Apakah Itu CINTA

Apakah Itu CINTA
Awas kamu Erika


__ADS_3

Erika duduk ditaman sambil menangis.Tidak bersuara hanya meneteskan air matanya.Dia duduk di pojokan taman agar tidak terlihat orang ketika dia menangis.Menyesali semua yang telah dia lakukan pada sigit.


Aku jahat,tega..aku emang salah hiks hiks


Erika masih menangis tanpa suara.Luka di hatinya kembali terbuka,kini malah lebih perih.Kenapa kepergiannya yang jauh ini malah membuat takdir yang rumit.Bertemu orang dari masa lalu.Mendatangkan lagi masalah yang sudah dia tinggalkan.Padahal dia ingin ketenangan saat memutuskan untuk pergi.


Apa yang harus ku lakukan?


Masih merenung


Sebegitu terluka kah dirimu sampai begitu?


Samakah rasa sakit yang kita rasakan dulu?


Maaf maaf maafin aku


"Tapi semua sudah berlalu,bahkan kamu udah tunangan,kenapa gak nglepasin aku?"gumam erika


Desi datang menghampiri erika,duduk disebelahnya.


"Er."menepuk bahu Erika


Erika masih diam


"Maafin Saka ya,dia hanya gak tau alesanmu pergi,dia juga gak tau kalau riri itu kamu,sabar ya er."mengelus pundak erika


Erika masih diam,air matanya sudah tidak menetes lagi,hanya matanya yang sembab karena habis menangis.


"Kau tau kenapa aku gak jujur kalau aku riri?"


"Enggak."menggeleng pelan


Erika menghembuskan nafas panjang.


"Aku gak mau ada yang tau kalau aku mantannya sigit,gak mau inget masa lalu dengan nama Riri dan gak mau ada yang tau termasuk..."Kepalanya menunduk


"Termasuk aku?"desi ikut menghembuskan nafas panjang


"Maaf."merasa bersalah


''Aku dengar tadi pak sigit sangat terluka saat kamu tinggalin,begitu dekatkah hubungan kalian dulu?"


Erika mencoba mengingat masa lalu


"Kami sangat dekat,tapi dia benar benar melindungiku,gak macem macem,dia sayang banget sama aku".mata erika sudah berkaca kaca hendak menangis


"Tapi ibu sigit gak merestui kami,aku udah pernah cerita kan?"Menahan sesak di dada


Desi mengangguk


"Dan aku udah berusaha ngelupain dia sampai saat ini,tapi semua tidak berjalan sesuai keinginanku,sigit dateng kesini,dia keukeuh ingin balikan sama aku,ngasih perhatian lagi seperti dulu."Erika merasa bimbang


"Terus Sunan gimana er?"


Erika menoleh


"Aku sedang berusaha des,berusaha membuka hati,sepertinya dia juga sayang banget sama aku."Matanya menatap lurus kedepan


"Dan Riska?"


"Aku gak tau,dia sudah berusaha mengambil hati sigit,tapi sigit selalu menolaknya,aku bingung."


"Siapa yang tau tentang kalian selain aku?"


"Ika."


"Siapa dia?"penasaran


"Dia sahabatku di kampung,dia saksi hubunganku dan sigit dan dia juga tau soal Riska."Tiba tiba erika merindukan sahabatnya itu


''Dimana dia sekarang?"


"Di malaysia."


"Jauh sekali,apa kalian masih saling menghubungi?"

__ADS_1


"Tentu saja,kami sudah seperti saudara,kapanpun kami ada waktu luang pasti telepon,tapi aku sempat kesel sama dia."jelas Erika


"Kenapa?"


"Dia yang ngasih tau sigit keberadaanku di sini".menunduk sedih


Desi terkejut


"Jadi dia kesini karena info dari ika?"menutup mulutnya kaget


Erika mengangguk pelan


"Dia ngasih taunya sebelum aku merantau jauh kesini,gak nyangka sigit bakal nyusul,dan bahkan kerja di sini sebagai atasan."Mata erika kembali berkaca kaca


"Maaf er."kini desi merasa bersalah


"Kenapa minta maaf?''Menoleh menatap Desi


"Aku bukan sahabat baikmu,aku gak bisa seperti ika yang tau banyak hal tentangmu."sedih


"Hei,kamu sahabat baikku, selalu ada buatku,hanya waktunya lebih dulu ika yang bertemu denganku,kalian berdua sahabat baik ."merangkul desi


"Er."


