
Mobil sigit tiba tiba berhenti.Erika segera membuka matanya.
''Apa sudah sampai??''matanya melihat ke sekitar
''Belum,macet ri.. tidurlah nanti aku bangunin kalau sudah sampai.''
Semoga macetnya lama biar aku bisa lebih lama bersamamu ri
Hei sigit,kenapa berharap begitu.
"Baiklah,putarin lagu lagi,lebih keras."ucap erika lalu memejamkan matanya
Kenapa macet sih
Sigit sengaja memutar lagu kesukaan erika dan dia.
Naff : Akhirnya ku menemukanmu
Akhirnya ku menemukanmu
Saat hati ini mulai merapuh
Akhirnya ku menemukanmu
Saat raga ini ingin berlabuh
Ku berharap engkau lah
Jawaban sgala risau hatiku
Dan biarkan diriku
Mencintaimu hingga ujung usiaku
Jika nanti ku sanding dirimu
Miliki aku dengan segala kelemahanku
Dan bila nanti engkau di sampingku
Jangan pernah letih tuk mencintaiku
Akhirnya ku menemukanmu
Saat hati ini mulai merapuh
Ku berharap engkau lah
Jawaban sgala risau hatiku
Dan biarkan diriku
Mencintaimu hingga ujung usiaku
__ADS_1
Jika nanti ku sanding dirimu (sanding dirimu)
Miliki aku dengan segala kelemahanku
Dan bila nanti engkau di sampingku (di sampingku)
Jangan pernah letih tuk mencintaiku
Jika nanti ku sanding dirimu (sanding dirimu)
Miliki aku dengan segala kelemahanku
Dan bila nanti engkau di sampingku (di sampingku)
Jangan pernah letih tuk mencintaiku
Akhirnya ku menemukanmu
###
Tak terasa bulir bening keluar dari ujung mata erika yang terpejam.
Maaf..maaf..maafin aku
Akhirnya erika tertidur juga.Mendengarkan lagu itu membuat hatinya sakit dan lelah.
Bukan cuma kamu yang terluka,tapi aku juga dan kita sama ri.
Masih menunggu kemacetan,Sigit menatap erika yang sedang terlelap tidur,terkejut melihat ujung mata erika yang basah.
#
Saka sudah sampai didepan rumah desi setelah melewati hujan yang cukup deras
"Makasih ya ka udah anterin aku".memberi senyuman manis
"Sama sama,aku pulang dulu ya."Tersenyum lalu mengelus pipi kiri desi sesaat
OMG..Cweett banget sih ka
"Bye."saka melajukan motornya dengan membawa senyuman
Kurasa aku mulai menyukaimu desi
#
Sunan masih bekerja di kantornya,sesaat melihat hpnya.Ingin sekali menelepon Erika dan mendengar suaranya.Ditekannya nomer erika.
Tuuuutt tuuuutt
Tidak ada jawaban,sunan lalu mengirim pesan.
Dek,udah sampai kontrakan belum??maaf mas datengnya agak malam lagi sibuk kerja
__ADS_1
Meletakkan hpnya kembali setelah mengirim pesan ke Erika.
Aaargh aku jadi curiga kalau begini
#
"Ri,udah sampai."Sigit menepuk nepuk pelan pipi erika agar segera bangun
Erika membuka kedua matanya dan terkejut.Jarak antara mereka cukup dekat.
"Eh,udah sampai ya..kalau begitu aku mau keluar."Membuka sabuk pengaman
Susah
"Biar kubantu."membukanya pelan
ceklek
"Ma ka sih."pelan pelan mengucapkan
Bernafas pun pelan pelan,deg deg an rasanya.
Sigit tersenyum
"Sama sama,bawa lah ini agar tubuh mu lebih baik."menyodorkan sebungkus plastik
"Apa ini??''penasaran
"Buka saja nanti kalau udah sampai kontrakan,itu masih panas."
"Kapan kakak membelinya??''kepo
"Tadi waktu kamu tidur dan jalanan udah gak macet."jelas sigit
"Sekali lagi terima kasih."membuka pintu mobil
"Tunggu ri."menahan tangan erika
"Iya."menoleh
"Selamat istirahat."mengelus kepala Erika lembut
Hah
Erika bengong
"Mau aku anter sampai ke dalam??"goda sigit
"Tidak usah."membuka pintu mobil lalu menutupnya kembali dan berjalan cepat menuju kontrakan tanpa menoleh ke belakang.
Huhuu hatiku deg deg an lagi
Sigit tersenyum melihat tingkah Erika.
__ADS_1
"Kamu masih tetap gemesin ri,gimana aku bisa melepaskan mu"gumam sigit
Terima kasih udah membaca novelku