AKU DILAHIRKAN UNTUK SIAPA

AKU DILAHIRKAN UNTUK SIAPA
69


__ADS_3

Mila begitu terkejut saat mendengar suara laki-laki yang mengangkat panggilan dari nya.


"Halo "ucap dokter Adam


"Ini siapa?"tanya Mila merasa khawatir terjadi sesuatu pada Bintang


"Bukan kah anda yang menghubungi ke nomor ini ?jika tidak ada yang penting maka saya akan menutup nya."jawab dokter Adam


"Tunggu jangan matiin dulu,bukan kah ini ponsel nya adik saya bintang?"tanya Mila


"Iyah betul dan kau siapa mengaku kakak nya dokter bintang tidak punya saudara?"ucap dokter Adam kesal dan langsung mematikan panggilan tersebut.


Sementara Mila masih mengoceh di ujung telpon sana hingga baru menyadari kalau panggilan nya sudah terputus.


"Ada apa Mila?"tanya Max yang melihat perubahan wajah sahabat nya itu..


"Tadi orang yang mengangkat panggilannya laki-laki aku khawatir terjadi sesuatu pada bintang"jawab Mila


"Jangan berpikir seperti itu dulu mungkin saja itu adalah teman nya."ucap Harry

__ADS_1


"Semoga saja memang itu benar."kata Mila lagi


"Baiklah sebelum nanti ada yang memergoki kita lagi lebih baik kita pergi."seru Max


...............


Bintang terbangun dari tidurnya dengan tubuh dan perasaan yang lebih baik,tapi saat melihat jam yang melingkar di tangan nya membuat bintang langsung membulatkan matanya.


"Apa aku tertidur selama dua jam"gumam bintang tak percaya


"Apa dokter sudah bangun"?tanya Gwen sambil tersenyum melihat tingkah konyol dokter hebat yang ada di depan nya ini


"Kalau aku belum bangun bagaimana mungkin aku berbicara pada mu."jawab Bintang kesal


Bintang bangun dari tidur nya dan sedikit merapikan penampilan nya sebelum bertemu dengan para pasien nya.karena menurut bintang penampilan nya yang rapi akan membuat nya lebih percaya diri.


Saat berjalan menuju bangsal dimana para pasien nya berada, bintang melihat dokter Adam berjalan bersama salah satu dokter senior nya yang selalu kesal melihat dirinya.


"Apa tidurmu nyenyak?"tanya dokter Adam saat mereka berpapasan

__ADS_1


"Ah...a maaf dok"jawab bintang sambil menundukkan kepalanya


"Tidak masalah anggap saja itu sebagai ucapan terimakasih dari aku"kata dokter Adam yang membuat Merry kesal


"Pada jam bekerja seperti ini kau masih bisa tidur,memang nya kau pikir ini rumah sakit milik keluarga mu huh.jangan mentang-mentang kau menjadi kebanggaan di divisi mu membuatmu jadi besar kepala."seru dokter Merry sambil membentak bintang


"Kau pelankan suaramu"ucap dokter Adam


Sementara Gwen sudah memegang tangan Bintang untuk segera membawa nya namun perkataan dari dokter Merry menghentikan langkah mereka.


"Apa kalian tidak punya sopan santun sehingga bisa pergi begitu saja huh."ucap nya lagi sambil berteriak hingga membuat mereka kini jadi bahan tontonan


"Maaf Dokter Merry jika kami kurang sopan menurut anda,tapi sepertinya andalah yang tidak punya etika dan sopan santun.bukan kah orang yang berteriak dan marah-marah dari tadi anda,dan satu lagi jika tidak tau apa permasalahan yang sebenarnya maka lebih baik anda tidak usah ikut campur."ucap Bintang sambil tersenyum menahan amarahnya


Adam yang menunggu bintang membela dirinya pun hanya bisa tersenyum, karena dia sengaja tidak membela bintang hanya untuk melihat apa gadis yang sudah mengusik hati nya bisa melawan seorang Merry yang terkenal dengan keangkuhan nya.


Setelah mengatakan itu bintang meminta maaf kepada dokter Adam dan langsung pergi mengajak Karena bintang tidak ingin menjadi tontonan banyak orang


"Mengapa kau tidak memarahinya tadi"?tanya Merry kesal

__ADS_1


"Buat apa aku marah pada nya , karena orang yang menyuruh nya untuk beristirahat itu adalah aku,dan aku saran kan lebih baik kau merubah sedikit keangkuhan mu itu sebelum jadi bumerang padamu."ucap Dokter Adam telak yang berhasil membuat dokter Merry mengepalkan tangannya menahan malu dan marah


"Baiklah kali ini kau berhasil mempermalukan aku dan kau akan mendapatkan ganjaran nya nanti."batin dokter Merry begitu kesal karena di permalukan


__ADS_2