
''Er,kamu jujur sama aku ''.ucap desi memaksa
Mereka kini berada ditaman dekat gedung tempat mereka bekerja.Erika sedang memegang es teh manis yang di bungkus plastik bening lengkap dengan sedotan
''Jujur apa lagi?''Erika malas cerita
''Soal riri."mantap menyebut nama itu
Uhuk uhuk
Ahh erika batuk lagi,kali ini habis minum es teh manis
"Tuhkan batuk lagi."menatap serius
Erika bingung
"Kan udah dibilang gak ada des dan kamu tau sendiri kan teman teman kita namanya siapa."masih pura pura
Desi berpikir sejenak,namun tidak mau kalah
"Dan yang namanya mirip cuma kamu eri,coba sebut E ri ka,,ambil nama tengah ."menjelaskan
Erika menoleh dan menatap Desi
Kamu kenapa pinter banget des
"Ya e lah,cuma gitu doank..banyak juga yang pake ri..tuh si Ari,Heri,sari,Wuri,Andri..banyak."ucap erika asal
Percaya donk percaya
Desi berpikir lagi,
O ya juga ya..sari dan Wuri kan cewek
"Udah ah aku mau masuk."beranjak dan membuang bungkus es teh kedalam tempat sampah
"Tunggu eri..ihh cepet amat jalannya."gerutu desi
"Kamu yang yang pelan jalannya."Ejek erika
Saka yang dari jauh menatap erika dan desi hanya bisa berpikir.
Apa riri itu kamu erika,sepertinya aku harus mencari tau
###
Sunan yang berada diruang kerja sedang asyik telepon anan
Hai bro gimana kabarmu?
Aku baik,kau sendiri??
Aku gak baik
Kenapa?
Apa kau ngeliat background penggantimu kemarin??
Liat,kenapa??
Kau gak tau masalalu kisah cintanya??
Hei, aku mencari penggantiku berdasarkan pendidikan dan kemampuan,bukan berdasarkan masalalu cintanya
Kau tau dia siapa??Emosi
Tau,dia sigit permana
Kau tau dia mantannya erika?
Apa???Kaget
Kapan kau pulang?
Masih dua minggu lagi
Gak bisa di percepat??
__ADS_1
Gak bisa bro,ini lagi sibuk banget aku sempet sempetin nerima telepon darimu
Aku mau pecat sigit
Kenapa??
Karena dia mantannya erika
Sabar bro,kan cuma mantan..dia kerjanya bagus sangat susah nyari orang kayak dia
Kalo gitu pindah bagian saja
Nanti aku atur bro kalau udah pulang
Ok aku tunggu
Panggilan di putus oleh sunan.
Menghembuskan nafas berat,memikirkan erika yang bekerja dengan sigit sang mantan pacar.
Dek,apa kamu akan setia sama mas??
"Aarrrggghhhh,erikaaa."Sunan frustasi dengan pikirannya sendiri
Jam pulang kerja
Hujan turun lagi dengan deras,ditambah petir menggelegar membuat Erika takut untuk pulang naik motor.
"Eri,kamu belum pulang??"tanya desi
"Ujan gini ditambah petir aku takut des."menatap hujan
"Ternyata kamu punya ketakutan selain sama kecoa."Desi ngeledek
Erika melotot horor
"Kamu jangan ngeledek ya,masih mending aku dari pada kamu takut sama ayam."Ejek erika
"Eh aku cuma takut sama ayam yang punya banyak anak..galak ayamnya."Nyengir
"Itu karena kamu ganggu in."
Desi dan saka sudah memakai mantol dan helm
"E ciuuut ciuut yang udah ada kemunduran."Goda erika
"Kemajuan erika."desi gemas
"Kita duluan ya er,bye."ucap saka
"Bye,ati ati."melambaikan tangan
Lima menit,sepuluh menit..tiga puluh menit
Ujan masih deras,erika enggan beranjak,masih diparkiran menatap rintik hujan.
"Belum pulang ri."Suara sigit
Erika terkejut lalu menoleh
"Belum."
"Mau pulang bareng?"Tanya sigit
Sigit sudah membawa payung ditangannya
"Gak usah,aku bawa motor."
"Apa kamu masih takut hujan dan petir?"
"Hem."
Kamu gak banyak berubah
"Ayo aku anter pulang."
"Tidak usah."masih keukeuh
__ADS_1
"Ri."
"Hem"
"Aku akan mengantarkanmu pulang."Membuka payung lalu meraih tangan erika
"Kakak aku gak mau."
"Ini sudah sore,pabrik sepi..kamu mau sendiri disini??"
Erika menoleh ke sekitar dan ternyata sepi,ditambah hujan dan petir menambah ketakutan.
"Ayo."mendekap lengan erika agar tidak kehujanan
Maaf Su.. aku gak selingkuh koq
Erika merasa bersalah sama sunan
Kini mereka sudah berada didalam mobil sigit
"Nih minyak pakai dulu."Menyerahkan bungkusan lalu menoleh kejendela
Sigit tau erika malu kalau lagi mengoles minyak,apalagi ke perutnya.
Erika menurut,mengoleskan minyak ke bagian tubuh yang memerlukan agar mengurangi mabuk saat naik mobil.
"Sudah??"
"Sudah."
Sigit menoleh ke erika lalu mengelus puncak kepalanya.
I Love You Ri
Erika tersentak,tapi tubuhnya tidak menolak hanya diam membeku
Sigit melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang.Memutar musik,album lagu naff
Erika menyandarkan tubuhnya dikursi,seperti sebelumnya erika memejamkan matanya untuk mengurangi rasa pusing dan mual.
Koq bisa merantau jauh kalau mabuk naik kendaraan hadehh
"Ri."
"Hemm."masih merem
"Maafkan riska,tadi dia bohong."
Aku gak peduli
"Kamu percaya kan sama aku?"
Musrik kalo percaya sama kamu
"Hemmm."
"Ri,aku masih mencintaimu."meraih tangan erika dan menggengamnya
Erika terkejut lalu membuka matanya
"Kak,aku udah punya pacar."menarik tangannya kembali
Baru pacar ri,belum suami
"Apa kamu mencintainya??."
"Tentu."memejamkan mata kembali
"Apa.."
"Kalau kakak banyak nanya,aku turun disini saja."ancam Erika
Padahal masih hujan dan petir,jarak kekontrakan juga masih lumayan jauh tapi erika berani mengancam begitu..wihh keren
"Maaf."sigit kembali fokus menyetir
Bersambung
__ADS_1
Terima kasih banyak yang udah mau baca novelku,maaf jika masih banyak kekurangan