AKU DILAHIRKAN UNTUK SIAPA

AKU DILAHIRKAN UNTUK SIAPA
episode 89


__ADS_3

Bintang tengah memberikan sang ayah minum sebelum disuruh berpuasa karena beberapa jam lagi ayah nya akan menjalani operasi yang panjang.


"Sayang jangan terlalu memikirkan apa pun hasil nya nanti, berhasil ataupun tidak ayah yakin kalau putri cantik nya ayah sudah melakukan yang terbaik"ucap pak Desta dengan menggenggam tangan bintang dengan lembut


"Ayah jangan bicara seperti itu , bintang janji akan menyembuhkan ayah.kalau ayah juga meninggalkan bintang lalu siapa lagi yang akan menyayangi bintang"jawab bintang sedikit tidak suka dengan perkataan sang ayah


"Ayah percaya kalau dokter Adam akan sangat menyayangi putri kecilnya ayah ini."ucap pak Desta sambil tersenyum


"loh kok ayah bawa-bawa nama dokter Adam sih"gerutu bintang karena malu


"Ada apa dengan wajah kesayangan ayah ini,"goda pak Desta yang membuat bintang tersenyum


"Ayah jangan menggoda bintang seperti itu"kata Bintang yang kini sudah semakin malu


"Ayah hanya ingin melihat putri cantik ayah ini selalu bahagia dan lupakan semua kesakitan yang pernah kau rasakan di masa lalu.coba lah memaafkan mereka nak, mungkin dengan begitu kau akan semakin berwarna menjalani hari-hari mu."ucap pak Desta yang ingin melihat putri kecilnya itu tidak lagi memiliki dendam kepada keluarganya


"Ayah Bintang sudah berusaha untuk memaafkan dan melupakan kejadian yang mereka lakukan di masa lalu,tapi Bintang tidak tau kenapa hati Bintang terasa begitu sakit saat melihat mereka."jawab Bintang mengingat bagaimana pertemuan mereka beberapa hari yang lalu


"Ayah paham dan mengerti nak tapi coba lah lagi untuk membuang semua dendam dan rasa sakit itu perlahan , karena Ayah takut jika Ayah tidak bisa menemani putri cantik nya ayah ini lebih lama lagi.jadi sebelum itu terjadi Ayah sangat ingin melihat kamu bahagia."ucap pak Desta yang mampu membuat Bintang terdiam


"Ayah jangan bicara seperti itu lagi Bintang janji akan melakukan yang terbaik nanti lagi pula Bintang akan di bantu oleh dokter Adam."jawab Bintang Dengan tersenyum meskipun dia di juluki dengan tangan malaikat karena selalu berhasil melakukan operasi nya tapi tidak menutup kemungkinan dia akan gagal mengingat bagaimana penyakit sang ayah.


Di tengah-tengah obrolan Ayah dah anak itu tiba-tiba dokter Adam masuk yang membuat keduanya langsung menatap laki-laki berparas tampan itu.


"Halo dokter"sapa pak Desta memulai pembicaraan karena melihat anak dan dokter Adam hanya saling tatap


"Ah,,hai om,apa kabar"?tanya dokter Adam sesat sadar dari saling pandang memandang nya

__ADS_1


"Iyah seperti yang dokter lihat semakin buruk"jawab pak Desta yang membuat Bintang tidak suka mendengar perkataan sang Ayah


"Ayah jangan bicara seperti itu,aku sama dokter Adam akan berusaha yang terbaik untuk kesembuhan ayah.iya kan dok?"ucap Bintang sembari meminta jawaban dari dokter Adam


"Tentu saja"jawab dokter Adam sedikit melengkung kan bibir nya


Setelah melihat sang Ayah tertidur Bintang mengajak dokter Adam untuk berbicara karena banyak hal yang ingin di tanyakan oleh gadis kecil itu ,tapi belum sempat bertanya banyak ponsel Bintang bergetar dan setelah membaca isi dari pesan tersebut dada Bintang sakit, karena bagaimanapun dia tau kalau terakhir kali bertemu keadaan sang kakak tidak baik-baik saja.


