
Pagi ini suasana hati Bintang sedikit berantakan, mungkin karena mimpi nya semalam membuat nya jadi terusik.bahkan dia belum bertemu dengan sang ayah secara langsung tapi Bintang sudah bertemu dahulu di alam lain.
"Pagi cucu Kakek"sapa tuan Dinata saat melihat cucu nya yang sudah menuruni anak tangga dengan wajah murung nya
"Pagi juga kek"jawab nya sambil mencium pipi kakek nya
"Ada apa nak,kok wajah cantik nya di tekuk gitu"tanya sang kakek
"Kek Bintang takut bertemu dengan ayah"ucap nya sambil menghapus cairan bening yang keluar dari mata indah Nya
"Memang nya kenapa sayang"tanya pak Dinata lagi
"Semalam Bintang bermimpi bertemu dengan ayah,tapi ayah memukul bintang kek."adu nya lagi
Mendengar hal itu tentu saja membuat hati nya sakit, bagaimana kalau mimpi yang dikatakan oleh cucu nya ini akan jadi kenyataan.
"Cucu Kakek kan gadis yang kuat dan pintar,masa sama mimpi seperti itu takut.kakek kan sudah pernah bilang kalau mimpi itu adalah bunga tidur jadi itu tidak benar."ucap pak Dinata padahal hati nya juga berkata lain.
"Bintang sudah tidak takut lagi kek,oh iya nanti sebelum kerumah ayah apa kita akan ke makam nya bunda?tanya nya sambil menatap penuh harap pada kakek nya karena ini akan menjadi kali pertama buat nya berkunjung ke makam bunda nya
"Tentu saja sayang nanti kita akan menyapa bunda dulu."jawab pak Dinata sambil tersenyum
Setelah selesai sarapan Bintang langsung bersiap-siap Untuk mengunjungi bunda nya, gadis kecil itu memakai baju yang begitu rapi karena dia ingin bunda nya melihat nya dalam keadaan baik-baik saja.
"Kakek ayo Bintang sudah siap"ucap nya sambil memperlihatkan gigi nya yang rapi dan bersih
Sang kakek yang melihat penampilan cucu nya itu pun hanya bisa tersenyum, walaupun hati nya sakit melihat senyum yang indah itu.
Sepanjang perjalanan mereka hanya diam tidak ada yang bicara,membuat Martin memulai mengajak gadis cantik itu berinteraksi.
__ADS_1
"Gadis cantik nya paman nanti mau sekolah dimana"? tanya Martin
"Bintang akan sekolah di manapun paman,"jawab nya seolah tidak begitu semangat
"Baiklah paman akan daftarkan Bintang di sekolah terbagus di sini."Martin mengatakan dengan semangat seolah dia yang akan sekolah
Tidak terasa mereka sudah sampai dimana sang bunda di makam kan, tempat dimana bunda nya tinggal sekarang. Bintang keluar dari dalam mobil sambil menenteng plastik kembang yang dibawa nya .
"Kakek ayo bunda pasti sudah menunggu kita"ucap nya semangat
"Ah iya"pak Dinata sadar dari lamunannya
Langkah kecil itu berjalan penuh dengan keyakinan, mencari nama sang bunda.hingga mata nya tertuju kesalah satu nisan yang bertuliskan nama sang bunda.
"Kek apa itu makam nya bunda"?tanya nya untuk memastikan
"Iyah sayang pergi lah sapa bunda mu,dan yang di samping nya adalah nenek mu."jawab pak Dinata
"Bunda bintang datang menemui bunda,maafin Bintang karena baru datang.bunda tau tidak Bintang sudah besar dan cantik sama seperti bunda,kakek sangat sayang sama Bintang. Oh Iyah Bun mulai sekarang sampai seterusnya Bintang akan sering menemui bunda disini.kadang bintang kesel sama teman-teman Bintang karena mereka setiap hari bisa bermanja-manja sama orang tua mereka, sementara bintang tidak pernah merasakan walupun Bintang punya ayah.hehe maafin bintang ya Bun karena sudah nangis dan banyak omong juga.bintang juga heran Bun kenapa Bintang bisa cerewet seperti ini."curhat nya panjang lebar seolah bunda nya bisa menjawab semua perkataan nya
"Dan satu lagi Bun, orang-orang manggil Bintang dengan sebutan si kecil jenius.itu disebabkan karena Bintang bisa menyelesaikan hal yang tidak bisa di kerjakan orang lain termaksud kakek."sambung nya lagi
Mata indah gadis kecil itu hampir tidak terlihat karena dari tadi dia menangis sambil bercerita pada pusaran sang Bunda.
"Apa curhat nya sudah selesai sayang."ucap sang kakek sambil merentangkan kedua tangannya
Bintang langsung memeluk kakek nya sambil menangis, tapi tidak mengatakan apa pun.
"Apa yang harus aku lakukan Tuhan,tidak lama lagi aku pun akan menyusul istri dan putri aku untuk bertemu dengan mu.siapa yang akan menyayangi cucu aku ini nanti."batin tuan Dinata sambil mempererat pelukannya
__ADS_1
Setelah melepas pelukannya kini giliran dirinya lah yang mengirimkan doa pada istri dan anak nya.
"Sebentar lagi kita akan berkumpul disana, tolong maafin ayah ya,kalau ayah tidak bisa menjaga Bintang lagi.andaikan ayah diberi kesempatan maka ayah akan menukarkan semua harta kekayaan ayah agar di berikan kesempatan untuk hidup dengan waktu yang lama."batin pak Dinata
Martin yang berdiri tidak jauh langsung menghampiri atasan nya, karena dia takut kalau tiba-tiba tuanya jatuh pingsan.
Mereka menaburkan bunga diatas tanah merah itu dan langsung berpamitan untuk pulang.
"Paman kita langsung kerumahnya ayah saja ya, Bintang sudah tidak sabar untuk bertemu dengan kakak."ucap nya
"Apa tidak mau berganti baju dulu nak"kata sang kakek karena melihat baju cucu nya yang kotor kena tanah..
"Tidak perlu kek, sekarang aja ya"pinta nya memohon
Inilah yang tidak bisa di tolak oleh sang kekek ,tidak bisa menolak keinginan Bintang.
Tidak lama kemudian mereka sudah sampai di depan rumah yang indah, Bintang turun dengan wajah tersenyum karena ini pertama kali nya dia akan bertemu dengan ayah dan kakak nya.
"Nak jangan lari tunggu kakek"ucap sang kakek saat melihat gadis kecil itu sudah berlari masuk ke dalam
Di dalam rumah Hendra sedang berkumpul dengan keluarga baru nya,dan Iyah dia sudah menikah setelah satu tahun kepergian sang istri.
Mata Hendra tertuju pada sosok gadis kecil yang kini sedang berdiri di depan pintu rumah nya, dengan pakaian yang kucel.
"Siapa gadis kotor itu,apa orang tua nya salah satu pelayan di rumah ini."ucap Hendra yang merasa jijik melihat kehadiran Bintang
Mendengar perkataan Hendra membuat mereka yang ada di sana Langsung melihat siapa yang membuat Hendra marah.
Fika yang memang sudah beberapa kali di kirim sang kakek foto sang adik pun, langsung berdiri dengan tatapan sendu bercampur kerinduan.gadis yang beranjak remaja itu pun tidak sadar sudah meneteskan air mata nya karena ini pertama kali nya dia akan bertemu adik nya setelah tujuh tahun.
__ADS_1
bersambung,,,
jangan lupa password nya yah 😊 like coment dan vote.dan juga beri bintang 5 ya om dan Tante agar bintang nya semangat 😘