
Pagi ini Syifa sudah di perbolehkan untuk pulang,dan itupun karena paksaan dari dirinya.sebenar nya pihak dari rumah sakit meminta agar Syifa untuk dirawat agar proses pemulihan nya lebih cepat,.
"Sayang tunggu sebentar ya,mas mau ngurusin surat kepulangan kamu dulu"ucap Hendra yang dari tadi di cuekin sang istri
Syifa hanya diam tanpa menjawab perkataan suami nya ,karena melihat wajah suami nya saja membuat Syifa sakit hati.
Sepanjang perjalanan menuju rumah mereka Syifa hanya diam dan mengabaikan suami nya yang lagi berbicara pada nya.
"Sayang bicara lah ada apa?"tanya Hendra yang sudah tidak tahan di abaikan seperti ini
"Nanti saja kita bicarakan di rumah mas."jawab Syifa
Tidak lama kemudian mereka sudah sampai di rumah yang dulu penuh kasih itu, mungkin setelah ini tidak ada lagi kehangatan seperti dulu.syifa dapat melihat wajah putri nya dan ayah nya sedang tersenyum menyambut kedatangan nya.
"Bunda"teriak Fika sambil berlari kearahnya
"Anak bunda gak nakal kan?"tanya Syifa sambil mencium kening putri nya
"Bunda sakit ya?"tanya nya dengan suaranya yang begitu lucu
"Kata siapa bunda sakit,ini bukti nya bunda ada di rumah"jawab Syifa
__ADS_1
"Nak main sama bibi dulu ya,bunda mau istirahat supaya cepat sembuh."kata Hendra sambil tersenyum
Setelah kepergian putri nya kini Syifa berjalan menuju ayah nya yang dari tadi berdiri memandangi nya,tanpa menghiraukan suami nya.
"Ayah harus banyak istirahat"Syifa menggandeng tangan ayah nya dan mengajak nya masuk ke dalam rumah
"Yang harus istirahat itu kamu nak,agar calon cucu ayah juga baik-baik saja di dalam sana"jawab sang ayah
"Ayah tidak perlu khawatir lagi sekarang aku udah lebih baik kok,"kata Syifa
"Baiklah kalau kau sudah merasa lebih baik ayah akan pulang."ucap pak Dinata
"Hati-hati ayah."
"Kenapa ayah tidak menginap di sini saja?"tanya Hendra
"Aku punya rumah untuk pulang"jawab pak Dinata sambil melangkah keluar dari rumah
"Sebenarnya ada apa dengan pria tua itu,membuat suasana hati aku tambah kacau saja"batin Hendra melangkah kan kaki nya menuju kamar mereka
Ceklek
__ADS_1
Hendra melihat istri nya yang sedang berbaring pun langsung memeluk nya.
"Sayang katakan ada apa? mengapa kau dan ayah menjadi aneh begini.aku minta maaf karena sudah membuat mu sakit."ucap Hendra
Tidak bukan kata itu yang ingin Syifa dengar,dia hanya ingin mendengar kalau suami nya menyesal karena sudah menyakiti calon anak mereka.
"Apa dengan melenyapkan anak yang tidak berdosa ini bisa membuatmu bahagia"?tanya Syifa yang sudah tidak tahan dengan sesak di dada nya
deg
Hendra langsung melepaskan pelukannya dan memutar tubuh istri nya agar menghadap diri nya.dia bingung bagaimana istri nya tau kalau dia ingin mencelakai calon anak mereka.
"Apa yang kau katakan sayang"?ucap Hendra pura-pura bodoh
"Mas berhenti lah berpura-pura seperti ini,kau bukan lagi laki-laki yang aku cintai dulu.kau sudah berubah jadi monster yang mengerikan,tidak ada orang di dunia ini yang ingin membunuh anak nya sendiri."kata Syifa dengan memukul dada suami nya
"Kau seharusnya tau apa yang akan terjadi pada anak itu kalau kau masih tetap mempertahankan nya."jawab Hendra tanpa merasa bersalah sedikitpun
Air mata Syifa bertambah deras saat mendengar perkataan suami nya.tadi dia pikir dengan bicara dari hati ke hati suami nya akan berubah tapi nyata nya tidak sama sekali.
bersambung
__ADS_1
jangan lupa password nya yah kak😉
like, coment dan vote terimakasih 😊