AKU DILAHIRKAN UNTUK SIAPA

AKU DILAHIRKAN UNTUK SIAPA
56


__ADS_3

Setelah kejadian hari itu Ria memang berubah dan membuat hati sang ayah senang,tetapi hal tersebut tidak berlangsung lama karena seminggu kemudian sang istri harus datang memenuhi surat panggilan dari sekolah karena putri nya berulah lagi.


Hendra menarik semua fasilitas yang di pakai oleh putri bungsu nya itu,dan mengancam sang istri agar tidak memberikan uang kepada putri mereka.


"Mah,bagi uang Ding"kata ria sambil tersenyum


"Mamah sudah tidak ada uang lagi"jawab Dian


"Kok mamah sekarang sama sih kaya ayah nyebelin tau gak"ucap ria sambil cemberut


"Sayang seharusnya kamu itu dengerin kata ayah, mengapa kau tidak pernah berubah."Dian juga sudah mulai kesal akan tingkah laku putri kesayangannya itu


"Mah ria seperti ini juga kan karena didikan mamah,jadi jangan salahkan aku."jawab ria tidak terima


Dian sebenarnya tidak tega melihat putri kesayangannya nya itu harus cemberut seperti ini,tapi demi menjaga kesejahteraan diri nya dia harus rela menuruti keinginan sang suami.


Flashback off


Setelah bertahun-tahun di asing kan akhirnya kini Fika kembali ke negeri nya. Rasa rindu nya pada sang adik sudah menggunung,dia ingin cepat-cepat segera sampai agar bisa memeluk adik kecil nya. dan juga Fika begitu penasaran bagaimana rupa Sang adik sekarang,pasti adik nya tumbuh menjadi gadis yang begitu cantik dan pintar.


Setelah pesawat yang di tumpangi nya mendarat dengan selamat tanpa disadari nya air mata nya menetes, setelah sekian lama akhirnya dia kembali juga ketanah kelahiran nya itu. Fika sengaja tidak memberitahukan kepada sang ayah tentang kepulangan nya karena dia ingin memberikan kejutan.


Hari sudah sore saat Fika tiba di Jakarta dan langsung menaiki salah satu taxi yang berjejer rapi di depan bandara. Sepanjang perjalanan wajah cantik itu selalu mengembangkan senyumnya,rasa rindu nya pada sang adik sudah tidak terbendung lagi.


"Maaf neng kita sudah sampai"ujar pak sopir yang membuat Fika sadar dari lamunannya


"Ah iya maaf pak,"jawab Fika tidak enak hati


Kini Fika sudah berdiri di depan gerbang rumah yang sudah di tinggalkan nya beberapa tahun yang lalu,sudah banyak yang berubah dari segi warna rumah nya dan juga bangunan-bangunan yang ada di dekat rumah nya.


Fika sedikit menaikkan volume suara nya agar pak satpam di rumah nya membuka kan gerbang untuk nya.


"Maaf non sudah membuat menunggu"ucap pak Joko yang sudah mengabdi puluhan tahun di rumah nya

__ADS_1


"Tidak apa-apa pak."jawab Fika sambil tersenyum ramah


Fika berjalan dengan langkah yang pasti menuju rumah nya,wajah cantik itu masih tersenyum hingga dia tiba di depan pintu. Fika menekan bel rumah hingga beberapa kali sebelum pintu nya terbuka.


"Non Fika udah pulang."kata bi asih dengan wajah sedih


"Iyah bi, bibi apa kabar"?tanya Fika setelah melepas pelukannya


"Alhamdulillah bibi baik non,ayo masuk biar bibi saja yang bawa koper nya kedalaman."kata bi asih


Fika melangkah masuk kedalam rumah yang begitu dirindukan nya itu,banyak foto keluarga nya tergantung di dinding rumah itu. tapi tidak ada satu pun foto sang adik, yang ada hanya foto nya dan juga ria yang tercetak banyak.


Hati nya mulai tidak tenang,tapi masih bisa di kuasai oleh nya, hingga langkah nya terhenti di depan meja makan yang memperlihatkan keluarga nya sedang makan tapi lagi-lagi dia tidak melibatkan adik nya.


