Akhir Sebuah Perselingkuhan

Akhir Sebuah Perselingkuhan
ASP-07


__ADS_3

Sebelum subuh Wina diantar Dewi dan kekasihnya pergi ke apartemen untuk mengambil koper dan perlengkapan lainnya, karena pesawatnya berangkat pukul 06.20. Rencananya dia dianter Dion tapi karena hubungan mereka sudah berakhir, jadilah Dewi yang mengantarnya.


"Kamu baik baik disana ya Win, jangan lupa kabari aku, dan jangan lupain aku, I'm gonna miss u so much, huhuhu" ucap Wina sambil menangis memeluk sahabatnya


"Kamu juga hati hati disini, jangan lupa kalo nikah undang aku, dimanapun aku berada aku pasti datang, I'm gonna miss u too" ucap Wina sambil menghapus air mata sahabatnya


Setelah itu Wina langsung masuk ke dalam bandara untuk check in karena pengumuman boarding sudah terdengar. Di dalam pesawat, Wina menatap kota kelahirannya. Kota dengan sejuta kenangan baginya


"Selamat tinggal kak.....semoga kamu bahagia" lirih Wina


Perjalanan dari sini ke LA membutuhkan waktu kurang lebih 18 jam dengan 1x transit. Wina akan menemui kedua orang tuanya terlebih dahulu, sambil menunggu waktu masuk kuliah.


Di Kota J


Keesokannya Dion kembali datang ke rumah sakit untuk menemui Wina, dan ternyata pihak rumah sakit bilang kalo Wina sudah mengundurkan diri. Akhirnya Dion menelepon Ryan, detektif kenalannya untuk membantu mencari Wina. Dan1 jam kemudian teleponnya berdering


"Bos, pagi tadi pukul 06.20 terdapat penumpang atas nama Wina Pratiwi tujuan ke Los Angeles" ucap Ryan


"Oke, sekarang kamu cari di LA dimana dia tinggal dan terima kasih infonya" balas Dion


"Siap boss" kata Ryan semangat.


Ryan memang bisa diandalkan dalam urusan mencari orang yang hilang. Dulu ketika orang yang menggelapkan dana perusahaannya kabur, Ryan lah yang menemukannya.


Ternyata Wina pulang ke orang tuanya, maafkan aku sayang, aku tau aku salah, setelah Ryan mendapatkan alamat rumahmu, aku akan cari waktu untuk menyusulmu kesana, dan langsung akan melamarmu pada orang tuamu, aku tak mau kehilanganmu lagi, begitu pikir Dion


Dua minggu kemudian Ryan kembali mengabari Dion bahwa kekasihnya itu hanya seminggu di LA. Lalu terbang lagi ke Baltimore untuk sekolah disana. Dion langsung lemas mendengarnya, berati Wina telah lama merencanakan sekolah lagi dan meninggalkannya. Perselingkuhannya kemaren bukanlah alasan yang membuat Wina pergi. Ada rasa kecewa di hatinya karena ternyata dirinya tidaklah berarti untuk Wina.


Sudah hampir 6 bulan Wina meninggalkan Indonesia, meski kecewa dan sakit hati karena kepergian Wina tapi Dion tetap merindukannya. Nia memang selalu ada mendampinginya tapi dia tetap merasakan kekosongan di hatinya. Pada dasarnya Dion memang tidak mncintai Nia, Dion menerima Nia hanya karena kesal selalu gagal kencan dengan Wina. Dan sampai sekarang Dion juga belum melepas Nia, berharap dengan adanya Nia dia bisa melupakan Wina. Terkesan jahat memang tapi hati tidak bisa dipaksakan.


Hari ini adalah ulang tahun Dion. Dia teringat tahun lalu saat Dion merayakan ulang tahunnya bersama Wina. Sedangkan Nia, jangankan memberi kado, mengucapkan selamat saja tidak, mungkin dIa juga tidak ingat ulang tahunku. Meskipun Wina jarang ada waktu untuknya tapi disaat momen2 tertentu dia selalu memberikan kejutan2 kecil untuk Dion. Ahh Dion jadi membandingkan mereka berdua. Pikirannya jadi melayang pada kejadian tahun lalu


Flashback


Sepulang kantor Wina meneleponku, bahwa dia akan datang ke kantor untuk mengajak pergi makan malam bersama, begitu Wina sampai aku sudah menunggu di lobby. Kami pergi menggunakan mobilku karena Wina datang menggunakan taxi online.

__ADS_1


"Kita mau makan dimana sayang?" tanyaku


"Ke cafe X kak, kudengar disana suasananya bagus, dan makanannya juga enak" jawab Wina


"Siap tuan puteri" ucapku.


Setelah sampai disana, ternyata Wina sudah booking tempatnya. Cafenya cukup ramai, pengunjungnya kebanyakan anak muda, disana ada live music, dibelakang panggung ada LED besar yang menampilkan beberapa video produk makanan dan minuman yang bisa dipesan di cafe itu. Suasana cafe cukup menarik dengan adanya berbagai macam lampu disamping, kita bisa memilih makan di outdor apa indor.


