
Sesampainya di dalam kamar nya Fika duduk di depan Lemari hias nya untuk mencari foto mereka waktu kecil,Fika mengeluarkan semua isi dari lemari karena dia ingat dulu dia menyimpan foto mereka berdua.
"Kamu dimana sekarang dek, maafin kakak karena sudah meninggalkan mu disini.kakak pikir kau akan hidup bahagia disini."batin Fika sambil sesekali mengusap air mata nya
Cukup lama Fika mengacak-acak isi dari lemari nya hingga foto ukuran tiga kali empat yang sudah mulai usang itu terlihat oleh nya. tangis nya pecah saat melihat senyuman indah sang adik.apa sekarang adik nya masih hidup atau sudah berkumpul bersama bunda dan kakek nya di surga
"Kakak pasti akan mencari keberadaan mu,jadi kakak mohon tunggu kakak hingga waktunya kita bertemu."gumam Fika sambil mencium foto sang adik
Hendra yang melihat kehancuran putri kesayangannya itu hanya bisa terdiam saja, karena dia sendiri pun tidak tau dimana anak itu berada saat ini.
..............................
Fika sudah mencari keberadaan sang adik tapi belum juga menemukan titik terang hingga saat ini,rasa bersalah selalu meliputi hati nya karena sudah membiarkan nya tinggal dirumah yang tak pernah menganggap keberadaan nya.
"Nak kapan kau akan ikut mengurus perusahaan?"tanya Hendra di sela-sela waktu sarapan mereka
"Fika lagi sibuk mencari keberadaan adik Fika"jawab nya dengan nada tidak bersahabat
"Tapi kau sudah melakukan pencarian selama enam bulan dan tidak hasil nya bukan,"sela Dian
"Aku tidak akan pernah lelah untuk mencari adik aku,jadi jangan pernah katakan kalau pencarian aku tidak ada hasil nya"jawab Fika kesal
"Fika jangan bicara kasar seperti itu,ibu Dian benar kita sudah melakukan pencarian tapi tidak ada hasil nya.jadi ayah minta kau harus secepatnya mengurus perusahaan kita."kata Hendra yang ingin menengahi perdebatan kedua wanita yang saling ingin menyerang itu
"Iyah baiklah aku akan segera melakukan nya"jawab Fika
__ADS_1
"Nah gitu dong itu baru putri ayah"ucap Hendra senang
"Iyah Fika lakuin itu hanya karena ingin menyelamatkan hak milik adik aku bintang."Fika menekankan nama adik nya tidak perduli kalau ayah nya akan marah
Seperti ucapan nya tadi Fika langsung mengganti pakaian nya dengan style yang rapi karena dia sudah bertekad Untuk menjaga saham sang adik sebelum nanti dia menemukan nya.
"Apa kau akan bekerja mulai hari ini"? tanya Dian yang melihat penampilan anak sambung nya itu begitu rapi dan modis
"Iyah tentu saja karena semakin cepat saya bekerja bukan kah itu semakin baik."jawab Fika yang langsung menyusul sang ayah
Sepanjang perjalanan Fika hanya diam saja dan tidak mau berbicara pada sang ayah, hingga mobil yang mereka tumpangi melewati pemakaman keluarga nya.
"Pak kita mampir ke makam sebentar ya"ucap Fika
Pak Tono yang mendengar perkataan dari anak majikan nya itu pun langsung melirik tuan nya, untuk mendapatkan jawaban.setelah majikan nya mengangguk pak Tono langsung menepi.
Fika hanya diam saja dan melanjutkan langkahnya, setelah sampai Fika Lang jongkok di antara makam bunda dan kakek nya. Air mata yang di tahan nya seketika membanjiri pipi nya.dada nya sesak karena merasa sudah abai akan janji nya pada kedua orang yang di cintai nya itu.
"Bunda,kakek, maafin kakak karena sudah gagal menjaga adik.maafin kakak karena tidak bisa menepati janji kakak,tapi kakak janji akan segera menemukan bintang.jadi kakak mohon jangan marah ataupun kecewa pada kakak."ucap Fika sesekali mengelus batu nisan yang bertuliskan nama bunda dan kakeknya
Setelah merasa cukup mencurahkan isi hati nya Fika pun langsung berdoa sebelum meninggalkan tempat peristirahatan terakhir bunda dan kakeknya.
Hendra melihat mata putri nya yang merah dan sembab itu pun sudah tau kalau tadi putri nya itu habis menangis, dia sebenarnya ingin ikut turun tadi tapi nyali nya tidak sebesar itu.karena semenjak kepergian sang istri dia tidak pernah lagi datang berkunjung ke sana.
Sesampainya di depan gedung perusahaan milik keluarga nya, Fika Langsung merapikan penampilan nya kembali karena bagaimanapun dia tidak ingin membuat ayah nya malu.
__ADS_1
Mereka berjalan beriringan masuk kedalam, Fika bisa melihat karyawan sang ayah yang begitu menghormati nya.
"Selamat pagi semuanya"ucap Hendra dengan begitu berwibawa
"Pagi pak"
"Baiklah adapun tujuan saya mengumpulkan kalian disini hanya untuk memperkenalkan putri saya yang akan menggantikan posisi Wisnu di kantor ini,"ucap Hendra
Wisnu sendiri dipindahkan di kantor cabang milik nya,
"Selamat pagi semuanya, perkenalkan nama saya Fika. saya harap rekan-rekan semua nya bisa menerima kehadiran saya dengan senang."ucap Fika
Setelah basa-basi akhirnya mereka semua pun kembali ke kubukel masing-masing, begitu juga dengan Fika yang langsung memasuki ruangannya yang bertuliskan manager.
"Ini baru langkah awal untuk menemukan mu sayang,kakak harap saat kita bertemu nanti kakak akan langsung mengenali mu.kakak yakin kalau kau masih hidup."Batin Fika setelah duduk di kursi nya
Di rumah Dian lagi-lagi harus mengelus dadanya karena mendapat laporan kalau putri nya bolos sekolah lagi,dia takut kalau sang suami mengetahui hal tersebut maka sudah dipastikan mereka akan berpisah dalam waktu yang lama.
#Seberat apa perjuangan harimu,
jangan pernah biarkan seseorang
membuatmu merasa bahwa kamu tak pantas mendapat apa yang kamu inginkan#
bersambung........
__ADS_1
jangan lupa password nya yah 😊 like coment dan Vote juga kasih bintang Lima ya TERIMAKASIH 😘😘