
"Kenapa harus berbohong sampai seperti itu? apakah kau sadar kata kata mu menyakiti hati Amena?" tanya Rion setelah mereka masuk kedalam mobil.
"Seharusnya jangan menyudutkan aku, jika tidak begitu maka harga dirimu yang tercoreng karena tidak memperlakukan istrimu selayaknya istri" jawab Hazel datar.
"Kau seharusnya sadar Hazel, pernikahan kita han..."
"Ya ya ya, pernikahan diatas kertas bukan? lalu kenapa tidak menceraikan aku? bukankah papa sudah tidak ada? lalu apa lagi yang kau tunggu?" tanya Hazel.
"Setahun jika kau ingat" jawab Rion.
"Heh? untuk apa menunggu, batalkan saja semuanya dan bercerai malam ini juga" celetuk Hazel.
"Tidak bisa!" ucap Rion tegas.
"Terserah pada mu" jawab Hazel.
"Lain kali jangan berbohong seperti itu" celetuk Rion.
"Lalu aku harus mengatakan pada semua orang bahwa suami ku tidak mencintai ku dan lebih memilih menghabiskan waktu nya selama 2 pekan bersama wanita lain? apakah aku harus mengatakan bahwa aku diperlakukan buruk oleh suami ku?" tanya Hazel.
Rion terdiam mendengar jawaban Hazel, siapa sangka jika wanita ini sudah benar benar berubah dan tidak menjadi gadis penurut seperti sebelumnya.
"Dengar aku Rion, kesabaran ku sudah diluar batas maximal menghadapi mu bukan berarti aku tidak bisa hidup jika bercerai dengan mu hanya saja aku masih ingin menepati janji ku kepada papa" ucap Hazel.
"Janji apa?" tanya Rion penasaran.
"Bukan urusan mu" ketus Hazel dan memalingkan wajah nya keluar jendela.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Di sebuah apartemen mewah yang biasanya terlihat rapi kini berubah menjadi berantakan seperti kapal pecah.
Amena mengamuk habis habisan seteleh kembali dari pesta pasangan Gualon, harga dirinya seakan tercoreng saat menghadiri acara itu.
"Ahhhhhhh! wanita sialan!"
Pranggggg
Amena melempar vas bunga kaca hingga pecah mengenai dinding apartemen nya dan berserakan dimana mana.
"Akan ku bunuh kau Hazel Matya!! Beraninya kau mempermalukan ku seperti itu wanita ja**ng!" teriak Amena mengobrak-abrik apartemen nya.
Ceklekk
"Apa apaan ini?" tanya seroang pria bertubuh kekar dan berkulit gelap yang tiba tiba masuk ke apartemen Amena.
"Wanita sialan!" teriak Amena seperti orang kesetanan.
"Hey hey Amena, you okey? kenapa hey?" tanya pria itu.
__ADS_1
"Wanita sialan itu Ken, dia mempermalukan aku dipesta tadi" jawab Amena memandang pria yang bernama Ken itu.
Kendrick Gorgeous, seorang model pria yang nama nya naik bersama nama Amena dan mereka sering bermain film yang sama ataupun menjadi model yang sama.
Ken dan Amena diam diam menjalin hubungan sepasang kekasih, keduanya begitu pandai menyembunyikan segalanya hingga Rion saja tidak mengetahui nya.
Amena menjalin hubungan dengan Rion hanya semata karena uang, pendapatan nya menjadi seorang model masih kurang baginya sehingga Rion lah yang bisa memberikan apa yang diinginkannya.
Ken sendiri Terima saja karena Ken juga menikmati hasil dari apa yang Amena dapatkan dari Rion.
"Mempermalukan mu seperti apa? kau mengatakan dia hanya seorang gadis polos honey" ucap Ken bingung.
Amena pun menceritakan semuanya kepada Ken bagaimana Hazel mengatakan dirinya seorang selingkuhan.
"Tapi, bukankah itu benar sayang?" tanya Ken setelan mendengar cerita Amena.
"Apa maksud mu Ken?!" bentak Amena.
"Ckk, hubungan mu dengan Rion semata hanya karena harta lalu kenapa harus marah?" tanya Ken.
"Benar juga, ya tapi sama saja bagaimana jika Rion curiga? bisa bisa pergi ATM berjalan kita" ucap Amena kesal.
