Antara kau dan aku

Antara kau dan aku
Ngobrol


__ADS_3

"Naahh itu dia" kata mamanya Dennis sambil menunjuk si gadis cantik yang mengenakan jumpsuit berwarna merah maroon. Sementara si gadis yang di tunjuk tampak tersenyum ke arah mereka. Oh jadi itu Stela, batin Dennis. Cantik, hanya itu yang terlintas di benak Dennis. Tubuhnya tinggi semampai. Lebih tinggi sedikit dari Dera, Sekitar 5cm. Kulitnya putih bersih. Rambutnya di cat pirang semakin menambah kecantikan wajahnya. Stela menghampiri mereka


"Hallo tante" Sapa Stela sambil bersalaman dengan mamanya Dennis.


"Hallo juga. Kuliahnya gimana?" Tanya mama Dennis.


"Alhamdulillah sejauh ini lancar tan, mungkin karena belum memasuki semester akhir."


"Iya. Selamat menikmati liburan kamu ya" Ucap mama Dennis lagi. Stela mengangguk sambil tersenyum.


"Kalian ngobrol saja ya, mama sama tante mau nemui tamu yang lain" kata tante Mira sambil pergi bersama mama Dennis.


"Hay Den" Sapa Stela sambil melihat Dennis. "Kamu makin macho deh. Nggak lupa sama aku kan?" Sapanya.


"Nggak lah. Masa lupa sama anak yang gak bisa berenang." Ledek Dennis.


"Enak saja. Sekarang aku udah jago loh." Kata Stela sedikit sewot karena di ledek Dennis. Dennis pun tertawa. Mereka sudah berkenalan sejak SMA, wajar bisa saling akrab.


"Rencananya kamu mau ke mana? Libur panjang kan?" Tanya Dennis.


"Yaa lumayan sih 1 bulan. Palingan mau ketemu sama teman-teman SMA, jalan ke Mall keluarga kamu, lihat-lihat restoran keluarga aku. Sudah itu saja. Selebihnya paling tidur"

__ADS_1


"Yaa elah masak cuma tidur doang sih. Nggak asik tahu liburan cuma tidur."


"Yaa habisnya nggak tahu mau kemana lagi. Aku juga kan harus mengisi tenaga buat persiapan kuliah, jadi nggak bisa jalan terus. Nanti pas masuk kuliah aku kecapean lagi"


"Iya juga sih. Pasti dapat omelan dari kedua orang tua kamu kan kalau kuliah nggak fokus"


"Bukan cuma omelan. Bakalan nggak di kasih liburan tahu nggak, jadwal liburan di ganti dengan kursus"


"Kalau gitu kita sama. Pendidikan tetap nomor satu".


"Yup bener banget pendidikan tetap nomor satu" Dan mereka tertawa bersama.


"Eh aku tadi sempat nggak ngenalin kamu loh" Kata Stela lagi.


"Hmmm mulai lagi deh Ge-er nya. Iya aku akui kamu makin ganteng, Makin atletis, makin cool kayak kulkas. Puas??"


"Puas banget" Dennis semakin menggoda dan Stela semakin cemberut.


"Kamu bilang tadi langsung ngenalin aku, apa aku nggak ada perubahan?"


"Kira-kira begitu" Spontan Stela mencubit perut Dennis saking dongkolnya. Dari tadi nggak berhenti-berhenti menggoda dirinya. Dennis pun tertawa.

__ADS_1


"Iya iya aku akui kamu makin cantik, makin kinclong makin stylish." Stela tampak sangat puas mendengar pujian Dennis.


"Awas bohong yaa" Ancam Stela.


"Stela sini.." Panggil om Beni.


"Aku tinggal bentar ya. Nikmati saja makanannya." Kata Stela sambil pergi menuju papanya.


Hp Dennis berdering, ternyata Dera menelepon.


"Halo tampan" Sapa Dera.


"Halo juga cantik"


"Lagi ngapain?". Tanya Dera


"Lagi di acara peresmian Restoran om Beni. Kan aku udah bilang tadi."


"Oh iya.. Aku pikir acaranya sudah selesai."


"Belum. Sebentar lagi kayaknya. Kenapa? Tumben menelepon siang-siang begini. Biasanya cuma chatting-an"

__ADS_1


"Aku ada kabar bahagia buat kamu" Kata Dera. Dari nada suaranya terdengar dia sangat bahagia.


"Oh ya kabar bahagia apa?" Tanya Dennis penasaran.


__ADS_2