AKU DILAHIRKAN UNTUK SIAPA

AKU DILAHIRKAN UNTUK SIAPA
43


__ADS_3

Entah setan apa yang merasuki diri nya kini, Hendra sudah berdiri di depan kamar anak yang tidak pernah di inginkan nya itu, dia menatap gadis kecil yang tengah tertidur itu.masih terlihat jelas bekas tamparan nya tadi, hingga pipi yang kecil itu bengkak.diri nya juga menyadari kalau tubuh itu semakin mengecil dari pada saat pertama kali mereka bertemu.


Hendra duduk di tepi ranjang yang kecil itu, mata nya menatap penuh kekosongan hingga terdengar jelas di telinga nya bibir kecil yang tengah tertidur itu bergumam memanggil dirinya.


"Mas kamu ngapain disini"kata Dian merasa kesal


"Ah tadi aku hanya ingin mencari keberadaan Fika"jawab Hendra sedikit gugup


"Oh kirain kamu mau ngeliat keadaan anak pembawa sial itu."ucap Dian dan entah kenapa Hendra yang mendengar perkataan dari istri nya itu sedikit kesal


"Ayo kita keluar"ajak Hendra pada sang istri


Sudah berapa lama bintang tertidur dia sendiri pun tidak tau,yang dia ingat adalah saat sang ayah lagi-lagi melukai batin dan fisik nya. Bintang meringkuk di dalam kamar yang sunyi itu karena orang-orang tengah sibuk merayakan ulang tahun Ria dibawah.


Tubuh kecil itu bergetar menahan tangisnya agar air mata nya tidak keluar,andai saja sang ayah tau sudah berapa dalam yang dia torehkan di hati kecil nya itu apa kah ayah nya akan berubah. Saat tengah terhanyut dalam pemikiran nya bintang tersadar saat pintu kamar nya terbuka,dia melihat kakak nya datang dengan gaun yang cantik salah satu tangannya membawa sepotong kue.mungkin itu sisa dari kue ulang tahun Ria.


"Kau sudah bangun dek"?tanya Fika sambil menatap adik nya yang hanya menatap nya tanpa menjawab perkataan nya

__ADS_1


"Kakak bawain kue buat kamu,pipi Adik udah baikan? tanya nya lagi dengan hati yang begitu pilu.kakak mana yang tega melihat keadaan adik nya yang tidak baik-baik saja seperti ini


"Baiklah kakak pergi dulu ya,jangan lupa kue nya dimakan."lanjut Fika terpaksa keluar karena mungkin adik nya butuh waktu untuk sendiri


Setelah sang kakak keluar bintang meluapkan rasa kecewanya dengan membuang piring yang berisi kue tadi,dia begitu kecewa karena saat kejadian tadi sedikit pun kakak nya tidak membela nya sedikit pun.


...........


Pagi ini mereka akan kembali ke Jakarta karena acara yang meriah itu sudah usai, tidak ada yang tau apa yang kini ada di dalam hati nya. Seperti biasa bintang ikut dalam rombongan para pelayan karena memang tidak mungkin dia ikut bersama ayah nya.


"Sayang apa kau sakit?"tanya indah saat melihat gadis yang duduk di samping nya itu hanya diam


"Apa pipi nya masih terasa sakit"tanya Mbak indah lagi sambil membelai lembut pipi yang masih memar itu


"Mbak sebelum sampai rumah kita bisa beli es krim tidak?"tanya nya mengalihkan pertanyaan mbak nya itu


"Tentu saja sayang,mau beli es krim rasa apa?"ucap mbak indah sambil meminta mang Ujang untuk berhenti sebentar

__ADS_1


"Mau semua rasa boleh mbak"canda nya


"Tentu saja boleh tapi apa gadis mbak ini bisa habiskan?"jawab mbak indah


"Bintang hanya mau rasa coklat saja mbak."kata bintang sambil tersenyum manis


"Mbak berharap suatu saat nanti kau akan menjadi anak yang sukses, tumbuh menjadi anak yang kuat dan pintar.agar dunia yang kejam ini bisa kau taklukkan."batin mbak indah


bersambung


Jagan lupa password nya yah 😊 like coment dan Vote.juga kasih bintang Lima dan tekan tombol love nya.


Aku minta kerja sama nya yah teman-teman agar aku makin lancar ngehalu nya kalau like nya tambah 😉...


Kalau berkenan juga boleh lah kumpulin Vote nya 😘,dan jangan salah kirim ma yang Lain tapi kasih sama Bintang ya.


oh Iyah teman-teman

__ADS_1


doa in aku ya soalnya lagi sakit


semoga sakit aku ini cepat sembuh dan dapat segera melanjutkan aktivitas seperti biasa nya.aamiin


__ADS_2