
''Dek,kenapa mukamu gitu''.tanya sunan yang kini sudah berada didepan erika
''Eee,tadi kebanyakan tidur.''
Mereka mau kencan,tapi erika lupa setelah bertemu dengan sigit.Alhasil mukanya kusut,matanya bengkak sehabis nangis.Dandan pun masih kelihatan,akhirnya erika memakai masker untuk menutup setengah wajahnya.
Motor sunan melaju membelah jalanan yang ramai,apalagi dihari minggu banyak orang menghabiskan waktu libur akhir pekan untuk jalan jalan.Tujuan sunan dan Erika adalah Mall.
Dirumah saka
''Kakak darimana saja,pagi pagi sudah pergi??''saka sudah berada didepan rumah sambil duduk santai
Sigit tersenyum
''Habis datengin Riri''.ikut duduk setelah memarkirkan mobilnya digarasi
Riri?
"Benarkah?tapi kemarin waktu dikantin aku nanya sama kedua temenku cewek gak ada yang namanya riri."Saka heran
"Ada,hanya aku yang tau dia."tersenyum
"Humm."
Aku masih penasaran
Ketika tadi pagi bertemu dengan erika,teringat kata kata bijaknya membuat wajah sigit berubah suram.
Riri
"Kenapa kak?"
"Apa kamu akan tetap berjuang walaupun cewek yang kamu in-car sudah punya pacar??"tiba tiba nanya begitu
Apa??
"Aku.."
Aku bahkan mundur alon alon saat tau erika sudah punya pacar
"Ah,sepertinya aku tau jawabanmu". tersenyum miring lalu bangkit dari duduk dan masuk kerumah
"Kak,aku belum ngomong".teriak saka
Tapi sigit sudah jauh
Dirumah desi
Desi sedang rebahan dikamarnya.Ingin mengajak erika jogging bersama tapi yang diajakin malah molor lagi,akhirnya desi jogging sendirian.
"Huff bosen".sudah satu jam berada dikamar hanya rebahan saja,desi masuk kekamar mandi dan membersihkan diri
__ADS_1
Setelah selesai tangannya meraih hp dimeja dekat ranjang.Menghubungi saka
Hallo des
Hallo saka,lagi ngapain?
Lagi santai,kenapa?
Jalan jalan keMall yuk
Berpikir sejenak
Ayo,jam berapa?
Jam 1 an
Baiklah nanti aku jemput
Ok
Senyum mengembang dibibir desi karena ajakannya diterima.
Yes,dia mau
"Kita mau kemana dulu dek?''Sunan menggandeng tangan erika menuju pintu masuk Mall
''Emm naik wahana dulu yuk.''menunjuk wahana permainan
Sunan tersenyum
''Baiklah.''
''Aku mau naik itu''.menunjuk rollercoaster
''Kamu yakin??''merasa takut
''Iya,aku penasaran.''
Sunan melihat wahana permainan itu dengan rasa khawatir karena dia belum pernah naik,tapi berbeda dengan erika yang justru penasaran.
''Ayo''.menarik tangan sunan
Setelah memesan tiket,mereka mulai naik ke tangga.Erika melangkah lebih dulu dengan semangat,sunan yang berada dibelakang merasa deg deg an,tidak karuan.
Aku takut,tapi kalau bilang takut nanti di ketawain erika..huuuuff
Akhirnya mereka naik wahana tersebut,sabuk telah terpasang,erika bersiap siap teriak.Sedangkan sunan mulutnya komat kamit berdoa yang dia bisa.
Begitu rollercoaster mulai berjalan dan memutar ,naik turun
"Aaaaa".teriak erika
__ADS_1
"Aaaaa.... bismika Allahumma ahya wabismika amuut."berdoa semampunya
Putaran pertama telah di o lewati,sekarang giliran putaran kedua
"Aaaaa...huuuu uuu...."Erika tambah semangat
"Aaaaa...Allahumma bariklana fima razaktana waqina adzabanar."berdoa lagi dengan suara lebih keras sembari memejamkan mata
Rollercoaster berhenti,erika dan sunan turun
Sunan langsung mencari toilet,erika menyusul dibelakang
"Hueekk.."memuntahkan isi perutnya
"Mas,kamu gak papa??"Tanya erika dibalik pintu
"Enggak".Padahal kenapa kenapa
Sunan segera cuci muka dan mengelapnya pakai tissue lalu keluar dari toilet.
"Mas sakit??"khawatir
"Enggak".
"Tapi wajahmu pucat mas,kenapa?"
"Gara gara naik wahana tadi."malu
Erika tersenyum
"Mas belum pernah naik rollercoaster?"
Sunan menggeleng
Gak ada waktu
"Aku juga belum,tapi aku baik baik saja".Bangga
"Tadi mas ngomong apa waktu naik rollercoaster?"kepo
Sunan bingung
"Bukan apa apa,ayo main yang lain". menggandeng tangan lagi
''Ok''.
Desi dan saka sudah sampai diMall yang sama dengan Erika,
''Mau ngapain kita kesini??''
''Cuci mata''.sambil tersenyum melihat sekeliling
__ADS_1
''Hah?''