
Begitu tiba di rumah, Dennis langsung disambut pak Tejo, penjaga rumahnya.
"Assalamu'alaikum" sapa Dennis
"Wa'alaikumsalam mas Dennis, baru pulang mas?" sambut pak Tejo.
"Iya pak. Hari ini jadwalnya sampai sore. Papa mama udah pulang pak?" tanya Dennis sambil membuka sepatu yang dikenakannya.
"Sudah mas. sekitar sejam yang lalu. Mungkin lagi Sholat Maghrib" Jawab pak Tejo
"Pak Amir mana? Biasanya ngobor bareng pak Tejo?". Pak Amir adalah sopir pribadi keluarga.
__ADS_1
"Lagi Sholat mas, gatian sama saya"
"Ya udah pak saya masuk dulu, keburu lewat waktu Maghrib"
"Iya mas"
Di meja makan sudah tertata berbagai menu tradisional. Ada tempe goreng, sayur bayam kuah bening campur jagung, ayam woku dan ikan bakar, tak lupa juga sambel ulek. Kedua orang tua Dennis memang tak neko-neko dalam hal makan. Yang penting rasanya pas di lidah. Menunya pun tak perlu banyak-banyak. cukup 3 atau 4 saja. Kecuali saat weekend seperti besok biasanya si kecil Kayla akan berkunjung ke rumah dan bibi Inda harus menyediakan menu spesial tanpa cabai untuk Keyla. Oh iya Keyla adalah cucu papa mama, anak kakakku Della alias keponakanku. Usianya baru 2 tahun 5 bulan. Pokoknya lagi aktif-aktifnya deh. Terkadang kami rindu jika mereka lama tidak berkunjung karena kesibukan kerja.
"Alhamdulillah respon masyarakat terhadap produk kita masih baik. Semakin meningkat malah. Apalagi weekend banyak banget yang berkunjung di Departement Store kita" papa berhenti sejenak sambil mengunyah makanan. "Dalam waktu dekat akan di lakukan penerimaan karyawan, soalnya karyawan mulai kelabakan melayani pengunjung. Apalagi saat weekend" sambungnya.
"Apa pihak manajemen sudah mengatur semuanya pa?" Tanya mama.
__ADS_1
"Sudah papa sampaikan ma. Mereka sementara melakukan promosi melalui media cetak ataupun online." jawab papa. "Oh iya kamu belum lihat kan baru2 ini kita kerja sama dengan brand baju ternama loh. Coba kamu jalan-jalan ke toko bareng temen-temen kamu, yaa itung-itung sekalian promosi. Kali aja ada yang berkenan di hati kamu. Tenaang kali ini nggak akan papa potong di jajan bulanan kamu kalau kamu berhasil bawa teman kamu untuk belanja" sahut papa sambil tersenyum menggoda. Meskipun Departement Store itu milik pribadi bukan berarti seenaknya saja aku bisa mengambilnya. Papa melakukan ini semua agar aku bisa mengatur keuangan dengan baik dan belajar bisnis sejak usia dini.
"Rencana besok aku mau jalan sama Ari dan Fery sih pa. Oh iya papa mama tau nggak toko bakery di kota X ini ada berapa?" tanya Dennis.
"Yang kerjasama di Departement Store kita 1. Yang di Mall A 1, Mall B 1. Di persimpangan Jl. Cinderamata 1. Total semua 4. Kenapa? kamu mau bikin acara dalam waktu dekat? Jawab papa.
"hmm panggil mama juga dong kalau mau ngumpul sama teman-teman. Mama juga kan pengen kenal teman-teman kampus kamu yang lain selain Ari sama Fery." Kata mama.
"Nggak ko Ma Pa. Dennis cuma mau cari tahu aja. Biasanya karyawannya pakai seragam warna apa ya?"
"Kebanyakan putih. biar selalu terlihat bersih. Yaa tergantung kebijakan toko masing-masing. Tapi biasanya sih putih" kata papa diikuti anggukan kepala oleh mama tanda setuju.
__ADS_1
"Oke ma pa. Besok aku mau jalan-jalan ke Departemen Store sekalian mampir ke toko Bakery yang papa maksud." kata Dennis. "Ma tolong tambah nasi sedikit dong" sambungnya sambil menyodorkan piring ke arah mamanya.