
Jantung Erika berdebar kencang,tubuhnya di sandarkan dibalik pintu kontrakan.
Duhh,kening gue..
Masih terasa hangat bekas kecupan di kening Erika.Ini kecupan kedua kalinya.Erika masih deg deg an dengan perlakuan sunan,sebuah senyum terukir dibibirnya.Sesaat kemudian senyum itu pudar.
Apa keputusan ini benar??nerima sunan
bagaimana dengan kak sigit yang tiba tiba muncul?ahh pusing
Erika memilih untuk mandi dan keramas agar pikirannya tentang sigit menghilang
Sunan yang sampai dirumah,memarkiran motornya dan berjalan sambil bersiul,tangannya memainkan kunci motor yang dipegangnya.Melewati ruang tamu,disana ada ayah dan ibunya.Mereka yang melihat tingkah sunan heran.Sang ibu berdehem..
''Ehem,kayaknya ada yang lagi happy nih.''goda Lastri ibu sunan
Sunan yang asyik bersiul terdiam dan menoleh kearah ibunya.Senyum langsung terukir dibibirnya.Dia berjalan mendekat ke ibunya.
''Hehehe mama tau aja.''
''Kamu darimana nak?''Ayah sunan ikut nimbrung
''Kasih tau gak ya?''
''Sayaang.''Bu Lastri mencoba membujuk
Sunan ikut duduk
''Sunan abis ketemu dan jadian sama Erika ma,pa.''
''Cewek yang kamu taksir itu?''tanya ibu Lastri
''Iya ma.''jawab sunan sambil tersenyum
''Siapa dia??''Ayah sunan penasaran
__ADS_1
Dia heran anaknya bisa punya pacar juga,padahal dia gak pernah mau di kenalin sama gadis mana pun.
''Dia cewek special pa,kerja di cabang perusahaan Papa.''
''Oh ya??''
''Hati hati nak,gadis jaman sekarang banyak yang matre. Sukanya ngejar harta,pura pura cinta tapi ada maunya.''Ayah sunan menasehati
''Dia beda pa,bahkan sunan belum ngasih tau kalo sunan anak papa.''Ucap sunan meyakinkan
''Ya sudah papa hanya mengingatkan saja,jangan sampai kamu salah pilih.''Ucap ayah sunan beranjak naik kekamar.
''OK pa.''Mengacungkan jempolnya
''Ya sudah sana istirahat,ibu nyusul ayahmu dulu.''Ibu sunan berjalan mengikuti suaminya.
''Iya ma.''
Sunan juga beranjak naik kekamarnya,membersihkan diri.Selesai mandi dan memakai piyama tidurnya,dia menghubungi erika.Diambilnya ponsel dimeja dekat tempat tidur.Menekan tombol hijau.
Beberapa detik panggilan diterima.
Hemmm
Eh mas , assalamualaikum
Walaikumsalam sayang,ehh dek..lagi ngapain??
Lagi ngomong sama mas
Belum ngantuk??
Sedikit
Kangen gak sama mas
__ADS_1
Tadi abis ketemu masa udah kangen
Kalo aku kangen kamu boleh??
ihh gombal
Hehehe
Udah ah gue jadi ngantuk,mau tidur dulu
Baiklah,selamat tidur dek..Mimpi mas ya
Hemmm,,iya daaa wassalamualaikum
Walaikumsalam
Sambungan telepon terputus,sunan tersenyum bahagia.
Erika yang baru mendapat telepon dari Sunan juga merasa bahagia.Dia membuka media sosial fbnya dan membuat status.
APAKAH ITU CINTA??
Setelah itu Erika menutup fbnya dan beranjak tidur.Hatinya begitu bahagia saat ini.
Keesokan harinya Erika bersiap berangkat kerja.Dia mengeluarkan motor maticnya,bersiap berangkat kerja,mengunci pintu.Helm sudah terpasang di kepala,walaupun jarak ke tempat kerja tidak terlalu jauh,namun Erika selalu memikirkan keselamatan diri.Motor sudah menyala,erika melajukan motornya pelan pelan,karena jalanan dari kontrakan ke jalan utama tidak begitu lebar.Baru keluar dari jalan kecil menuju jalan utama,ada sosok yang menyapanya.
''Riri.''Sapa seseorang
Deg
Jantung Erika berdebar hebat,dia teringat nama panggilan itu.Hanya satu orang yang memangilnya seperti itu.Erika menghentikan laju motornya.Badannya kaku,dia hanya diam tanpa menoleh siapa yang menyapanya karena dia tau.
Langkah kaki itu semakin mendekat,sementara Erika masih diam mematung sampai sosok itu tepat berada disamping Erika.
''Hai Riri??''
__ADS_1
Erika masih terdiam,lidahnya terasa kelu untuk mengeluarkan kata.Tubuhnya bergetar,untung saja motor Erika sudah di standar tadi,kalo tidak pasti dia terjatuh karena tubuhnya tidak seimbang.
''Ka kamu...''