
Sosok itu terus mengawasi kegiatan makan Erika dan sunan.Erika yang menyadari mencoba mengalihkan pandangan,makan dengan lahapnya.Sunan hanya melongo melihat nafsu makan erika.
''Kamu makan cepet banget.''heran
''I iya,,aku laper.''
Padahal mau cepet cepet pergi dari sini
''Ayo abisin,terus pergi.''
''Kenapa buru buru??''
''Gpp,aku pengin jalan jalan lagi.''
Akhirnya mereka selesai makan,Erika mengajak sunan pergi dari tempat itu.
Kenapa kamu menghindariku ri, dan siapa cowok yang bersamamu itu?
Cowok yang sedari tadi mengawasi Erika dan sunan tampak sedih.
Erika mengajak sunan ke pasar malam,tempat mereka pertama kali bertemu.
''Su,kita pertama kali ketemu disini kan.''Erika menyandarkan pantatnya disamping motor sunan
Kenapa masih panggil Su sih,apa gak ada panggilan lain.
''Hemmm.''Sunan sedikit jengkel tapi tidak berani protes
''Suuu.''
''Iya sayaaang.''Sunan gemas lalu menggandeng tangan Erika mengajak jalan jalan melihat pemandangan pasar malam yang ramai tiap malam minggu.
Apa tadi dia memanggilku,sa sayang
''Kamu mau beli apa??''tanya sunan
Erika berpikir
''Aku mau cimol Su.''
''Hemmm,erika bisa kah kamu gak manggil aku su?''Sunan sudah tidak tahan lagi dan akhirnya protes
''Apa??''Erika masih bingung dengan perkataan sunan
''Panggil aku Mas.''sunan menekankan kata Mas
''Ma mas.''Erika tergagap mengucapkan nama panggilan baru untuk sunan
''Ulangi lagi.''pinta sunan
''Mas.''Akhirnya Erika dengan lancar mengucapkan kata itu
__ADS_1
Senyum mengembang di bibir Sunan.Nama yang terdengar menggelikan ditelinga sudah diganti
''Ayo kamu beli apa tadi?''
''Aku mau cimol".
Makanan kesukaan Erika,yang harganya murah meriah.Teksturnya yang kenyal ditambah cabe bubuk menambah rasa pedas.
Erika membeli cimol dengan porsi besar.Sunan yang belum pernah makan hanya memandangi Erika yang sibuk makan.
''Kamu mau??''
Sejenak Sunan berpikir,tapi akhirnya kepalanya mengangguk tanda mau
''Aaaa.''Erika memberi suapan pertama
''Emmm emmm.''Sunan mencoba merasakan makanan yang baru masuk ke mulutnya
''Enak juga.''Begitu yang keluar dari mulut sunan setelah beberapa detik mengunyah cimol.
Erika tersenyum melihat sunan yang menikmati cimol kesukaaannya.
''Kamu biasanya ngapain kalo kesini su,eh mas?''Lidah Erika hampir salah sebut panggilan baru sunan
''Aku kesini nemenin temen.''
''Ngapain''.
''Cari angin''.
Erika tersenyum
''Iya.''
''Kamu kerja dimana,koq aku belum tau.''Tanya Erika menyelidik
Aduuuhhh..jawab apa ya
Di perusahaan jauh dari sini.
''Sebagai apa??''
''Eee,,pegawai biasa dipabrik.''
''Oohhh,bukannya kita pernah ketemu dipabrik tempatku kerja??''Erika kembali menyelidik
Sunan tiba tiba batuk
uhuk uhuk
Erika memberi minuman,sunan meneguknya cepat
__ADS_1
''Kenapa tiba tiba nanya kerjaan aku?''Sunan balik nanya
''Gak papa.''
aku takut kamu anak orang kaya dengan jabatan tinggi,ntar keluargamu menolakku yang anak orang susah,aku takut
Wajah Erika berubah sendu,kepalanya tertunduk mengingat masa lalu yang menyedihkan.Sunan yang melihat perubahan raut muka Erika langsung menggenggam tangan Erika.
''Kenapa?''Tanya sunan khawatir
''Gak papa.''
''Erika,aku sayang kamu.''
Iya tau
''Ayo pulang,udah malam.''
''Ayo.''
Mereka pulang bersama,setelah puas jalan jalan.Sunan mengantarkan Erika kembali kekontrakannya.
Sebelum Erika pergi,Sunan menahan tangannya.
''Erika.''panggil sunan lembut
''Iya''
''Boleh kah aku manggil kamu DEK?? menekankan kata terakhir
Erika bingung dengan permintaan sunan
Tadi minta di panggil mas,sekarang mau manggil dek..co cweeetttt
''Boleh.''
''Dek.''
''Iya.''
Cup
Sunan mengecup sekilas kening erika
''Selamat istirahat.''Sambil tersenyum mengucapkan
Dan yang dicium hanya bengong
''Mau lagi?''goda sunan
Erika langsung tersadar berlari menuju kontrakan,sebelum masuk erika sempat menoleh
__ADS_1
''Daaaa''.Ucap Erika buru buru masuk ke kontrakannya
''Gemesin kamu,baru juga kening.''gumam sunan lalu melajukan motornya pulang ke rumahnya