
Sunan merasa janggal dengan sikap erika,namun dia masih diam menghabiskan makanannya.
''Dek,kamu bisa cerita sekarang''.
Erika meneguk habis es tehnya lalu menatap sunan.
''Cerita apa??''pura pura lupa
''Kamu pernah punya pacar??''
Erika terdiam Sesaat
''Pernah,mas juga pasti pernah kan??''Balik nanya
''Heemmm,aku belum pernah suka sama cewek,tapi kalo cewek yang ngejar aku banyak''.Sunan bangga
Ciih,belum pernah suka cewek...terus selama ini kamu suka cowok??
Erika bergidik ngeri membayangkan sunan yang menyukai sesama jenis
''Kamu terlalu jauh mikirnya''.Tangan sunan menyentil dahi erika
karena tau apa yang sedang dipikirkannya
''Heee.''Erika nyengir
''Kita pergi yuk,cari tempat yang nyaman buat cerita''.Ajak sunan setelah membayar makanan mereka.
Tangannya menggandeng tangan erika
Kaya truk aja gandengan mulu
Sunan melajukan motornya menuju sebuah taman,setelah memarkirkan motornya sunan mengajak erika duduk dikursi panjang.
Taman yang terlihat indah di malam hari karena lampu lampu yang menyala
''Dek,siapa mantan pacar kamu''.Sunan penasaran
''Menurutmu?''kebiasaan malah balik nanya
Sunan menebak cowok yang dulu pernah bertemu diMall
''Apakah cowok waktu itu??''
__ADS_1
Erika tersentak
''Pandai sekali kamu nebak.''tersenyum masam
Sunan menatap erika dalam dalam
''Tapi sepertinya hubungan kalian belum berakhir,sampai kamu meminta waktu buatku menunggu jawabanmu.''Sunan tersenyum getir
Erika memutar bola matanya
Astaga kenapa dia bisa tau
Erika tersenyum
''Hubungan kita udah berakhir dua taun yang lalu sebelum aku kesini.''
Sunan terdiam,menatap erika
Dia bisa melihat raut kesedihan diwajah erika
Tangannya meraih tangan erika
"Apakah kamu masih mencintainya??"tanya sunan hati hati
"Apakah kamu mencintaiku dek??"
Hening,krik krik krik..suara jangkrik
''Menurut mu??
Ngapain aku nerima kamu kalo gak ada rasa cinta,,eehhh apakah itu Cinta
Erika merasa aneh dengan perasaannya saat ini.
''Deek''.Panggil sunan yang melihat erika melamun
Ahh, baru pacaran udah ngomongin cinta,ntar kalo putus pasti sakit..huuuu
"Eh ,,mana mungkin aku nerima kamu kalo gak ada rasa..hehehe".Erika berusaha tersenyum
"Ok,kalo gitu aku akan bikin kamu jatuh cinta,semakin hari semakin cinta".goda Sunan
"Apaan sih,baru juga pacaran."
__ADS_1
"'Kamu mau kita nikah??''sunan semakin menggoda
"Suuuu,aku masih muda,,belum pengin nikah.''
''Hemm''.sunan melotot ketika erika kembali memangilnya suu
Erika yang melihatnya langsung merubah panggilan
''Maksudnya mas.''
Sunan tersenyum
"Memangnya umur berapa kamu mau nikah??"
"Yaaa sekitar dua puluh empat atau dua puluh lima."
Sunan membulatkan matanya,merasa tidak percaya dengan ucapan erika.Bagaimana mungkin dia harus menunggu selama itu,,Gak kuaatt
Sunan berteriak dalam hati
Oh tidaaakkkk..aku bisa jadi bujang lapuk
"Kenapa mas??''tanya erika heran melihat ekspresi sunan
"Enggak gak papa,,ayo pulang udah malem".
Sepanjang perjalanan Sunan merasa galau dengan ucapan erika.
Padahal Ucapannya tadi hanya pura pura mengulur waktu, mengerjai sunan.Hatinya kan belum mantap untuk sunan.Melihat muka sunan yang ditekuk membuat Erika pengin tertawa.
Gue gak jadi galau liat mukamu kayak gitu haha
Sesampainya dijalan dekat kontrakan Erika turun dari motor.
''Makasih mas udah nemenin makan,ati ati dijalan.''Erika buru buru melangkah takut kening nya dicium lagi
Namun baru satu langkah tangannya ditarik oleh sunan
''Dek.''panggil sunan lembut
"Iya mas,ada apa?"Tanya erika tanpa menoleh
"Dek,kamu serius dengan ucapan mu tadi??"Sunan balik bertanya dengan nada khawatir
__ADS_1
"'Emmm..."