"Hem."


"Apa boleh aku ceritain ke saka siapa kamu sebenarnya?"


Erika berpikir sejenak


"Sepertinya gak usah,dia kan sepupu sigit,biar dia tau dari sigit."Menjawab datar


"Tapi er,dia sedang marah sama kamu,aku gak mau kamu sedih."


"Aku gak pa pa des."


"Er,aku jadi takut".


"Takut kenapa?"


"Emang kamu udah jadian sama saka?"mengerutkan kedua alisnya


Desi menggeleng pelan


Erika tersenyum


"Belum jadian aja udah khawatir,jangan terlalu mengkhawatirkan sesuatu yang belum terjadi,berprasangka baik aja des".mencoba menasehati


Sejujurnya Erika juga khawatir terhadap hubungan Desi dan Saka,tapi dia mendoakan mereka agar tidak senasib dengan dia.


Semoga kalian berjodoh dengan restu orang tua.. Aamiinn


"Ayo masuk."menggandeng tangan desi


"Tunggu er."menahan tangannya


"Kenapa?"


"Matamu sembab,cuci muka dulu,tar di kira aku apa pain kamu sampai nangis."nyengir


"Oh iya,ayo temenin aku ke toilet."menarik paksa tangan Desi dan berjalan menuju toilet


"Er,ika ketemu pak Anan gak ya?mereka kan berada di Malaysia juga."penasaran


"Entahlah."tetap berjalan menggandeng tangan desi


"Apa dia ketemu upin ipin ya?"masih mengoceh


"Semoga aja ketemu,itu yang dia inginkan sebelum memutuskan pergi ke sana."jelas Erika


"Benarkah?"


"Iya."Berjalan lebih cepat agar desi tidak mengoceh lagi


"Jalannya jangan cepet cepet er".Desi berusaha mengimbangi jalan erika

__ADS_1


"Kamu yang jalannya pelan banget."Masih terus berjalan


Sepasang mata sedang mengamati mereka dari jauh


"Erika dan desi ngomongin apa ya?"gumam saka pelan


Saka memutuskan masuk ke gedung tempat bekerja lebih dulu.Gak mungkin kan dia ikut masuk ke toilet cewek


#


Di ruangan HRD


Sigit sedang mengamati seseorang yang sedang bekerja melalui kaca jendela.


Kenapa semuanya jadi bertambah rumit,aku sedang berjuang untuk balikan sama Riri tapi Riska malah datang ke sini.


Sigit menoleh melihat Riska yang sedang sibuk bekerja.


"Ris,kamu bisa tau aku di sini dari siapa?"


Riska yang sedang sibuk bekerja menghentikan aktivitasnya.Menoleh ke sigit.


"Dari pak Aji,kamu lupa kalau dia temannya teman papaku?"


Sigit terkejut


Apa?


"Benarkah?"


"Iya". melanjutkan pekerjaannya


Sigit merasa kesal dengan keadaan ini.Cintanya pada Erika begitu besar,sampai dia tidak menganggap riska.Sigit hanya berusaha menjadi anak yang berbakti pada ibunya,menuruti keinginannya,bertunangan dengan riska,walaupun bertolak belakang dengan hati.


Ya Tuhan tolong aku


Sigit kembali menatap ke jendela,melihat Erika yang sedang bekerja.


Riri,aku sangat mencintaimu


Mata sigit berkaca kaca


Riska yang sedang bekerja menoleh ke arah sigit,lalu beranjak mendekati,meraih tangan sigit.


Sigit terkejut


"Jaga sikapmu riska."menarik tangannya


"Apa kurangnya aku dari dia?"Merasa kesal


Sigit menatap Riska


"Kamu tidak ada yang kurang,cuma lebih."


"Terus kenapa kamu gak bisa menyukaiku?"


"Iya kamu cuma lebih,lebih baik jangan bersama ku,kamu akan terluka."Sigit mengingatkan


"Sigit."Menghentakkan kaki dan kembali ke tempatnya tadi bekerja.


Awas kamu Erika


🌼


🌼


🌼


🌼


🌼


Terima kasih banyak sudah baca novel ku


maaf ya jarang up,aku juga sedang sibuk didunia nyata

__ADS_1


__ADS_2