AKU DILAHIRKAN UNTUK SIAPA

AKU DILAHIRKAN UNTUK SIAPA
58


__ADS_3

Hari ini adalah hari yang paling membahagiakan buat Hendra karena Putri kesayangannya nya itu berhasil memenangkan tender yang begitu besar dari perusahaan yang beroperasi di bidang kesehatan. Bahkan putri nya bisa mengalahkan perusahaan-perusahaan asing yang ikut dalam serta dalam memenangkan tender tersebut.


"Selamat sayang akhirnya perusahaan kita terpilih untuk melakukan kerjasama dengan perusahaan asing itu."ucap Hendra sambil memeluk Fika


Fika hanya tersenyum menanggapi ucapan sang ayah karena dia sama sekali tidak terlalu perduli.


"Malam ini bersiaplah karena kita akan menghadiri acara yang setia tahun nya di adakan oleh pengusaha-pengusaha sukses."lanjut Hendra


"Aku tidak ingin ikut "jawab Fika tegas


"Kamu harus ikut sayang karena ini juga perayaan kerja sama kita "ucap Hendra yang membuat Fika mau tidak mau harus mengikuti keinginan sang ayah


Waktu berlalu begitu cepat hingga tidak terasa waktu pulang kerja pun sudah tiba,Fika meregangkan otot-otot nya yang terasa pegal karena berkecimpung di depan layar laptop nya


"Kenapa belum pulang?"tanya Fika pada dini sekertaris nya


"Saya menunggu ibu keluar"jawab nya sambil tersenyum


"Kalau pekerjaan mu sudah selesai tidak masalah kalau kau ingin pulang duluan"ucap Fika Merasa tidak enak hati


"Saya senang melakukan pekerjaan saya seperti ini Bu."kata dini


"Seperti nya umur kita sama jadi tidak perlu memanggil saya ibu"jelas Fika sambil tersenyum


"Tapi akan tidak sopan kalau saya menyebut nama ibu"ucap dini sambil mengikuti langkah bos nya


"Tapi inikan sudah diluar jam kerja jadi kamu tidak usah bicara formal seperti itu, anggap saja saya ini teman kamu."kata Fika sambil mengulurkan tangannya


"Kamu mau kan jadi sahabat saya"?

__ADS_1


Dini tentu saja belum bisa mengontrol detak jantungnya, bagaimana mungkin atasan nya ini begitu mudah menjadikan seseorang sebagai sahabat nya.


"Saya tidak punya teman disini jadi saya harap kau akan jadi teman pertama aku."kata Fika yang membuat dini sadar dari lamunannya


"Saya akan merasa sangat beruntung memiliki teman seperti anda Bu."jawab dini sambil menyambut uluran tangan atasannya itu


"Karena kita sudah jadi teman maka kau hanya akan memanggil aku dengan kata Bu hanya pada saat jam kerja saja atau saat kita berada di keramaian,kalau hanya kita berdua maka bicara biasa aja."tutur Fika


"Baiklah akan aku lakukan"jawab dini senang


Akhirnya Fika mengantarkan teman baru nya itu pulang,dan Sepenjang perjalanan mereka saling bertukar cerita. bahkan tentang cerita sang adik pun Fika cerita kan pada dini.


"Aku akan membantu mu untuk mencari adik mu Fik."seru dini yang merasa kasihan


"Terimakasih dan aku berharap semakin banyak orang yang mencari nya maka semakin besar peluang untuk menemukan nya."jawab Fika sambil menepikan mobilnya


"Lain kali saja karena sebentar lagi aku masih ada acara"jawab Fika


"Iyah aku sampai lupa kalau hari ini kau masih ada jadwal pertemuan"dini cengengesan menahan malu


"Tidak usah malu gitu,lain kali aku akan mampir kerumah mu."ucap Fika sambil melambaikan tangannya


Dini begitu senang karena memiliki bos yang begitu baik,


Fika memarkir mobil nya tepat disebelah mobil sang adik yang sudah di sita oleh ayah Nya.


"Kenapa baru sampai habis dari mana dulu sih"?tanya Dian sedikit kesal karena membuat mereka harus menunggu kedatangan nya


"Tadi habis dari rumah teman"jawab Fika santai

__ADS_1


"Sudah-sudah jangan berdebat lagi, sekarang mandilah sayang karena kita akan segera pergi."kata Hendra


Fika Langsung berjalan menuju kamarnya tanpa menghiraukan perdebatan sang ayah dan ibu tiri nya.


Setelah selesai mandi Fika mencari baju yang akan dikenakan nya,tidak butuh waktu lama Fika langsung turun kebawah menemui ayah nya.


"Kakak cantik sekali"puji ria saat melihat penampilan kakak nya


"Kau juga cantik sayang"jawab Fika sambil menoel pipi adik nya yang nakal


"Apa kita bisa pergi sekarang"tanya Dian karena dia sudah tidak sabar ingin memperkenalkan putri Kesayangannya pada teman-teman suami nya.


Setelah beberapa saat melakukan perjalanan akhirnya mereka sampai di depan gedung hotel,Fika berjalan mengikuti langkah sang ayah begitu juga dengan adik nya.


"Selamat datang tuan Hendrawan"ucap salah'satu rekan bisnis nya


"Selamat atas kemenangan kalian"


Banyak ucapan selamat yang di dapati nya dari rekan-rekan bisnis nya, hingga puncak acara pun tiba.


Pembawa acara mengumumkan akan kerja sama yang akan di lakukan oleh perusahaan Afarsi dan juga Perusahaan F.H. Semua orang memberikan tepuk tangan saat melihat seorang gadis cantik naik keatas podium


Hendra begitu membanggakan putri kesayangannya itu,bahkan dia juga memperkenalkan keluarga nya pada semua orang atau bisa di katakan pada dunia, karena acara besar tersebut di siarkan di berbagai media.


Saat mereka tengah berbahagia ada seseorang di kejauhan sedang memukuli dada nya yang terasa begitu sesak.dia tidak bisa menangis untuk melupakan amarah nya.yang bisa dilakukan nya saat ini adalah segera menyelesaikan pendidikan nya dan menata hati nya yang hancur.


Bersambung


jangan lupa password nya yah 😊 like coment dan Vote juga

__ADS_1


__ADS_2