Aku dan Wina duduk pas didepan panggung, setelah makan malam selesai, Wina ijin ke toilet, tak lama music pun berhenti, terdengar suara wanita yang selalu mengusik mimpiku, lalu ku angkat wajahku menuju ke panggung, terkejutnya aku karena LED besar yang ada disana penuh dengan foto2 kebersamaan kami dan disitu wanita pujaanku sedang duduk disana memegang mik dan gitar,


"Lagu ini khusus kunyanyikan teruntuk yang terkasih, Dion Prakasa


Selamat Ulang Tahun by Vagetoz


Seiring.. waktu berjalan


Tinggalkan semua cerita


Bertambah Usia mu


Semoga kau dapatkan


Sgala keinginan mu


Ku doakan kau bahagia


Dalam setiap langkah mu… Huuu,…


Slamat ulang tahun.. O..huuu…


Slamat ulang tahun.


"Selamat ulang sayangku, semoga panjang umur, sehat dan bahagia selalu, I love u so" ucap Wina.


Akupun langsung berdiri menuju ke panggung, memeluk dan mencium kening wanita pujaanku.

__ADS_1


"Terima kasih sayang, aku sendiri lupa kalo hari ini ulang tahun and I love u more" ucapku.


Seluruh pengunjung cafe bersorak dan bernyanyi lagu selamat ulang tahun, kemudian datanglah pelayan cafe membawakan kue ulang tahun untukku


"Make a wish" perintah Wina.


Akupun memejamkan mata dan meniup lilin pada kue ulang tahun tersebut. Setelah meniup lilin kamipun kembali ke tempat duduk tadi, ternyata dimeja sudah ada kotak kecil berwarna ungu dihiasi pita diatasnya.


"Bukalah kak, maaf kalo isinya tidak sebagus yang kakak punya" ucap Wina


Kubuka kotaknya, didalamnya ada parfum favoritku, aromanya segar perpaduan antara lavender, cedar, orange blossom, nerolli, green dll.


"terima kasih sayang, aku suka banget" ucapku sambil mencium tangannya.


Aku tersadar ketika mendengar suara Soni,


"Bos, ada paket" kata Soni


"Ah kamu, ngagetin gue aja" ucapku sewot


"Ngelamun apaan sih bos?" tanyanya


"Kepo" ucapku.


Setelah Soni pergi kubuka box yang dibawa Soni tadi, didalamnya ada surat dan box lebih kecil. Kubuka surat itu


Teruntuk Kak Dion


Selamat ulang tahun kak, semoga bahagia selalu bersama kak Nia. Maaf aku pergi tanpa memberitahumu. Saat itu aku terlalu emosi mengetahui perselingkuhan kalian. Dahulu rencananya setelah aku mengundurkan diri dari rumah sakit, aku ingin menghabiskan 2 minggu sebelum keberangkatanku bersamamu, bahkan aku ingin kamu melamarku supaya disaat aku sekolah disana aku lebih tenang dengan adanya ikatan diantara kita, lalu kak Nia memberitahukan padaku hubungan kalian dengan menunjukkan beberapa foto kebersamaan kalian dan yang paling membuatku sakit hati, foto kalian saat tidur bersama. Sebenarnya aku tidak langsung percaya dengan foto itu, aku ingin menanyakan kebenaran foto itu hingga aku melihat sendiri bagaimana gaya berpacaran kalian saat aku datang ke kantor, tapi tak apa aku sadar semua bukan salah kak Dion, mungkin salahku juga karena aku yang tak punya banyak waktu untuk kakak. Dan aku juga sadar bahwa gak mungkin kalo kita tetap berhubungan saat kita jauh. Untuk itu aku memilih berpisah, aku juga minta maaf, karena ke depannya aku ingin menjalani hidupku tanpa bayang2 kakak, karena itu kukembalikan semua barang pemberian kakak, aku juga sudah memaafkan kakak. Semoga di pertemuan selanjutnya kita masih bisa berteman baik tanpa ada dendam dan sakit hati.


Salam, Wina


Kututup surat itu, dan kubuka box selanjutnya, dan ternyata benar, isinya adalah semua pemberianku selama kami masih berpacaran. Dalam hati aku berpikir, kapan aku tidur sama Nia, ahh aku ingat pasti saat aku pergi ke kota M bersama Nia, kami memang tidur seranjang tapi tidak lebih dari itu, pikirku melayang


"Tidak sayang, ini gak seperti yang kamu kira, hubungan kami gak lebih dari ciuman, aku juga masih sayang sama kamu, 6 bulan tak menghilangkan rasa yang kumiliki untukmu meskipun aku bersama Nia, aku akan menyusulmu sayang, akan aku jelaskan kesalahpahaman ini, dan jika kamu memaafkanku, aku akan langsung melamarmu dan begitu kamu lulus, aku akan langsung menikahimu, begitu bayanganku.

__ADS_1


Aku langsung menelepon Ryan untuk mencari tahu dimana Wina tinggal di Baltimore, namun sebelum ke Baltimore aku akan ke rumah ayah dan ibu Wina di Los Angeles guna meminta restu mereka.


__ADS_2