AKU DILAHIRKAN UNTUK SIAPA

AKU DILAHIRKAN UNTUK SIAPA
episode 85


__ADS_3

Cinta Adam pada gadis kecil yang kini tengah berdiri tegak di depan podium semakin bertambah besar,rasa kagum nya tidak dapat dia sembunyikan.bagaimana gadis sekecil itu bisa mengemban luka sebesar itu.


"Aku berjanji akan membahagiakan mu hingga akhir hayat,tidak akan aku biarkan air matamu jatuh karena terluka."batin Adam sembari melempar senyum pada sang pujaan meski dia tau kalau bintang tidak dapat melihat nya.


Acara belum selesai tapi Adam sudah keluar dari dalam gedung untuk menemui seseorang yang berarti dalam hidup gadis nya itu,iya Adam sudah menandai bintang sebagai milik nya.


Flashback off


"Ayah"ucap bintang dengan hati suara yang bergetar


Hendra yang merasa di panggil ayah oleh sang anak pun merasa bahagia,dia tidak dapat menyembunyikan rasa bahagia nya bibir nya tersenyum lebar.tangan nya sudah terbuka lebar untuk menyambut putri malang nya, yang berjalan semakin dekat ke arah nya.


Tapi rasa kecewa langsung menghantam hati nya saat Bintang berjalan melalui diri nya, Putri nya yang malang kini tengah memeluk seorang pria yang seumuran dengan nya tengah duduk di kursi roda.


"Ayah bawa Bintang pergi dari sini"ucap Bintang yang kini menyembunyikan wajah nya di pangkuan sang ayah sambil terisak

__ADS_1


"Putri Ayah yang cantik ini kenapa nak?kok jadi cengeng kaya gini sih"jawab sang ayah sambil mengelus rambut bintang


"Ayah mereka semua jahat pada Bintang, mereka semua jahat."Isak Bintang yang terdengar begitu sakit


Pak Desta hanya tersenyum sambil mencium kening bintang, meskipun putri nya itu sudah menjelma jadi dokter muda yang hebat tapi tetap saja pada hakikatnya bintang masih remaja yang haus akan kasih sayang.


"Nak bukan kah kau sangat merindukan kakak yang selalu kau sebutkan nama nya.?"tanya pak Desta mengingatkan bintang akan apa yang di rindukan putri nya selama ini


Mendengar kalau sang adik juga begitu merindukan diri nya membuat Fika tidak dapat menopang tubuhnya, dada nya bertambah sakit mengetahui hal itu.


"Ayah mereka menyakiti bintang,, rasa nya disini begitu sakit."kata Bintang sambil menyentuh dadanya


"Baiklah apa putri ayah sekarang ingin pergi" jawab pak Desta sembari menatap Hendra dah Fika yang kini masih menangis


"Bawa Bintang pergi ayah, disini sangat menyakitkan."jawab Bintang penuh harap seolah dirinya kini berada di beberapa tahun yang lalu

__ADS_1


"Baiklah kita pulang ke rumah sekarang,nanti kalau hatimu sudah baik kita bicarakan ini lagi."ujar pak Desta dengan suara yang menahan sakit.sebetul nya dirinya besok akan melakukan operasi tapi saat tadi Adam menemui nya dan mengatakan apa yang terjadi,dia memaksa untuk ikut karena dia tau hanya dia yang di butuhkan putri nya untuk saat ini.


Sebelum pergi pak Desta sempat minta maaf karena membawa Bintang pergi, karena bagaimanapun kesehatan mental bintang lebih penting.


Adam mendorong kursi roda pak Desta sembari menggenggam sebelah tangan Bintang,meski sang empunya tidak menyadari keberadaan dirinya.


Brian yang melihat bintang pergi dengan laki-laki lain tentu saja tidak terima,saat dia ingin mengejar bintang tiba-tiba saja Fika pingsan dan membuat mereka cemas.


"Fika bangun nak"ucap Hendra sembari memangku kepala sang anak.


Mila dan kawan-kawan nya yang melihat itu jadi bingung antara mengejar bintang atau membantu Fika dulu,tapi karena panggilan dari kakaknya membuat Mila membantu Fika.


Diluar ruangan dua wanita yang berbeda usia itu saling melempar senyum bahagia, seperti sedang menang undian yang bernilai triliunan. senyum jahat itu terlihat begitu menyeramkan.


jangan lupa tinggalkan jejak ya kakak

__ADS_1


makasih


__ADS_2