Antara kau dan aku

Antara kau dan aku
Kesan Pertama


__ADS_3

"Darimana kalian tahu kalau aku naik angkot setiap hari?" Tanya Dera penuh heran.


Mereka berlima pun saling bertatapan mata..


"Jadi gini yaa Dera, sebenarnya sudah sekitar 1 minggu Dennis tuh ngeliat kamu di angkot. Dan dia penasaran banget sama kamu. Yaa bisa di bilang kesan pertama pas Dennis liat kamu di angkot itu tuh berkesan banget sampe-sampe Dennis bertekad nyari keberadaan kamu" jelas Ari.


"Oh ya??" Tanya Dera semakin penasaran.


"Hmm.. Dan kamu tahu nggak yang di lihat Dennis itu hanya baju yang kamu kenakan berwarna putih. Anehnya, Dennis pikir kamu tuh karyawati bakery. Dan akhirnya kita keliling kota keluar masuk toko bakery demi memastikan kalau bener kamu karyawati bakery atau nggak" Kata Fery di sambut gelak tawa seluruh orang yang ada di ruangan. Sementara Dennis hanya bisa nyengir karena sudah salah menduga Dera adalah karyawati bakery.


"Kamu sih kurang fokus. Padahal di kampus ada fakultas keperawatan yang mengharuskan mahasiswanya memakai seragam putih-putih." Kata Meta sambil memegangi perutnya yang sakit karena tertawa.

__ADS_1


"Untung aja waktu itu kita ketemua sama mahasiswi di kampus kita di Mall, kalau nggak pasti kita udah nyari toko bakery sampai di kota sebelah" tanggap Fery.


"Yaa ampun aku nggak nyangka banget kamu sampe segitunya pengen tahu soal aku" Kata Dera sambil meneguk segelas sirup jeruk dingin.


"Soalnya aku terkesan sama kamu. Tetap cantik walau lagi tertidur." Kata Dennis.


Uhuuk uhuuk uhukk... Dera tiba-tiba tersedak saat meminum sirupnya. Meta dan Sindi segera mengelus-elus punggung Dera untuk meredakan Dera dari tersedak.


"Jadi kamu ngeliat aku pas lagi tidur donk" kata Dera setelah reda dari tersedaknya. Dennis pun mengangguk.


"Kan aku udah bilang kalau kamu tetap cantik walau sedang tertidur. Makanya pas pertama aku lihat kamu, aku langsung terkesan dan pengen kenal lebih dekat sama kamu" Jelas Dennis berusaha meredakan Dera dari rasa malunya. Perlahan-lahan wajah Dera sudah tidak memerah lagi.

__ADS_1


"huuuuuu..." Ari dan Fery sontak menyoraki Dennis.


"Waah Den, diam-diam kamu pinter juga ya nenangin suasana hati. Kirain kamu nggak tahu masalah begitu" sambung Ari.


"Jadi udah clear kan sampe kenapa kita tahu tentang kamu naik angkot?" kata Sindi.


"Iya, aku nggak masalah kok. Aku cuma sempat kaget aja baru kenal tapi kok kalian udah tahu aku sering naik angkot" Kata Dera.


"Jadi besok-besok nggak usah naik angkot lagi yaa, barengan saja sama Dennis. Kan kalian searah. Jangan ada alasan nggak enak karena ini nggak merepotkan. Kan searah" Meta menawarkan.


"Ehmm liat sikon nanti gimana" Kata Dera sambil tersenyum.

__ADS_1


Semakin lama obrolan mereka semakin seru. Mulai dari masalah kuliah, keluarga hingga percintaan. Dari situ juga Dennis tahu kalau Dera belum pernah pacaran karena ingin fokus kuliah. Jika nilai IPK tidak mencapai 3.15, Dera bakal kehilangan beasiswa. Karena itulah dia sangat giat belajar. Yang membuatnya tertidur di angkot adalah karena Dera ingin fresh saat mengikuti pelajaran. Makanya daripada harus menghayal tak jelas, Dera memilih tidur.


Matahari perlahan mulai tenggelam dan mereka pun pamit ke pulang ke rumah masing-masing.


__ADS_2