AKU DILAHIRKAN UNTUK SIAPA

AKU DILAHIRKAN UNTUK SIAPA
33


__ADS_3

7 Tahun kemudian


Bintang gadis kecil yang begitu cantik tumbuh menjadi anak yang baik di bawah asuhan Kakek nya,selain itu Bintang juga selalu mendapat prestasi di sekolah nya. Anak sekecil Bintang selalu jadi pembicaraan orang-orang di sekitar nya.bagaimana tidak saat usia nya masih 5 tahun Bintang bisa melakukan hal yang diluar kemampuan anak lain nya.gadis kecil itu terkenal dengan sebutan si jenius kecil,bahkan pola pikir nya tidak seperti anak seusianya yang memikirkan untuk bermain dan merengek-rengek pada orang tua nya. Disaat teman-teman nya masih bermanja-manja an diri nya sudah lima langkah di depan, mungkin karena dia di besarkan tanpa kedua orang tua nya.hingga anak kecil itu dewasa sebelum waktunya.tapi walaupun demikian Bintang tidak pernah kekurangan kasih sayang dari sang kakek.


...................


Hari ini akan jadi hari pertama bagi kakak beradik itu akan bertemu setelah 7 tahun tidak saling sapa ataupun saling kenal, karena semenjak hari dimana Hendra tidak menerima kehadiran Bintang ,sang kakek membawa nya pergi jauh dari pandangan Hendra. tapi karena sakit yang di derita sang kakek tidak mempunyai pilihan lain selain mempertemukan mereka.


"Kakek kita mau kemana?tanya Bintang penasaran karena semenjak kemaren sang kakek belum mengatakan kemana tujuan mereka


"Kita akan ketempat dimana kamu dilahirkan nak"jawab sang kakek yang merasa sedih karena tidak bisa bersama cucu nya lagi dalam waktu lama


"Apa ayah akan mau melihat bintang kek?tanya nya lagi karena dari cerita yang dia tau ayah nya tidak pernah menginginkan kehadiran nya


"Mungkin saat ini ayahmu sudah mau menerima kehadiran mu sayang,siapa yang tidak mau memiliki anak yang pintar seperti cucu Kakek ini."jawab pak Dinata menghibur sang cucu, karena sedalam apa pun dia menutupi kelakuan Hendra tetap tidak bisa di pungkiri karena cucu nya ini begitu pintar untuk mengoperasikan laptop nya.


Martin yang masih setia sejak dulu ikut bahagia akan pertumbuhan anak sahabat nya itu,dia bahkan begitu terkejut saat mengetahui anak kecil itu memiliki IQ yang tinggi,bahkan jika di adakan kuis Antara diri nya dan gadis kecil itu maka dia akan malu karena terlihat bodoh.mungkin ini adalah kelebihan yang diberikan sang pencipta untuk nya agar bisa membuat sang ayah bangga terhadap nya.


Merasa lelah karena perjalanan yang jauh, akhirnya gadis kecil itu tertidur pulas.sang kakek yang melihat wajah polos itu hanya bisa memandangi nya penuh dengan cinta,tanpa disadari nya air mata nya menetes begitu saja.


"Aku harap kau akan diterima oleh nya nak, maafkan kakek kalau meninggalkan mu dirumah yang tidak akan pernah menerima kehadiran mu."batin pak Dinata mengelus kepala cucu nya


Martin tentu saja ikut merasakan bagaimana ke khawatirkan yang saat ini dirasakan bos nya itu.karena selama ini mereka sudah berobat keberbagai tempat tapi hasil nya tetap nihil.cancer yang di deritanya nya sudah menyebar karena terlambat di ketahui.bukan karena tidak perduli dengan kesehatan nya tapi pak Dinata sibuk merawat sang cucu hingga mengabaikan kesehatan nya.


