
"Ma, aku berangkat kuliah dulu yaa." kata seorang pemuda sambil mencium pipi mamanya.
"iya sayang hati2 di jalan. hari ini kamu kuliah sampai jam berapa?" kata sang mama
"sampai jam 3 Ma, tapi kalau dosen berhalangan bisa lebih cepet sih ma. kenapa??" jawab sang anak.
"malam ini mama sama papa ada arisan. kalau kamu mau kamu bisa ikut sama kami. daripada kamu sendirian di rumah, nanti kamu bosen lagi"
"iya ma ntar aku kabarin ya. daa mama" sang pemuda pergi keluar rumah setelah melambai tangan kepada mamanya.
pemuda itu adalah Dennis. seorang mahasiswa di sebuah fakultas ternama di kota A. tubuh yang tinggi tegap dengan kulit kuning langsat semakin menunjang wajah tampannya. dia terlahir dari keluarga yg mapan. ayah dan ibunya memiliki perusahaan retail yg sedang berkembang pesat. Dennis mempunyai 1 kakak perempuan yang telah menikah dengan pengusaha sukses juga. Dia juga mempunyai teman-teman yang sangat peduli dengan dirinya. Sekilas kehidupan Dennis sangat sempurna. Materi tidak pernah kekurangan. Dia termasuk anak yang pintar sehingga dapat lulus murni di universitas yang banyak di idam-idamkan oleh para calon mahasiswa.
__ADS_1
Singkatnya kehidupan Dennis sempurna tanpa cacat. Hanya saja sampai saat ini dia masih merasa sepi karena belum memiliki kekasih hati. memang hingga di usianya yg menginjak 21 tahun dennis belum pernah merasakan pacaran. kesehariannya hanya dihabiskan dengan aktivitas bersama teman-temannya. mulai dari nonton, olahraga dan kegiatan kampus. tapi untuk saat ini ia merasakan sudah saatnya untuk mencari tambatan hati. kriterianya tidak muluk-muluk. yang penting seiman, enak di ajak ngobrol dan pastinya cantik dong. (hehe)
menjomblo hingga saat ini bukan karena ia pilih-pilih atau tidak laku. tidak sedikit teman wanita yg menaruh hati padanya, namun tak seorangpun yg dapat memikat hati Dennis. bahkan teman-temannya pun tak jarang menjadi mak comblang untuk Dennis. semua itu mereka lakukan agar Dennis dapat segera memiliki pacar karena Dennis merupakan pria yg termasuk cuek untuk urusan pacaran. jangankan pacaran, PeDeKaTe saja Dennis kurang paham. (oh no)
Pernah suatu hari Fery, teman Dennis mengatur kencan buta untuk Dennis. Ia bersama Ari sudah menyiapkan rencana agar Dennis dapat bertemu dengan Tesa, gadis yang akan di comblangkan dengan Dennis.
singkat cerita mereka bertiga Fery, Ari dan Tesa sudah berkumpul di sebuah cafe yang sudah mereka janjikan sebagai tempat pertemuan antara Dennis dan Tesa. mereka datang lebih dulu agar Dennis tidak menunggu lama dan bosan. karena Dennis paling malas kalau di suruh menunggu lama. mereka pun memesan minuman dan mengobrol-ngobrol sambil menunggu kedatangan Dennis.
Hp berdering dan Dennis segera mengangkatnya
"hallo Ri, sorry Ri kayaknya aku nggak bisa datang"
__ADS_1
"kenapa?? apa ada masalah di rumah??" tanya Ari khawatir jika terjadi sesuatu yang menimpa sahabatnya itu.
"nggak Ri, bukan masalah serius sih"
"terus kenapa?? apa yang membuat kamu sampai sekarang belum juga tiba di cafe?"
"aku mengalami gangguan pencernaan Ri. udah dari tadi aku selesai siap-siap tapi tiba2 saja perutku mules dan nggak terus-terusan bolak-balik untuk BAB" jelas Dennis panjang lebar.
"Bentar-bentar, jangan bilang kamu terlalu gugup"
"entahlah Ri, kamu tahu sendiri kan aku tuh kalau tegang pencernaanku suka bermasalah"
__ADS_1
"Ya ampuunn Dennis. ini tuh bukan pertemuan lamaran terus kamu harus gugup begitu. kalo gini ceritanya gimana kamu bisa dapat pacar". Ari pun tepok jidat diikuti oleh Fery dan Tesa yang sedari tadi mendengar percakapan mereka melalui speaker. sementra Dennis hanya bisa menyeringai menahan perut yang semakin mules..