
"Maafkan aku karena aku sudah menutupi kebenaran nya padamu,aku melakukan itu karena aku ingin melindungi nya dari orang-orang yang ingin melukai nya."ucap Brian
Fika yang mendengar perkataan dari Brian bingung harus melakukan apa,apa dia harus bahagia atau bersedih.seseorang yang mengetahui betapa hancur nya dia ternyata dengan tega nya membohongi nya.
"Mengapa kau begitu tega membohongi aku"kata Fika dengan menutup mata nya karena merasakan dadanya begitu sakit
"Aku hanya ingin melindungi nya saja dan aku tau kalau apa yang aku lakukan ini salah jadi aku minta maaf."jawab Brian semakin tidak tega melihat kondisi Fika yang Pernah dilihat nya beberapa tahun lalu
"Katakan dimana adik aku sekarang berada,aku ingin bertemu dengan nya."ucap Fika setelah merasa hati nya sudah lebih baik
__ADS_1
"Sebenarnya kalian sudah pernah bertemu"kata Brian yang mampu membuat Fika terdiam
"Kau pasti berbohong kan pada aku, kapan dan dimana kami pernah bertemu."ucap Fika dengan begitu penasaran
"Kau masih ingat saat di bandara aku bersama seorang gadis,dan gadis yang bersama dengan aku itu adalah bintang adikmu."jawab Brian
Fika yang mengingat kejadian tersebut hanya bisa tertawa dengan luka hati nya yang semakin parah,dia tidak menyangka kalau pertemuan pertama nya dengan orang yang begitu di rindukan nya akan seperti itu.
"Kau memang benar-benar jahat Brian,kau sangat kejam pada aku.mengapa kau tidak pernah mengatakan kalau kau sudah menemukan orang yang selama ini aku cari, mengapa kau begitu tega menciptakan jarak antara aku dan adik aku."ucap Fika dengan derai air mata rasa nya dia ingin menghilang laki-laki jahat ini dari hadapannya
__ADS_1
"Maafkan aku karena tanpa sadar aku sudah membuat luka di hatimu"jawab Brian dengan penuh penyesalan
"Bukan kah kau tau kalau aku menunggu kehadiran adik aku puluhan tahun lamanya,bahkan kau juga tau bagaimana gila nya aku saat mencari nya.tapi kau dengan tega nya menyembunyikan kebenaran ini dari aku Brian."Fika tidak tau harus apa lagi sekarang hati dan pikirannya tidak bisa untuk dikuasai nya lagi
"Apa kau tau pertemuan dengan adik aku yang selama ini aku impikan dengan penuh haru dan bahagia sudah kau hancurkan,kau berhasil menciptakan jarak dan kebencian di antara kami"ucap Fika dengan marah sambil melayangkan berapa kali tamparan keras pada Brian
Fika ingat betul saat pertemuan nya di bandara waktu itu, bagaimana dia bersikap tidak baik pada gadis yang di anggap nya sudah merebut Brian dari nya.mengapa jantung nya berdetak saat mendengar Brian memanggil gadis itu dengan nama yang sama dengan adik nya.kini benang kusut itu satu persatu sudah bisa terurai.
Brian hanya dapat diam dan tidak menjawab apa yang dikatakan oleh Fika Karena memang itu benar adanya,
__ADS_1
"Maafkan aku"ucap Brian yang begitu kasihan melihat wajah yang semakin pucat itu
"Kalau kau membenci aku karena memaksa untuk mencintai aku maka aku tidak akan pernah muncul dihadapan mu lagi,aku akan menjauh sejauh mungkin darimu.tapi mengapa kau begitu jahat padaku dengan menyembunyikan kebenaran ini."kata Fika dengan suara yang semakin melemah karena kepala nya yang semakin sakit hingga dia tidak sadarkan diri