
''Dibagian produksi ada cewek yang namanya Riri gak sih??''
Uhuk uhuk
Erika terbatuk
Riri,itu aku kenapa?
"Minum er,kamu kenapa?"tanya desi menyodorkan es teh
Erika segera meminumnya cepat
"Kamu kenapa nanya riri?"Mencoba tenang setelah minum
"Iya,gak ada tuh yang namanya Riri".Desi menambahkan
Padahal desi belum tau nama panggilan erika,erika belum ngasih tau.Ah katanya sahabat tapi banyak yang belum tau.
"Gak apa apa cuma nanya."
gak ada yang namanya riri,terus siapa yang di maksud kak sigit
Akhirnya erika memilih diam saja.
Darimana kamu tau nama riri?
Mereka melanjutkan makan dalam diam.
Sepulang kerja
"Er, mau pulang bareng aku gak?"
"Gak des,aku udah minta dijemput sunan."
"Oh ya udah aku duluan ya."berjalan meninggalkan erika
Erika masih diam didepan loker,sampai ada suara yang mengagetkannya.
"Rii,mau aku anter pulang??''Sigit sudah berdiri dibelakang erika
"Gak usah kak,aku udah dijemput."menjawab tanpa menoleh
"Apa cowokmu yang jemput?"kepo lagi
"Iya." jawab datar
"Oh ya sudah ati ati dijalan ya."kembali mengelus pelan kepala erika dan berjalan
__ADS_1
pergi
Aku masih bisa menyentuh kepalanya aja udah seneng
Erika bengong
kakak,kenapa perhatian gitu
Erika berjalan cepat sampai depan pintu gerbang,saka yang baru keluar menyapa erika
"Eri,kamu nunggu siapa??"
"Nunggu cowokku."
"Oh,kalau gitu aku duluan ya."terlihat sedih saat mendengar siapa yang jemput erika
"Iya,ati ati ."Melambaikan tangannya
Cuaca begitu cerah,tidak seperti pagi tadi yang hujan,erika berdiri selama lima menit menunggu sunan.
"Hai sayang,udah lama nunggu."
Erika menggeleng
"Enggak,baru lima menit". tersenyum
"Ayo naik."
"Ok."
Sigit yang hendak keluar dari pabrik melihat pemandangan itu dari kaca mobilnya.
"Riii."gumam sigit
Apa itu cowokmu
Sesampainya dikontrakan
Erika turun dari motor sunan
"Dek,apa kamu sakit??"melepaskan helm di kepala erika
Hah,darimana kamu tau?
"Wajahmu terlihat pucat."pura pura
Erika segera melihat ke kaca spion
__ADS_1
Ah,udah gak pucat
"Tadi pagi lupa sarapan jadi maagku kambuh..hehehe."Bohong
Sunan tersenyum melihat tingkah erika
"Hemm.. nanti mas kirimin sarapan tiap pagi."ucapnya lembut
Kenapa kalian berdua sama sama lembut dan perhatian sih..aku jadi galau
"Gak usah mas,tadi pagi buru buru karena kesiangan,ban motornya juga bocor."Bohong lagi
Ah ,dosa nambah banyak nih
"Aku bantu motornya ke bengkel ya."
"Ok."
Sekembalinya sunan dari bengkel,erika sudah menyiapkan makanan,ya dia masak sendiri walaupun cuma sederhana cuma nasi, ayam goreng dan sambal.
"Kamu masak atau beli dek?"tanya sunan yang sudah duduk diteras kontrakan
"Masak donk,udah lama gak masak". tersenyum
Erika mengambilkan makanan untuk sunan dan dirinya sendiri.Minumnya air putih aja,bosen donk es teh mulu.hehe
"Enak dek."memasukkan satu suapan
Erika hanya tersenyum
"Nanti kalo kita udah nikah,mas mau sering di masakin kamu."Goda sunan
Uhuk uhuk
Batuk mulu erika,namun segera meraih minuman di depannya dan meminum cepat.
Nikah mulu di pikirkanmu
"Kamu kenapa dek??apa gak sabar mau nikah??"tambah menggoda
"Masss".Geram erika
"Maaf dek,bercanda."Mengelus kepala erika
Kenapa kalian suka ngelus ngelus kepala dan rambut sih,aku ngerasa kayak kucing hiks hiks
''Dek,sigit itu siapa??''Tiba tiba nanya
__ADS_1
''Hah''.Deg deg jawab apa nih