"Ada apa Bintang"?tanya dokter Adam karena melihat wajah terkejut dari Bintang


"Kak Fika sedang sakit dan dia meminta aku untuk menemui nya"jawab Bintang Dengan nada suara tertahan


"Pergi lah mungkin kakak mu merindukan kehadiran mu Bintang,siapa tau dengan ada nya kamu dia jadi lebih cepat sembuh."ucap dokter Adam memberikan saran


"Tapi bagaimana dengan Ayah jika aku pergi "jawab Bintang yang enggan meninggalkan sang ayah,lagi pula mereka akan melakukan operasi


"Terimakasih dokter Adam,kau memang yang terbaik."ucap Bintang sambil tersenyum


"Kau hanya perlu kembali pada aku nanti"jawab dokter Adam sembari mengelus rambut Bintang


Bintang yang di perlakukan seperti itu tentu saja tidak aman dengan detak jantung nya, karena itu Bintang langsung berdiri dan meninggalkan dokter Adam yang sudah menertawakan kelakuan nya.


"Dasar dokter tidak peka, bagaimana mungkin dia bisa berlaku semanis itu.kan jantung aku jadi dangdutan gini"batin Bintang sambil tersenyum


Sebelum keluar dari rumah sakit Bintang mendengar kalau ada yang memanggil nama nya,dan benar saja Mila dan para sahabat nya lah yang sedang memanggil dirinya.


"Kau kenapa tidak pernah membalas pesan dari aku."tanya Mila dengan memeluk tubuh kecil Bintang

__ADS_1


"Maaf kemaren masih menenangkan diri dulu kak,"jawab Bintang sambil memperlihatkan deretan gigi nya yang putih


"Jangan tersenyum seperti itu kau malah terlihat seperti bocah saja"kata max yang di angguki oleh teman nya yang lain


"Baiklah jangan bahas yang kemaren lagi sekarang kau mau kemana?"tanya Mila


"Aku mau menemui kak Fika karena dia sedang sakit "jawab Bintang sambil tersenyum


Mila bahagia karena akhirnya kedua kakak beradik itu akan segera berdamai, walaupun dia masih tidak percaya dengan kekejaman yang di lakukan oleh ayah Bintang di masa lalu.


"Baiklah katakan kau mau menemui nya dimana biar sekalian aku anterin,soal nya aku juga mau jemput Mama dulu ."ucap Mila yang sudah menarik tangan Bintang dan meninggalkan sahabat nya karena mereka tidak dapat ikut


Didalam mobil Bintang hanya diam karena dia bingung akan melakukan apa nanti dan sedikit takut jika sang ayah juga berada disana nanti.


"Hai sayang bagaimana kabarmu"?tanya Mama Mila yang kini sudah duduk di kursi belakang


"Baik kok mah,"jawab Bintang sambil tersenyum


Tanpa mereka sadari kalau arah dan tujuan mereka searah,dan itu membuat mereka heran.


"Kakak sama Mama kesini juga"?tanya Bintang


"Iyah tadi Mama dapat pesan dari Brian dan meminta Mama datang kesini,apa kau juga ada perlu disini nak"?tanya Mama Mila


"Iyah MA, Bintang akan menemui kakak Bintang disini.karena kita satu tujuan lebih baik kita masuk bersama."ucap Bintang yang di angguki oleh Mila dang sang Mama


Mereka berjalan bersama tanpa menyadari kalau ada di seseorang yang tengah tertawa terbahak-bahak,tanpa ada rara takut sedikitpun di wajah nya.

__ADS_1


jangan lupa untuk meninggalkan jejak ya kak,bantu aku untuk promo in cerita aku ini.terimakasih sebelumnya dan selamat membaca


__ADS_2