"Tuan jangan memikirkan apa pun, saat ini tuan lebih baik beristirahat yang cukup.kesembuhan itu ada pada sang pencipta jadi kita hanya perlu berusaha."ucap Martin yang melihat wajah yang terlihat lelah itu hanya fokus memandangi wajah cucu nya


"Bagaimana kalau laki-laki itu tidak menginginkan cucu aku ini, siapa yang akan menjaga nya kalau aku sudah tidak ada nanti"ucap nya penuh kesedihan

__ADS_1


"Tuan saya bersumpah akan menjaga Bintang sepenuh jiwa saya,bukan kah tuan tau kalau saya juga begitu menyayangi Bintang."jawab Martin


"Aku tau kau begitu menyayangi cucu aku hanya saja kau tidak mungkin setiap saat ada di dekat nya karena kau juga memiliki keluarga."kata pak Dinata


"Saya sudah menganggap Bintang seperti putri aku sendiri tuan, bahkan waktuku lebih banyak aku habiskan bersama nya .jadi tuan jangan khawatir lagi."ucap Martin yang ingin tuan nya itu tidak memikirkan hal lain selain kesehatan nya


Tidak terasa mereka sudah sampai di rumah yang sudah 7 tahun di tinggalkan nya itu.rumah yang penuh kenangan bersama istri dan putri nya yang sudah lebih dulu meninggalkan nya.


"Akhirnya setelah sekian lama kembali kerumah ini lagi"gumam pak Dinata sambil menatap rumah yang penuh kenangan itu


"Kakek kita sudah sampai"ucap Bintang yang baru bangun


"Iyah nak kemarin lah"kata sang kakek


"Apa ini rumah nya ayah?"tanya Nya penuh selidik


Mereka masuk kedalam rumah besar itu dengan langkah yang pasti,para pelayan yang sudah menunggu mereka langsung menyambut kedatangan kakek dan cucu itu.


"Selamat datang kembali tuan"ucap BI asih yang selama ini mengurus rumah dan kebersihan nya


"Selamat datang non Bintang"ucap nya lagi sambil tersenyum


"Terimakasih bibi"jawab Bintang membalas senyuman bi asih


Bintang melihat bingkai foto yang menempel di setiap dinding itu dengan hati yang bahagia.


"Ternyata sebelum kehadiran aku di dunia ini, keluarga aku hidup penuh kebahagiaan."gumam nya saat mata nya tertuju pada foto Dimana gambar foto itu memperlihatkan aura kebahagiaan dari setiap orang

__ADS_1


"Kakek kapan Bintang akan bertemu kak Fika dan ayah"tanya nya setelah menghabiskan susu coklat kesukaan nya


"Mungkin besok nak karena ini kan sudah malam pasti kakak dan ayah mu sudah tidur."jawab sang kakek


"Apa Bintang akan sekolah disini juga kek?"tanya nya lagi


"Tentu nak karena paman sudah mengurus semua surat-surat kepindahan mu."ucap Martin yang ikut bergabung bersama kedua nya


"Paman juga akan tinggal di sini"tanya nya penasaran karena kalau itu terjadi dia pasti akan senang


"Tentu saja paman akan tinggal di sini juga,apa gadis nya paman tidak senang."?ucap nya pura-pura sedih


"Tentu saja bintang akan senang paman tapi Zino pasti akan sangat merindukan paman nanti"kata Bintang saat mengingat anak paman nya yang begitu nakal


"Dia tidak akan sedih karena paman tinggal malahan dia akan bahagia, karena dengan begitu dia bisa bermain game online sesukanya.tanpa Omelan dari paman."jawab Martin sambil tersenyum saat mengingat kelakuan anak nya


"Baiklah kakek, paman Bintang mau masuk kedalam kamar dulu.selamat malam"ucap nya sambil memberikan ciuman di pipi kakek nya dan tidak lupa juga pada paman Martin nya


"Selamat malam juga cucuku"ucap pak Dinata, sambil menatap tubuh kecil cucu nya hingga menghilang.


bersambung


jangan lupa password nya yah 😊 like coment dan vote,kalau ada yang mau ngasih hadiah juga boleh kok malah aku sangat senang.


I LOVE YOU ALL


.Seberat apapun beban masalah yang kamu saat ini, percaya lah bahwa semua itu tidak pernah melebihi batas kemampuan kamu.

__ADS_1


__ADS_2