
Selesai sarapan
''Udah kelar,makasih..kakak bisa pulang sekarang.''Mengusir
''Kamu mengusirku??''
''Tidak,cuma menyuruh pulang''.acuh
''Aku ingin bicara sebentar ri''.ucapnya tanpa menoleh
Erika masih berdiri
Bicara apa lagi
"Duduklah."
Erika ikut duduk disamping sigit,bersikap santai padahal sangat gugup.
''Bicaralah."matanya menatap kedepan
"Apa kamu bahagia selama disini?"mulai bertanya
"Tentu".
Sebelum ketemu lagi denganmu
"Baguslah."Tersenyum getir
Erika hanya diam,hatinya sakit
"Apakah kamu bahagia meninggalkanku?"
Erika masih terdiam
Tidak,aku menderita
"Aku gak bisa melupakanmu ri,setelah menemukanmu,aku setiap hari selalu mengawasimu''.matanya menatap lurus kedepan
"Maaf."suaranya lirih namun masih didengar sigit
Hening...
Hening...
"Gimana kabar ibumu kak??"bertanya untuk menghilangkan keheningan
Sigit menoleh,menatap heran kepada erika
''Apa??ada yang salah dengan pertanyaanku??''Erika balik menatap sigit
__ADS_1
''Kamu masih mau menanyakan kabar ibuku??''
Terlalu baik kamu ri
''Emang kenapa??''
''Ibuku adalah orang yang sudah membuatmu meninggalkanku ri,dia bahkan menghina orang tuamu,apa kamu sadar itu??''Matanya berkaca kaca menahan emosi dan sedih
Erika terdiam
Yah memang benar,tapi dia juga yang melahirkanmu,,kamu yang sangat aku cintai dan mencintaiku
Erika menggigit bibir bawahnya,menahan luka yang mulai kembali terbuka.
Menghela nafas panjang
"Bagaimanapun dia adalah ibumu kak,hormati dia,sayangi dia."
''Aku selalu menghormatinya,menyayanginya,menurutinya,tapi ada satu hal yang tidak bisa aku turutin,yaitu meninggalkanmu dan menikahi riska.''Tangannya mengepal
Erika tersentak,
Kakak
"Aku gak nyangka sama ibuku,dia gak memikirkan perasaan ku,hanya memikirkan dirinya sendiri.''emosi
''Aku tau ri,tapi aku gak bisa nurutin semua kemauannya.''menahan tangis
''Kakak''.Menatap iba
''Ri,apakah kamu masih mencitaiku??''Pertanyaan tiba tiba
Erika terkejut
Kenapa nanya itu,aku gak bisa jawab
"Riri."menatap erika
"Aku udah punya cowok kak."
Sigit menunduk,meratapi kisah cintanya
"Kakak,terkadang Tuhan membuat kita TIDAK berjodoh dengan berbagai macam alasan,salah satunya adalah tidak di restui oleh orang tua,berpikirlah positif."Sok menasehati padahal hatinya menangis
Aku masih mencitaimu kak,tapi takdir ini membuat kita harus berpisah
Sigit mengangkat wajahnya,menatap erika lekat lekat
Bagaimana aku bisa melepaskanmu ri,kamu cewek terbaik yang pernah aku kenal dan aku gak salah mencintaimu
__ADS_1
"Kakak pulanglah".Ingin menangis namun ditahannya
"Bolehkah aku bertanya sesuatu??''
Dari tadi kakak nanya terus,gak sadar ya
''Apa?''Mencoba sabar
''Apa kamu ingin segera menikah??''
Pertanyaan macam apa itu
Erika menggeleng
"Tidak."
"Baiklah aku pulang."Bangkit dari tempat duduk
Aku masih punya waktu untuk mendapatkanmu kembali
"Aku mencitaimu ri."mengusap lembut kepala erika dan berjalan menuju mobilnya
Erika hanya diam mematung,usapan lembut dikepalanya membuat hatinya deg deg an.
Aku juga mencitaimu kak,tapi aku harus melepaskanmu
Erika masuk kedalam kontrakannya dan menutup pintu.Dia terisak setelah tadi menahannya didepan sigit
Hiks hiks galau kan jadinya
Erika tertidur lagi setelah menangis,melupakan rasa sakit yang beberapa menit lalu datang lagi,lupa kalau ada janji kencan sama sunan.
Jam menunjukkan pukul setengah satu,masih setengah jam lagi sunan akan menjemput erika,erika masih tertidur pulas.Suara hp berdering membuat Erika membuka matanya,
"Halo su''.
"Hemm."Nada suara gak suka
''Iya mas,kenapa?"
"Kamu udah siap siap belum?"
"Siap siap apa?''Benar benar lupa
Pertemuannya dengan sigit membuat Erika melupakan kencannya.
''Kita mau kencan dek''.
''Apa??.''kaget
__ADS_1