Antara kau dan aku

Antara kau dan aku
Episode Tambahan 2


__ADS_3

Suasana di Kediaman Dera tampak tengah berbenah-benah. Acara lamaran telah usai, kini saatnya menyambut hari bahagia untuk Dera dan Dennis.


Keluarga besar Dera dari kampung halaman sudah datang untuk turut mempersiapkan semua kebutuhan jelang resepsi. Mulai dari urusan chatering, gaun keluarga, hingga dekorasi.


Pihak keluarga Dennis telah menyerahkan segala urusan pernikahan ke Dera. Mereka meminta agar Dera sendiri yang mengaturnya sehingga sesuai dengan keinginannya. Jadi Dera yang menentukan, keluarga Dennis yang mengurus administrasi 😅


Kini Dennis dan Dera tengah menjalani masa dimana mereka tidak boleh saling bertemu. Tentu saja hal itu membuat keduanya sangat rindu. Beruntung kesibukan menjelang pernikahan membuat mereka sedikit melupakan kerinduan yang mendera.


Krrrrrr


Segera Dera mengangkat teleponnya.


"Halo"


"Halo juga. Lagi ngapain?". Ternyata Dennis yang menelepon.


"Nggak ngapa-ngapain nih. Kamu sendiri lagi ngapain?"


"Sama. Baru juga bangun"


"Pantas bau asem"


"Bentar lagi tiap hari kamu bakal cium aroma asem itu. Hehe"

__ADS_1


"hehehe" Dera Tertawa kegirangan.


"Gaun yang kamu pakai buat akad nikah besok sudah ada kan?" Tanya Dennis.


"Sudah kok. Barusan juga sampe"


"Kamu pasti bakalan cantik banget pas acara besok. Jadi nggak sabar nih"


"Kamu juga pasti bakal gagah banget"


"Tiba-tiba aku rindu" Kata Dennis.


"Sama aku juga rindu. Rinduuu banget."


"Iya, kamu juga jaga kesehatan ya."


Mereka mengakhiri teleponnya.


Dennis segera menuju kamar mandi untuk membasuh wajahnya. Kemudian dia menuju ke ruang makan karena merasa perutnya keroncongan.


Suasana di rumah Dennis tak kalah ramainya dengan di kediaman Dera. Anggota keluarga Dennis tampak sibuk berbenah karena akan menjamu iring-iringan pengantin besok pagi. Tampak kerabat Dennis tengah mempersiapkan baju seragam yang baru saja di ambil dari tukang jahit.


"Eh calon pengantin sudah bangun. Gimana tidurnya nyenyak?" Tanya tante Dennis setengah menggoda.

__ADS_1


"Iya tante Alhamdulillah"


"Banyak istirahat ya, karena kamu harus menyiapkan stamina untuk menyambut malam pertama" Lanjut tante Dennis di sambut teriakan riuh kerabat lainnya.


"Waah kalau soal itu aku no comment deh, aku mau sarapan dulu"


"Ya udah, itu bi Indha sudah menyiapkan sarapan kesukaan kamu".


Dennis pun menuju ke meja makan dan menikmati sarapan paginya.


Akhirnya hari yang di tunggu-tunggu tiba. Keluarga besar Dennis telah lebih dulu sampai di masjid yang akan di lakukan prosesi akad nikah. Lokasi masjid berada di dekat kediaman Dera sehingga memudahkan Dera untuk tiba di lokasi.


Dennis duduk di depan penghulu dengan perasaan gelisah. Meskipun dia telah belajar kalimat Ijab Qabul semalaman tapi tetap saja dia merasa gugup. Karena ini adalah moment sakral dalam hidupnya.


Mobil rombongan memasuki area masjid. Dennis sudah sangat menanti-nanti kedatangan Dera. Dia sangat penasaran dengan penampilan calon istrinya itu.


Dera turun dari mobil dan memasuki masjid. Semua mata tertuju padanya, tak terkecuali calon pengantin pria Dennis. Dia sangat takjub melihat penampilan Dera yang begitu anggun mengenakan kebaya berwarna putih dengan riasan mengenakan paes khas pengantin Jawa.


Dera segera duduk di samping Dennis. Dengan di dampingi wali nikah dan penghulu serta para saksi, prosesi akad nikah berjalan lancar dan sakral. Dennis berhasil mengucapkan Ijab Qabul dengan sekali ucap saja.


Malam harinya di adakan resepsi outdoor seperti keinginan kedua mempelai. Beruntung cuaca malam itu bersahabat sehingga tidak turun hujan. Para tamu undangan turut serta hadir memberi ucapan selamat kedua mempelai.


Lantas bagaimanakah kehidupan Dera dan Dennis setelah menikah? Tunggu episode selanjutnya yaa😉

__ADS_1



__ADS_2