! kamu itu sudah aku anggap sebagai adik ku sendiri! seandai nya saja Riska ini adalah Siska, aku akan sangat bersyukur (Dicky balik memeluk Riska dan mengelus kepala Riska
"Iiii kakak, kenapa baju mu basah? ini sangat lengket!" Riska menghapus jejeak basah yang ada di pipi nya dengan menggunakan kedua tangan nya
"O ini ya, ini basah karena ada yang sembarangan membuang sesuatu yang lengket ini pada baju ku" Dicky tersenyum menyindir melihat ke arah Adelia
"!!!!!!!" gawat kenapa ini terjadi? ini sangat memalukan! telah mengotori baju tuan Dicky dan bahkan juga wajah nya Riska
"Orang itu kenapa jorok sekali masa membuang sesuatu yang lengket ini di dada kakak tampan" Riska kesal
"Ehem... ehem.. Yuk kita berangkat!" Adelia canggung dan malu mencoba mengalihkan pembicaraan
"Huff... Sudah yuk naik ke mobil dulu, kakak mau telpon sebentar yah, Adelia dan adik kecil tmggu aku di sini yah" Dicky menolong Riska dan Adelia masuk mobil dan pergi ke luar mobil untuk menelpon
"Hallo Ndra! Aku punya tugas untuk kamu! (Dicky menceritakan semua kejadian yang terjadi pada Adelia dan Riska) dan tugas kamu hanya membereskan preman itu, penjarakan dia dan satu lagi tanya siapa dalang di balik ini semua!" perintah Dicky di telpon
__ADS_1
"Oke, aku akan laksanakan sekarang juga, hehehe... jangan lupa traktir aku yah!" Hendra meminta imbalan
"Dasar matre! tenang saja masalah itu kamu tenang saja, yang penting kamu harus laksanakan tugas ini dulu secepatnya!" Dicky memerintahkan Hendra
"Oke boss ku" Hendra senang
di waktu yang bersamaan Adelia dan Riska berbincang di dalam mobil...
Ya ampun, ini sangat membuat ku canggung, mengapa aku selalu membuat hal yang memalukan pada tuan Dicky, mau di mana aku meletakan wajah ku (Adelia bergumam di hati dan pipinya memerah)
"Kakak, wajah mu merah sekali kak, apa kamu sakit kak?" tanya Riska menatap Adelia
"Aku baik-baik saja dek, kamu jangan banyak berfikir, kamu jangan khawatir ya, kakak sangat bahagia bisa bersama dengan kamu lagi! kakak sangat takut kehilangan kamu dek" Adelia menangis memeluk Riska
"Bagaimana kamu bisa sampai di tangkap preman itu dek?" tanya Adelia menghapus air mata
"Kakak, maafkan aku, aku juga tidak menyangka akan jadi seperti ini, aku.. aku" Riska ragu
"Aku apa dek? tolong beri tahu kakak yang sejujur nya, jangan sembunyikan apa pun dari kakak dek!" Adelia sedih
"Kakak, jika aku memberi tahu kakak, tolong kakak jangan marah dan benci ke pada ku ya kak!" Riska menyesal dan merasa bersalah
"Baik, kakak tidak akan marah serta benci ke pada mu, tapi tolong ceritakan semua nya ke pada kakak,tolong jangan sembunyi kan apa pun dari kakak dek" Adelia menatap Riska
"Kakak, aku... aku ingin membantu kakak bekerja, aku tak ingin kakak kerja sendiri banting tulang, hingga aku bekerja mencuci piring dan menyapu di rumah besar dekat sini kak, nyonya itu sangat baik kak, dia memberi ku uang dan juga kue serta biskuit untuk aku bawa pulang sebagai hadiah dari nyonya karena aku rajin kakak, pada hari itu aku berencana ingin memberi tau kakak semua nya, aku takut membuat kakak kecewa, tak di sangka saat aku berjalan pulang menuju kontrakan, aku di pukul dari belakang hingga aku jatuh pingsan, saat aku bangun, aku sudah terikat di pabrik usang ini dan pada malam nya ternyata kakak juga di tangkap oleh paman preman. Namun kakak pingsan begitu lama hingga 2 hari, dan kakak tampan yang bisa menyadarkan kakak tadi, maafkan aku kakak, aku salah! hukum saja aku kak" Riska menangis tersedu-sedu
__ADS_1
"Sudah sayang kakak ini semua sudah berlalu, jangan ulangi lagi, kakak juga salah meninggalkan kamu sendiri di rumah, kakak tidak bisa memperhatikan kamu terus karena kakak harus kerja, maafkan kakak ya dan berjanji lah tidak akan mengulangi nya lagi, jadi lah gadis yang baik dan penurut tunggu kakak dirumah, masalah uang atau apa pun kamu jangan khawatir, kakak bisa bekerja dan menghasilkan uang, jadi kamu jangan kerja lagi! apa kamu bisa mengerti dek?" jelas Adelia menangis sedih dan terbawa suasana tegang
"Baik kakak, aku tidak akan mengulang nya lagi, tapi aku mohon kakak jangan menangis lagi ya!" Riska menangis menyesal memeluk Adelia
"Iya dek, kamu juga jangan menangis lagi!" Adelia balik memeluk erat Riska
Adelia dan Riska tenggelam dalam kesedihan masing-masing, tak lama kemudian Dicky balik dan membawa Adelia dan Riska ke rumah sakit
"Nona-nona, mari kita berangkat ke rumah sakit dulu, ...." Dicky membuka pintu dan naik ke mobil lalu sekilas memandang ke belakang
"Baik tuan terima kasih banyak ya" Adelia menghapus air mata nya
"Kalian mengapa menangis, jangan bersedih ya! aku bersama kalian, dan semua nya sekarang sudah aman, kalian istirahat dulu di belakang, nanti sudah sampai rumah sakit, aku akan membangunkan kalian" jelas Dicky
"Baik lah tuan" Adelia memeluk Riska yang sudah tertidur di pelukan Adelia
"Ya" Dicky tersenyum melihat Adelia dan Riska.
Adelia dan adik kecil ini memang berbeda, ini membuat ku merasa iri, aku tak bisa merasakan kasih sayang yang begitu kuat, semoga Adelia dan adik kecil bisa selalu bahagia, pasti aku orang paling bahagia dan sekarang aku harus menghantar Adelia dan Riska, semoga luka-luka mereka tidak ada yang serius
(Dicky bicara dalam hati dan mengemudikan mobil secepat mungkin menuju rumah sakit)
**Tunggu lanjutan nya ya teman, jangan lupa like, rate dan jadikan favorit ya, jangan lupa vote juga ya, jika ada masukan atau kritikan silahkan berkomentar ^_^
aku tunggu jejak nya ya ♡^_^♡
__ADS_1