YANG KU CINTA TERNYATA ANAK KANDUNG AYAHKU

YANG KU CINTA TERNYATA ANAK KANDUNG AYAHKU
62. Apartemen Dicky


__ADS_3

**Happy reading readers 📖📖


Jangan lupa klik like👍 dan beri vote sebanyak-banyak nya ya readers🙏😘


Kritik dan saran dari readers akan sangat membantu author dalam berkarya🙏😘


Jangan lupa juga jadikan novel ini sebagai favorit❤️ ya readers, agar readers semua tidak ketinggalan setiap up episode nya.


Semangat terus bagi readers yang sedang berjuang menggapai cita-cita nya dan semoga sehat selalu ya💪💪😇


Salam hangat dari author😘😘


alsya suci maesya putri**


Dicky menyuruh anggota nya agar mengurus Mella agar segera di penjarakan.


Dicky pergi menuju ke rumah sakit ingin menjenguk Hendra dan Chika.


Dua jam yang lalu di apartemen Dicky.


"Arghhh... Lelah nya, eh.. kok empuk ya? Bukan nya aku tertidur di lantai ya tadi malam?" Adelia bingung langsung duduk.


"Eh, aku ternyata di atas kasur! Kemana kak Dicky?" Adelia melihat sekeliling kamar namun tidak ada siapa pun.


"Apa ini?" Adelia mengambil kertas di atas meja.


"Ya ampun! Kak Dicky masak untuk ku? Aaa.. romantis sekali! Aku mau lihat deh masakan kak Dicky" Adelia mencium kertas dari Dicky dan melompat-lompat kegirangan di atas kasur.


Adelia berlari ke ruang makan dan melihat masakan Dicky.


"Wahh... Masakan kak Dicky terlihat sangat lezat dan aroma nya sangat wangi" Adelia tergoda oleh masakan Dicky.


"Aku harus membangunkan Riska dan Panji dulu!" Adelia berlari ke kamar Riska dan Panji.


"Riska! Panji! Ayo bangun sayang! Cepat mandi dan mari makan bersama!" Adelia membangunkan Riska dan Panji, sesekali Adelia mengguncang-guncang tubuh Riska dan Panji.


"Hoam.." Panji terbangun.

__ADS_1


"Kak Adelia, mengapa kakak ada di sini? Eh, kok Riska tidur di sini juga?" Panji kebingungan sembari mengucek-ngucek mata.


"Panji!!" Adelia memeluk erat Panji.


"Eh..???" Panji kebingungan.


"Cepat mandi! Mari kita makan bersama setelah mandi" Perintah Adelia membantu Panji berdiri.


"Baiklah kak Adelia" Panji patuh mengambil anduk dan pakaian bersih pergi ke kamar mandi.


"Riska sayang, ayo bangun dek!" Adelia mencubit hidung Riska.


"Aduh duh.. jangan rebut es krim ku! Dasar nakal!" Riska mengigau menarik tangan Adelia yang mencubit hidung nya.


"Eh.. pufftt" Adelia menahan tawa nya.


"Riska, kakak punya banyak es krim loh! kamu mau gak?" Adelia mencoba menggoda Riska yang sedang mengigau.


"Wahh.. mau.." Riska menarik tangan Adelia lalu menjilat nya.


"Uweekkk... Asin, ea krim nya rasa nya aneh" Riska duduk dan mengucek-ngucek mata nya.


"Eh, kok kak Adelia gak bawa es krim? Ke mana es krim asin tadi?" Riska bingung melihat Adelia.


"Pufft hahaha.. hahaha..." Adelia tambah kencang tertawa.


"????" Riska bingung memiringkan kepala.


"Sudah ah, pergi mandi sana!" Adelia tersenyum mencubit Riska.


"Kak Adelia, aku udah selesai mandi, aku tunggu di meja makan ya" Panji berjalan meninggalkan Adelia dan Riska.


"Baiklah Panji" Adelia tersenyum melihat Panji.


"Kakak mandi dulu ya, cepat mandi sana!" Adelia berlari meninggalkan Riska ke kamar sebelah.


"Baik kakak" Jawab Riska pergi ke kamar mandi.

__ADS_1


Setengah jam kemudian..


Adelia, Riska dan Panji menikmati makanan yang di masak Dicky.


Selesai makan..


"Riska, kamu mau pulang sekarang atau nanti?" Tanya Adelia pada Riska.


"Nanti aja deh kak, aku mau belajar bersama dengan Panji duku kak, memang nya kenapa kak?" Tanya Riska pada Adelia.


"O ya udah, kamu belajar saja dulu dengan Panji, kakak lagi ada urusan, nanti kakak balik lagi ke sini, kamu mau apa?" Tanya Adelia pada Riska.


"Aku mau es krim kak" Riska tersenyum lebar.


"Baiklah nanti kakak belikan ya!" Tutur Adelia mengelus kepala Riska.


"Kalo kamu mau apa Panji?" Tanya Adelia pada Panji.


"E.. anu.. tidak usah repot-repot kak, aku gak mau apa-apa kok kak" jawab Panji dengan sopan.


"Belikan saja es krim yang sama dengan ku kak, Panji kebanyakan basa-basi ih, padahal dia mau juga, hehe.." Riska candain Panji.


"Eh, kok kamu sembarangan gitu.." Panji kesal melihat Riska.


"Blekk..." Riska mencibir Panji.


"Hahaha.. hahaha.. sudah-sudah jangan bertengkar lagi, kalian belajarlah dengan tenang, nanti pulang kakak belikan es krim dan kue bolu ya, sekarang kakak pergi dulu ya" Tutur Adelia bersiap pergi.


"Baik kakak" Jawab Riska dan Panji serentak.


Adelia pergi ke rumah sakit ingin menjenguk Hendra dan Chika.


**Bersambung..


Salam dari...


❤️Kisah rumah angker👻

__ADS_1


❤️Beautiful ceo love story💖


❤️Berinkarnasi menjadi istri boss dingin💖**


__ADS_2