
Tuhan memberikan kamu hidup,bukan karena kamu membutuhkannya, melainkan seseorang membutuhkan mu.
Happy reading manteman 😊 like coment dan Vote yah Terimakasih.
Hendra melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi berharap secepatnya sampai di dalam rumah nya.karena kalau dia tidak melampiaskan amarahnya nya ini maka akan berakibat tidak baik untuk tubuh nya.
Sesampainya di depan rumah yang dulu di penuhi dengan cinta itu Hendra langsung keluar dari dalam mobil dan menarik tangan gadis kecil itu hingga terseok-seok. Lutut bintang terluka karena terjatuh beberapa kali tapi rasa sakit nya tidak sebanding dengan luka hati nya.
Brukk
Hendra mengempeskan bintang dengan tidak berperasaan, hingga gadis kecil itu hanya bisa menatap sang ayah. Tentu saja Hendra tidak menyukai tatapan mata itu yang selalu teduh saat menatap nya.
Flashback
Dian meminta salah satu teman nya yang menjadi guru di tempat Bintang sekolah. untuk mewujudkan keinginan nya dan salah satu nya adalah untuk menyingkirkan gadis yang bisa penghalang nya.
Melihat mobil suami nya yang sudah berada di garasi rumah nya Dian bergegas untuk turun kebawah, bagaimana mungkin dia akan kehilangan moment seperti ini.dan mungkin dia bisa menambah garam pada luka gadis kecil itu.
Flashback off
"Katakan mengapa kau membuat aku malu seperti ini,apa kau sengaja melakukan itu huh."teriak Hendra yang kini sudah membuka ikat pinggang nya
"Ayah bintang tidak melakukan Nya percaya lah sekali ini."ucap Bintang yang mulai gemetar saat ikat pinggang sang ayah hampir lepas
__ADS_1
"Ada apa ini mas"kata Dian yang pura-pura tidak tau
"Anak ini harus di berikan pelajaran karena sudah berani mempermalukan nama saya."jawab Hendra
"Apa yang dia lakukan kali ini."?tanya Dian
"Dia mencuri sesuatu yang bukan milik nya dan kali ini jangan ada yang menghentikan apa yang akan aku lakukan."ucap Hendra sambil menarik bintang ke gudang tempat dimana gadis kecil itu di siksa
Indah hanya bisa mendengar jeritan tangis yang begitu pilu,dia tidak bisa menolong gadis malang itu.hingga suara jeritan dari bintang sudah tidak terdengar lagi.
Dian yang melihat suami nya masih di liputi Amarah nya pun langsung memeluk nya karena dia akan meredam amarah sang suami dulu sebelum dia menambahkan bensin pada api yang akan menguntungkan nya nanti.
.....................
"Sekarang kau ikut dengan aku pergi"kata Dian sambil menarik paksa tangan yang penuh luka itu
"Kita mau kemana Tante"? tanya bintang
"Aku akan membawamu pergi jauh dan tidak akan pernah kembali lagi."jawab Dian
"Nyonya tolong jangan lakukan itu,nanti tuan akan marah."ucap indah sambil menarik salah satu tangan bintang
"Dasar pelayan kurang ajar,kau disini di gaji jadi jangan pernah membantah perkataan aku."teriak Dian
__ADS_1
"Aku tidak akan pernah membiarkan nyonya membawa non Bintang pergi kecuali tuan yang memerintah kan nya."kata indah yang masih berusaha mempertahankan bintang
Bintang hanya bisa menatap mbak indah penuh cinta,gadis kecil itu pikir tidak akan ada lagi orang yang rela tersakiti hanya untuk membela nya.
Hendra yang merasa terganggu dengan keributan tersebut terpaksa bangun,
"Tuan tolong hentikan nyonya yang ingin membawa non bintang pergi"kata indah yang kini sudah berlutut di hadapan Hendra
"Kenapa kamu belum pergi dari rumah ini anak sialan"ucap Hendra dengan suara nya yang begitu tinggi
Kini akhirnya bintang tau kalau diri nya benar-benar tidak di harapkan oleh sang ayah.jadi untuk apa dan untuk siapa lagi dia berada di rumah ini, Bahkan sang kakak pun sudah pergi meninggalkan nya sendiri.
Hendra menyeret bintang keluar dari rumah nya dan melempar nya tanpa merasa kasihan sedikit pun.tas kecil yang di tenteng oleh ibu tiri nya itu kini berada tepat di wajah nya setelah beberapa detik yang lalu di lemparkan.
"Kalau kau masih mau ibu mu mendapatkan pengobatan maka jangan pernah untuk membantu anak sialan itu."Hendra memperingati indah yang Hendak membantu bintang
Indah terpaksa berdiam diri melihat gadis malang itu berjalan sambil tersenyum pada nya, indah bisa melihat jutaan luka di mata gadis kecil itu."kemana kaki kecil itu akan melangkah sekarang dan mengapa juga hujan harus turun saat ini."batin indah
Setelah gadis kecil itu sudah keluar dari pekarangan rumah besar itu,kini hanya air mata yang setia menemani nya.dibawah hujan yang deras itu bintang menangis untuk pertama kalinya,tidak ada lagi orang yang akan menyayangi nya.kini dia benar-benar sendirian di dunia yang kejam ini. Bintang berjalan sejauh mungkin mengikuti langkah kemana dia akan bertemu kebahagiaan, itu pun kalau sang pencipta menulis takdir baik terhadap nya .
Sudah hampir malam tapi gadis kecil itu masih tidak tau harus pergi kemana, hingga langkah nya terhenti karena merasa kepalanya sangat sakit.wajar kalau gadis malang itu sakit sebab seharian dia kehujanan, beberapa saat kemudian bintang merasa gelap dan tidak sadarkan diri.
bersambung
__ADS_1