Apakah Itu CINTA

Apakah Itu CINTA
Gak konsen


__ADS_3

''Ka kamu''


Erika mencoba menguatkan hati


''Ri,bisa kita bicara??''


''Bicara lah sekarang,aku gak punya banyak waktu.''ucap Erika malas


''Aku mau kita bicara berdua,bukan disini ''.


''Dimana??''


''Aku tunggu dicafe xx sepulang kamu kerja.''


Erika berpikir sejenak,namun dia penasaran dengan apa yang ingin dikatakan sigit.


''Baiklah,aku mau berangkat kerja dulu.''Secepat mungkin melajukan motornya.


Sesampainya diparkiran,erika masih berpikir tentang pertemuannya tadi.Kenapa dia mau diajakin ketemuan,berdua lagi.


''Errii''sapa Desi yang entah sejak kapan sudah berada disamping Erika mensejajarkan langkahnya.


''Eh buset,ngagetin aja.''


''Hehehe,kamu lagi mikirin apa??''


''Emmmm..mau tau yaa.''goda erika


''Errriii.''Desi melotot gemas


''Iya iya,ntar aku ceritain pas istirahat.''menggandeng lengan desi


Mereka pun berjalan menuju gedung tempat bekerja.


Sewaktu bekerja erika kurang fokus,sehingga ditegur pengawas.Hanya kata maaf yang berulang kali dia ucapkan.Desi yang melihat dari jauh terheran,gak seperti biasanya erika seperti ini.

__ADS_1


Jam istirahat..


''Eri,kamu kenapa tadi??''Desi mengapit lengan erika yang sedang berjalan menuju kantin.


''Aku..''


''Apa??''tanya Desi penasaran


''Laper''.Ucap Erika nyengir


''Astaga,ayo buruan''Desi menarik tangan Erika,agar cepat sampai dikantin


Setelah memesan makanan,mereka duduk di bangku pojok kantin,jam istirahat memang selalu ramai.Pojok adalah tempat ternyaman untuk ngobrol sambil menikmati makanan.


Erika duduk berhadapan dengan Desi.Baru sesuap makanan yang masuk,desi langsung kepo bertanya.


''Kamu kenapa tadi gak konsen kerja er??''


''Tar dulu aku lagi makan''.mengulur waktu


Erika nyengir tanpa rasa bersalah.


''Aku udah jadian sama sunan..tapi..''Erika menggantung kata katanya


''WHAT,kamu udah jadian??''Desi hampir berteriak kaget


Erika menganggukkan kepalanya lemah.


''Kenapa kamu gak seneng??O ya,,tapi apa tadi??''


Erika menghela nafas panjang


''Huufff tapi aku ketemu sigit tadi pagi,dia tau kontrakanku dan dia ngajak aku ketemuan dicafe xxxx.''


''Astaga''Desi tambah kaget

__ADS_1


''Terus kamu jawab apa??kamu nolak kan??''


Erika terdiam,makannya gak jadi dimakan.Rasa kenyang tiba tiba muncul setelah menceritakan kejadian tadi pagi.Kepalanya tertunduk,bulir bening di matanya sudah penuh,dan akhirnya menetes dengan sendirinya.


''Eri,jawab aku.''Tangan Desi menggenggam tangan Erika dengan erat,mencoba menguatkan.


''Aku jawab iya des,aku mau menyelesaikan yang dulu belum sempat diselesaikan.''Kini erika menaikkan kepalanya menghadap Desi.


Tangannya mengusap lembut air matanya,mencoba kuat.


''Mau aku temenin??''Desi menawarkan diri


Erika menggelengkan kepalanya


''Gak usah des,aku bisa sendiri.Lagian ini masalahku.''


''OK kalo begitu''.


''Aku mau masuk,ayoo''.


Erika berjalan duluan meninggalkan Desi


''Tunggu''.Desi berlari mengejar erika yang sudah sedikit jauh


Jam kerja pun sudah berlalu,erika berjalan cepat ke parkiran mengambil motornya.


Hari ini sunan tidak dateng kepabrik karena kesibukan dikantor pusat.Sunan sudah mengabari erika bahwa hari ini dia tidak bisa menemui erika dikontrakan untuk mengajak jalan jalan.


Kesempatan inilah yang dipakai erika untuk ketemu sigit,dia tidak mau ada pertengkaran karena mereka belum lama jadian.


Erika buru buru melajukan motornya,


Sesampainya dikontrakan,dia segera mandi.Berganti pakaian dengan kaos hitam di padukan celana jeans panjang,tidak lupa memakai jaket.Rambutnya dikuncir kuda,wajahnya di beri sedikit bedak dan lipstik.


''Ok,aku udah siap..apa pun yang terjadi nanti gak boleh nangis didepan sigit.. Semangat.''Gumam erika menyemangati dirinya sendiri

__ADS_1


__ADS_2