AKU DILAHIRKAN UNTUK SIAPA

AKU DILAHIRKAN UNTUK SIAPA
74


__ADS_3

Setelah melakukan perjalanan yang cukup lama akhirnya mereka tiba di bandara pagi hari.Bintang merasa begitu bahagia dan terluka saat menginjakkan kakinya untuk pertama kalinya setelah beberapa Tahun meninggalkan tanah kelahirannya.


Brian masih setia menggenggam tangan bintang dengan erat hingga kehadiran seseorang membuat genggaman itu terlepas.


Bintang ingin menangis melihat wajah sang kakak untuk pertama kalinya secara langsung seperti ini,tapi hati nya juga sakit karena kakak nya tidak mengenalinya.


"Apa yang kau lakukan"?tanya Brian sedikit kesal karena melihat kelakuan Fika yang menurut nya aneh


"Aku menunggumu dari semalam disini karena aku merindukan mu."jawab Fika yang tanpa perduli siapa gadis yang ada di samping Brian


"Fika aku mohon jangan seperti ini,aku sudah memiliki wanita yang aku cintai dan bukan kah aku juga sudah mengatakan nya padamu."ucap Brian


"Apa dia wanita yang sudah merebut mu dari aku"?tanya Fika dengan wajah sedih nya


"Jangan bicara seperti itu,kita tidak memiliki hubungan apa pun.kau dan aku hanya sebatas rekan kerja tidak lebih."jawab Brian yang tak ingin membuat bintang berfikir macam-macam

__ADS_1


"Apa kau tidak pernah memikirkan sedikit pun bagaimana sakit nya aku mencintaimu selama ini, dan kau wanita yang tak tau malu aku akan membalas mu."ucap Fika yang kini sudah berderai air mata


Bintang hanya diam saja mendengar apa yang mereka katakan,dia tidak sakit hati saat mengetahui kalau Brian dekat dengan wanita lain,yang membuat hati nya begitu ngilu dan sakit adalah saat melihat tatapan kebencian dari sang kakak terhadap nya.


Apa ini tatapan yang di inginkan nya setelah puluhan tahun tidak bertemu, mengapa tidak sedikit pun sang kakak mengenali dirinya.bukan kah ikatan darah itu begitu kental hingga berapa lama pun tidak saling bertemu dan saling mengenal bukan kah jantung nya akan berdetak saat berdekatan seperti ini.


"Bintang kau akan kemana"tanya Brian saat melihat gadis nya itu berjalan tanpa arah


Karena bintang tidak menjawab perkataan nya Brian Langsung berlari menyusul bintang tanpa memperdulikan Fika yang masih menangis.


"Mengapa setelah mendengar nama itu membuat hati aku jadi sakit seperti ini."gumam Fika sambil mengatur nafas nya


Bintang berjalan tanpa arah dan tujuan,yang dia tau saat ini ingin menjauh dari sana.hati nya sakit seperti luka yang belum sembuh di paksa untuk dibuka kembali.tidak ada air mata yang keluar dan itu membuat hati nya begitu sakit karena dia menahan sakit nya sendiri.


"Hei kau mau kemana"tanya Brian setelah berada di depan nya

__ADS_1


"Tolong anterin aku bertemu dengan ayah"ucap bintang dengan memohon


Brian yang melihat luka Dimata gadis yang di cintai nya itu pun ikut terluka,dia bukan nya tidak tau hubungan antara keduanya.tapi dia masih ingin mencari bukti-bukti tentang apa yang sebenarnya terjadi.


"Baiklah tapi apa kau akan sedih seperti ini di depan ayahmu"ucap Brian


Bintang tidak menjawab perkataan dari Brian ,dia hanya mengikuti langkah kaki Brian hingga mereka tiba di depan mobil yang mewah.


"Menangis lah jika kau lagi bersedih karena jika kau hanya memendam nya sendiri itu tidak akan baik."ucap Brian sambil mengemudikan mobilnya


"Aku tidak apa-apa kak"jawab bintang sambil memejamkan mata nya


"Tidur lah nanti kalau sudah sampai akan aku bangunkan."ucap Brian sambil mengelus rambut bintang


"Setelah puluhan tahun tidak bertemu apa tidak ada sedikitpun rasa khawatir mu pada aku kak,mana janjimu dulu yang akan selalu menjaga aku."batin bintang menangis dalam hati

__ADS_1


__ADS_2