"Ayah"ucap Fika sambil tersenyum


Hendra yang mendengar suara putri kesayangannya nya itu begitu dekat langsung menoleh dan melihat sosok gadis cantik sedang tersenyum hangat pada nya. Hendra berjalan kearah Fika dan langsung memeluk nya.begitu juga dengan adik dan ibu tiri nya.


"Kenapa pulang tidak memberitahu ayah"ucap Hendra


"Kakak aku sangat merindukan mu"ucap ria yang langsung berhambur kedalam pelukan kakak nya


"Kakak juga sangat merindukan gadis nakal ini"jawab Fika memeluk adik nya


"Selamat datang kerumah kita lagi"ujar Dian


"Terimakasih Tante"jawab Fika


Setelah mereka melepas rindu,kini tinggal satu orang yang belum dijumpai nya.dan melihat wajah sang ayah yang mulai tegang membuat nya bertambah Penasaran.


"Ayah bintang kemana kok dari tadi tidak kelihatan,dan juga mengapa tidak ada satu pun foto tentang dirinya"?tanya Fika pada sang ayah


Dian yang merasa akan ada drama Langsung meminta putri kesayangannya untuk masuk ke kamarnya, karena dia tidak ingin putri nya keceplosan bicara.

__ADS_1


"Kita duduk dulu yuk kamu pasti lelah"ucap Hendra membawa putri nya keruang tengah rumah nya di ikuti oleh sang istri


Setelah mereka duduk Fika mengulangi pertanyaan yang sama pada sang ayah


"Ayah katakan dimana adik aku sekarang"?tanya nya lagi sambil menggenggam tangan sang ayah


Karena melihat suami nya yang diam saja akhirnya Dian yang menjawab.


"Adikmu pergi setelah kau pergi"kata Dian yang membuat Fika menoleh pada ibu tiri nya itu


"Maksud nya pergi kemana Tante?"tanya Fika yang sudah mulai kesal


"Iyah seperti yang kau lihat dirumah ini tidak ada satupun foto nya,itu karena dia kabur dari rumah saat malam hari.kami sudah berusaha untuk mencari nya tapi tidak ketemu"jawab Dian yang membuat kebohongan besar


Hendra hanya diam saja karena dia tidak tau harus menjawab apa tentang pertanyaan sang putri.


"Ayah katakan kalau ini semua tidak lah benar, katakan kalau adik aku baik-baik saja"ucap Fika yang kini sudah mengguncang tubuh ayah nya


"Apa yang dikatakan oleh ibumu adalah benar nak,kami sudah berusaha mencari nya tapi tidak ketemu."Hendra membenarkan perkataan sang istri


Fika menangis pilu saat mengetahui orang yang ingin di temui nya ternyata sudah tidak ada dirumah nya,lalu untuk apa dia pergi sekolah jauh-jauh kalau pada akhirnya dia kehilangan adik Nya. Mana janji sang ayah untuk menjaga adik nya, Fika merasa pengorbanan nya sia-sia dan sudah di bohongi oleh ayah nya.


"Bukan kah dulu kalian yang memaksa aku untuk sekolah keluar negeri,agar adik aku bisa sekolah disini.lalu apa yang kalian lakukan sejak aku pergi"ucap Fika berteriak karena rasa sakit hati nya


Hendra yang mendengar teriakkan putri nya hanya bisa diam,tapi Dian merasa senang melihat kehancuran putri kesayangannya suami nya itu.


"Kalau sampai kepergian Adik aku karena ulah kalian maka jangan salahkan aku kalau aku akan membuat kalian menyesal."kata Fika sambil berdiri dan berjalan masuk kedalam kamar nya


Sesampainya di dalam kamar nya Fika duduk di depan Lemari hias nya untuk mencari foto mereka waktu kecil,Fika mengeluarkan semua isi dari lemari karena dia ingat dulu dia menyimpan foto mereka berdua.


"Kamu dimana sekarang dek, maafin kakak karena sudah meninggalkan mu disini.kakak pikir kau akan hidup bahagia disini."batin Fika sambil sesekali mengusap air mata nya


bersambung

__ADS_1


jangan lupa password nya yah 😊 like coment dan Vote juga kasih bintang Lima ya TERIMAKASIH 😘


__ADS_2