"Lalu apa? aku tidak mau jika kau sampai menikah dengan nya Amena" ucap Ken mendudukkan dirinya disofa.
"Siapa juga yang ingin menikah dengan pria yang selalu sibuk itu, aku hanya akan menikah dengan mu Ken ku sayang" ucap Amena mendudukkan dirinya dipangkuan Ken.
"Itu baru calon istriku" ucap Ken mengecup bibir Amena sekilas.
"Wanita itu tidak akan berani bertindak terlalu jauh sayang, Rion bodoh itu sudah begitu percaya terhadap mu" jawab Ken santai.
"Benarkah begitu?" tanya Amena dan Ken pun mengangguk.
Seketika Senyum Amena pun terbit dibibir tebal nya, kata kata dari Ken menjadi penghibur bagi dirinya.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Hazel berjalan lebih dulu memasuki rumah mewah mereka dan meninggalkan Rion yang baru saja turun dari mobil.
"Apakah dia kesal? seharusnya aku yang kesal" gerutu Rion menatap kepergian Hazel.
Takkk
"Eh ayam" Rion terkejut karena ketukan sepatu Steve yang sengaja dihentakan kuat saat di samping nya.
Steve melengos pergi karena juga kesal dengan sikap Rion yang lebih membela Amena dari pada istrinya.
"Apa Steve kesal juga? yang benar saja? ckk sudahlah" gerutu Rion dan berjalan memasuki rumah mewah nya.
Saat ingin menaiki anak tangga menuju lantai dua, Rion terbelalak melihat gaun tidur Hazel yang begitu tipis dan seksi.
__ADS_1
"A...apa yang kau pakai ini? kau tidur sendiri bukan? ingin menggoda Steve atau pelayan pria lainnya?" tanya Rion menghadang langkah Hazel yang akan turun tangga.
"Apa perduli mu? kau saja sebagai suami ku tidak ingin menyentuh ku, biarkan saja pria la...."
"Yakk berbicara apa kau ini hah? naik dan kembali kekamar mu!" titah Rion.
"Kau menyuruh ku? apa hak mu hem?" tantang Hazel.
"Aku suami ku Hazel Matya Jacob!" ucap Rion dengan menekan intonasi bicara nya.
"Sejak kapan kau mengganti nama belakang ku dari Lorens menjadi Jacob? bahkan tanpa seizin ku hem?" tanya Hazel melipat kedua tangan nya didada.
"Jangan menguji kesabaran ku Nona Jacob" ucap Rion yang mulai gerah melihat pakaian Hazel.
"Jingin mingiji kisibirin ki nini Jicib" cibir Hazel mengulang kata kata Rion.
Rion mulai geram dengan tingkah Hazel, Rion pun menggendong tubuh Hazel seperti membawa karung beras dipundak nya.
"Yakkk turunkan aku Rion!" teriak Hazel memukul punggung Rion dengan tangan kecil nya.
Steve dan bik Rumi yang melihat dari bawah pun terkekeh, sangat jarang melihat tingkah konyol kedua orang ini.
"Berhenti memukul ku atau tangan mu yang akan sakit" ucap Rion yang terus melanjutkan langkah nya.
"Tidak mau, lepaskan aku Rion!" teriak Hazel membuat telinga Rion terasa sakit.
Rion pun menurunkan tubuh Hazel tepat didepan kamar Hazel yang berada disamping kamar Rion.
"Cih" decih Hazel kesal memalingkan wajah nya dari hadapan Rion.
"Atur pakaian mu seperti dulu atau ku bakar semua pakaian seksi mu itu" ancam Rion.
"Aku lebih suka seperti ini, dulu saat berada di apartemen Mia aku sering seperti ini" jawab Hazel menatap Rion kesal.
"Kau sudah menikah Hazel Matya" ucap Rion dengan intonasi yang ditekan.
"Apa bedanya? suami ku saja tidur terpisah dari ku"
Brakkkk
Hazel membanting pintu dengan keras dan langsung menguncinya membuat Rion terjingkat kaget.
"Ckk, kesal aku melihat pakaian nya yang terbuka" gerutu Rion dan berjalan meninggalkan kamar Hazel dan berlaku kekamar nya.
.
.
.
__ADS_1
Staytune dan beri dukungan untuk author🥰😗