AKU DILAHIRKAN UNTUK SIAPA

AKU DILAHIRKAN UNTUK SIAPA
65


__ADS_3

Hari ini bintang tidak bisa mengontrol emosi yang selama ini di dalam hati nya, rasa sakit yang dan kecewa yang ditanam nya di dalam lubuk hati nya kini seakan ingin di lupakan nya. Tubuh nya bergetar hebat saat melihat sosok yang dulu selalu menyiksa nya ada tepat di hadapan nya.


Flashback


"Dokter nanti jangan lupa ya untuk datang"ucap Dokter Gwen


"Memang nanti ada acara apa?"tanya bintang penasaran karena sedari tadi dia melihat banyak yang berlalu lalang di aula gedung rumah sakit


"Hari ini dokter Adam akan kembali dan juga rumah sakit ini akan menyambut tamu dari negara lain."jawab Gwen sambil menggelengkan kepalanya saat melihat dokter kecil nya itu tidak tau apa-apa


"Siapa dokter Adam?"tanya bintang lagi karena dia baru mendengar nama itu sejak dia bekerja


"Dokter Adam adalah salah satu bintang dirumah sakit ini dan sekaligus dia pemilik rumah sakit ini,"jelas Gwen


"Oh baiklah nanti kita pergi bersama"kata bintang yang tidak terlalu perduli dengan dokter Adam

__ADS_1


Bintang tengah memeriksa keadaan pasiennya satu persatu, karena dia selalu senang jika berinteraksi dengan mereka dan itulah sebabnya dia begitu di sayang di rumah sakit.


"Hai tampan apa kau sudah buang angin hari ini?"tanya bintang pada seorang anak kecil yang baru melakukan operasi


"Sudah dokter cantik"jawab nya sambil menunduk karena malu


"Wah kalau begitu hari ini kau sudah boleh makan "kata bintang sambil meminta suster Vili untuk selalu memantau perkembangan nya


Flashback off


Adam yang melihat bintang berada di barisan para dokter pun mengerutkan keningnya, karena dia tidak percaya kalau gadis kecil itu menjadi salah satu dokter di rumah sakit nya.


Setelah dokter Adam selesai membagikan pengalaman yang sudah di lalui nya kini asisten nya memanggil tamu yang sudah mereka tunggu.


Bintang yang tadi menundukkan kepalanya kini terangkat keatas setelah mendengar nama yang ingin dia lupakan. Mata nya membulat dengan Nafas yang tidak beraturan, bintang sama sekali tidak menyangka akan bertemu dengan orang masa lalu nya dalam keadaan seperti ini.

__ADS_1


Bintang ingin menangis karena dada nya sakit, bahkan kaki nya sudah tidak bisa berpijak untuk lebih lama lagi. Adam yang melihat reaksi bintang seperti itu dibuat penasaran, karena Bintang keluar dari ruangan tersebut dengan wajah yang tidak baik-baik saja.


Hendra yang melihat sosok bintang hanya diam untuk sesaat, karena saat memperkenalkan nama nya bintang langsung berubah. Hendra bisa melihat di mata gadis itu begitu banyak rasa sakit dan dendam.


"Dokter apa kau baik-baik saja"?tanya Gwen yang membantu bintang tadi untuk keluar


"Aku baik-baik saja dan kembali lah kedalam"jawab bintang sambil menerbitkan senyum palsu nya


"Bagaimana mungkin aku meninggalkan dokter sendiri disini"kata Gwen yang penasaran dengan kejadian tadi


"Kembali lah dan nanti jangan lupa ganti perban nyonya keli"ucap bintang


Akhirnya Gwen meninggalkan bintang seorang diri, karena dia juga tidak mungkin memaksa untuk tetap di dekat nya. Sepeninggalan Gwen kini bintang memukul dada nya yang terasa begitu menyakitkan,dia tidak bisa untuk berbuat sesuatu untuk saat ini.


Adam yang mengikuti nya dari tadi tercengang melihat bintang yang tak henti-hentinya memukuli dada nya,ini tidak baik jika terlalu sering di lakukan. Adam menatap wajah bintang yang begitu terlihat menyedihkan,dan hal itu membuat Adam penasaran akan sosok dokter kecil itu.

__ADS_1


__ADS_2