AKU DILAHIRKAN UNTUK SIAPA

AKU DILAHIRKAN UNTUK SIAPA
episode 84


__ADS_3

Fika berjalan mendekati ke arah sang adik yang kini tengah menangis pilu,hati nya sakit bahkan saat melangkahkan kaki nya Fika membutuhkan tenaga yang lebih besar agar bisa menopang tubuhnya.


Saat hendak memeluk adik yang selama ini dia cari ,Fika hanya dapat menelan kepahitan karena sang adik menolak nya. Tidak ,Fika tidak marah sama sekali dia layak mendapatkan penolakan dari adik nya saat tau penderitaan yang di alami oleh sang adik sejak dia tinggalkan.


"Bintang maafkan kakak"ucap Fika dengan derai air mata nya, dia tidak tau mau mengucapkan kata apa lagi untuk mengekspresikan perasaan nya saat ini


"Katakan padaku mengapa kau dengan tega nya meninggalkan aku sendiri di dalam rumah yang penuh kesedihan itu,bukankah kau dulu berjanji akan selalu melindungi aku tapi nyatanya kau tega menelantarkan aku dirumah itu."bintang meminta penjelasan dari sang kakak yang meninggal dirinya dulu


"Tidak,, kakak tidak pernah berniat untuk menelantarkan mu"jawab Fika dengan cepat


"Ha ha ha" Bintang tertawa dengan kencang meskipun air mata nya ikut mengalir deras


"Katamu kau tidak menelantarkan aku,?tapi nyatanya kau melakukan itu.kau membiarkan aku hidup dengan penuh siksaan."Bintang menjauhkan tangan fika yang hendak memeluk nya


"Apa kau tau setiap malam aku menangisi mu berharap kau datang untuk menolong aku,tiap hari aku ber doa agar kau kembali dan membawa aku pergi dengan mu,tapi itu semua tidak pernah jadi kenyataan.tubuh aku yang ringkih selalu merasakan bagaimana sakit nya dipukul, bagaimana sakit menahan lapar dan pada akhirnya aku di usir dari rumah itu." Bintang menarik nafas dalam-dalam sebelum melanjutkan perkataannya

__ADS_1


"Saat aku keluar dari rumah itu , untuk pertama kalinya aku begitu bersyukur dan berterimakasih pada sang pencipta.walaupun aku harus mati diluar itu lebih baik untuk aku dari pada harus mati di rumahmu,dan apa kau pernah mencari aku saat tau aku tidak lagi di rumah?aku rasa kau tidak melakukan itu."ucap bintang dengan suara yang begitu berat


"Dengar kan penjelasan kakak dulu bintang,saat aku kembali ke rumah kakak langsung mencari keberadaan mu tapi kakak tidak menemukan kau berada dimana, mereka mengatakan Kalau kau kabur dari rumah ."jawab Fika dengan meraih tangan sang adik meskipun masih mendapatkan penolakan


"Saat kau dengar aku kabur dari rumah apa kau langsung mempercayai dan tidak mencari aku lagi,benar begitu?tanya bintang lagi


"itu,,Kaka bisa jelasin bintang,kakak sudah mencari mu kemana-mana tapi tidak berhasil menemukan mu dan"


"Dan kau pikir aku sudah mati begitu kan?" sambung bintang dengan hati yang semakin sakit


"Bagaimana kau bisa mencari keberadaan aku kalau kau saja tidak bisa mengenali aku,apa kau lupa pertemuan pertama kita saat di bandara.kau bahkan memaki aku tanpa tau kesalahan apa yang aku lakukan"ucap bintang


Mendengar perkataan sang adik Fika semakin terisak-isak,kalau saja dia tau kalau wanita yang dimarahi nya adalah orang yang dia cari mana mungkin Fika melakukan hal itu.


"Benar,,aku memang tidak dapat mengenali mu saat pertama kali kita bertemu.aku tidak dapat mengenali wajah yang begitu aku rindukan sejak lama,tapi percayalah kalau selama ini aku selalu mencari keberadaan mu,aku selalu berusaha untuk bisa menemukan mu tapi Tuhan tidak mempermudah proses nya,tuhan masih ingin memberikan aku pelajaran karena telah meninggalkan mu dulu."Fika kini sudah duduk di lantai dekat kaki sang adik

__ADS_1


sementara Brian yang melihat itu merasa begitu bersalah, karena ini terjadi karena nya.kalau saja dia mengatakan secepatnya pada Fika maka ini semua tidak akan terjadi,tapi mau bagaimana lagi sudah terlanjur.


"Bintang tolong percaya pada kakakmu ,dia memang mencari mu dari dulu.bahkan kakakmu sempat beberapa kali harus di rawat karena terlalu sibuk mencari keberadaan mu hingga mengabaikan kesehatan nya sendiri."ucap Brian yang sudah tidak tahan lagi melihat kedua wanita yang ada di hati nya itu saling menyakiti


"Iya ini semua terjadi karena kau yang tega menyembunyikan adik aku ,kau tega pada aku Brian"teriak Fika dengan memukul dada Brian dengan lemah


"Maafkan aku "jawab Brian sembari memegang tangan Fika


"Jadi selama ini kak Brian sudah tau mengenai masalah keluarga aku"?tanya bintang penuh kekecewaan


"Bintang kakak bisa menjawab dan menjelaskan nya padamu" Brian kini berjalan mendekati bintang


Bintang langsung mundur beberapa langkah karena dia merasa orang-orang yang ada disini hanya ingin mempermainkan perasaan nya.lalu siapa yang harus dia percaya lagi jika semua nya menyakiti hati nya.


Didalam ruangan itu hanya ada mereka beserta teman-temannya bintang,hati nya sakit tapi dia tidak tau harus berlari pada siapa.seolah mereka semua ikut dalam permainan yang menyakitkan ini.

__ADS_1


"Ayah" Kata bintang dengan melangkahkan kakinya dengan pelan


__ADS_2