AKU DILAHIRKAN UNTUK SIAPA

AKU DILAHIRKAN UNTUK SIAPA
73


__ADS_3

Satu Minggu kemudian


Surat permohonan cuti yang di ajukan bintang akhirnya diterima,untung saja dokter Adam tidak mempersulit pengajuan nya.


"Jadi kapan dokter akan berangkat"?tanya Gwen


"Besok aku akan pulang "jawab bintang yang membuat sang asisten cemberut


"Pasti aku akan sangat merindukanmu dokter"ucap nya sambil memasukkan sisa makanan nya


"Kau tenang saja dokter kan masih ada aku yang akan setia mendampingi dokter"kata suster Vili sambil tersenyum


"Kau hanya akan membuat kepala aku menjadi sakit jika terus berada di dekat aku"jawab dokter Gwen ketus


Saat mereka sedang asik mengobrol tiba-tiba mereka di kejutkan dengan kedatangan seorang laki-laki gagah nan tampan sudah berdiri di belakang bintang.


"Ada apa?"tanya bintang saat melihat Tingkah kedua nya dengan bingung


Karena tidak mendapat jawaban dari mereka akhirnya bintang memutar tubuh nya dan betapa terkejutnya dia saat melihat Brian sedang berdiri di belakang nya.


"Apa kau terkejut melihat kehadiran aku"ucap Brian sambil tersenyum


"Kakak mengapa tiba-tiba ada disini"?tanya bintang yang masih kaget

__ADS_1


"Untuk apa lagi jika tidak ingin menjemput gadis kesayangan kakak"ucap Brian sambil memeluk Bintang dengan erat


Bintang yang di peluk seperti itu begitu malu karena jadi pusat perhatian banyak orang,tapi saat mata nya tidak sengaja melihat dokter Adam yang juga melihat mereka akhirnya bintang memelas pelukan dari Brian.


Hati Adam tentu saja sakit melihat wanita yang dicintainya di Sentuh oleh laki-laki lain,tapi dia tidak mungkin bukan menghajar laki-laki tersebut jika kehadiran nya bisa membuat bintang bahagia.


"Kenapa kakak tidak memberi tahu dulu kalau akan kesini"?tanya bintang yang kini sudah mengajak Brian duduk


"Kalau kakak katakan dulu itu bukan kejutan lagi nama nya"ucap Brian yang begitu bahagia melihat gadis kecil nya itu


"Jadi kapan kita akan pulang"lanjut Brian


"Besok pagi kak"jawab bintang


Sebelum bintang benar-benar akan meninggalkan rumah sakit dia terlebih dahulu pamit pada prof Michael,tapi saat dia akan kembali dia bertemu dengan Dokter Adam.


"Apa kau tidak ingin berpamitan juga pada aku"?tanya dokter Adam sambil tersenyum walaupun hati nya sakit


Mendengar hal itu membuat bintang harus menguatkan hati nya untuk melihat dokter Adam.


"Maafkan saya Dok,"ucap Bintang sambil menundukkan kepalanya


"Tidak masalah ,jika masalah mu sudah selesai maka segera lah kembali."ucap dokter Adam

__ADS_1


"Iyah"jawab bintang tanpa menatap mata lawan bicara nya


"Apa pria tadi yang akan menjadi suamimu"?tanya dokter Adam dengan suara lirihnya


Bintang hanya tersenyum untuk menutupi kekecewaan hati nya.


"Semoga kau bahagia,tapi jika kau merasa terluka kau harus ingat kalau aku akan selalu ada untukmu."ucap dokter Adam sambil mengacak rambut bintang


Bintang hanya diam saat dokter Adam melakukan nya,dia merindukan perlakuan dokter Adam yang seperti ini.tapi dia juga sadar kalau hati nya tidak bisa dia paksa.


...........


Pagi hari yang begitu indah ini akan jadi hari terakhir buat bintang di kota ini, entah dia akan kembali lagi atau tidak bintang pun tidak tau.


"Kau sedang memikirkan apa"tanya Brian yang merasa kalau bintang hanya diam sedari tadi


"Aku hanya memikirkan ayah saat ini"kilah bintang


"Kau tenang saja ayahmu pasti baik-baik saja"ucap Brian sambil menggenggam tangan Bintang


Seseorang yang tidak jauh dari mereka hanya bisa melihat nya dengan hati yang terluka,dia ingin memeluk gadis yang di cintai nya walau hanya sekejap. tapi dia tidak berani untuk melakukan nya biarlah cinta nya semakin menumpuk di hati nya.


"Jika lelaki itu bisa membuat mu bahagia maka aku juga akan bahagia, karena kebahagiaan mu adalah segalanya bagiku."batin Adam sambil menatap punggung gadis nya hingga tak terlihat lagi.

__ADS_1


__ADS_2