Apakah Itu CINTA

Apakah Itu CINTA
Melihat lebih dekat


__ADS_3

''Apa kalian saling mengenal?"


Anan merasa risih sekaligus lucu melihat dua laki laki di depannya saling berpandangan.


''Tidak.''jawab kompak sunan dan sigit


Anan yang duduk di sofa lebih dulu kemudian bangkit berdiri.


''Baiklah,,kalau begitu aku kenalin ini sunan anak pemilik pabrik ini dan ini sigit penggantiku saat aku ke luar negeri,sekarang dia menjadi pengganti permanen karena aku naik jabatan.''Ucap anan panjang lebar kali tinggi


anak Bos?Sigit


Awas kau kalau macem macem sama erika.Sunan


Mereka masih saling menatap


"Ehem."Anan berdehem berusaha mencairkan suasana yang terasa sedikit panas


"Maaf pak,saya sigit."mengulurkan tangannya


Sunan menyambut dengan dingin


"Sunan."menjabat tangan sigit


"Nan,lihat lah kejendela..bukan kah itu tujuan mu kesini?"Anan mengingatkan sunan


Sunan teringat tujuannya,melangkahkan kaki menuju jendela.. menatap dari atas untuk melihat erika bekerja.


"Maaf ya git,sunan sedang ingin melihat pacarnya bekerja.


pacar?


Sigit hanya tersenyum


"Pak anan dan pak sunan mau minum apa?biar saya menyuruh OB kesini."sigit berkata sopan


matanya melirik sunan yang sedang menatap seseorang dari jendela


Siapa pacar pak Sunan ya


"Tidak usah,kita hanya sebentar disini,iya kan nan? meminta persetujuan sunan

__ADS_1


Yang di tanya cuma jawab


"Hem."


"Duduklah disini git."menepuk sofa di sebelah anan


Sigit menurut lalu ikut duduk.


"Gimana keadaan pabrik ?''to the point bertanya


"Semua berjalan lancar Pak."


"Apa kamu merasa kesulitan?"


"Sedikit pak,saya di bantu pak ardi juga."


"Bagus lah,dia juga di pindah tugaskan kamu punya asisten baru juga kan?"


"Iya pak."


Sunan yang tadi hanya fokus ke jendela sekarang kepalanya menoleh ke arah anan dan sigit yang sedang duduk bersama.


Anan heran


"Apa sudah puas melihatnya?"


"Belum,aku mau lihat dari dekat?"


"Baiklah,aku pergi dulu git..bekerja lah dengan baik."menepuk bahu sigit


"Baik Pak."


###


"Des,kamu ngerasain gak sih ada yang liatin kita dari atas tapi bukan sigit."berbisik bisik karena saat kerja di larang ngobrol keras


"Iya er."Desi mengangguk


"Siapa ya des?"pertanyaan sia sia


"Gak tau er."Tuh kan sia sia

__ADS_1


"Ish apa yang kamu tau."kesal


"Gak ada er."Nyengir


Mereka kembali bekerja sambil penasaran


Erika seperti mengenal orang tersebut, walaupun cuma dari perawakannya.


Kayak ku kenal,tapi siapa ya


Yang bikin penasaran akhirnya datang juga.Sunan benar benar berani ingin melihat Erika bekerja dari dekat.


Eits..tapi sunan pakai masker agar erika tidak mengenalinya.Bagus sekali ide sunan


Sunan bersama anan dan beberapa staff berjalan berkeliling bagian produksi,meminta penjelasan pada salah satu staff yang paham pada bagian dalam produksi.


Tiba saat Sunan dan rombongan sampai di mesin erika dan desi.


"Nah ini pak,salah satu karyawan terbaik kami namanya Erika dan Desi."Menunjuk pada mereka berdua


Reflek erika dan desi menoleh dan menunduk hormat.


Sunan mengamati Erika dengan seksama,ingin sekali memeluk dan mencium kening.Tapi ditahannya karena mustahil dia melakukannya di situ.


Erika diam diam mengamati Sunan juga.


Siapa ya?koq mirip sunan tapi pakai masker


Anan yang sadar dengan situasi mereka berdua segera mengajak sunan pergi.Staff yang lain kompak mengikuti.


"Apasih kamu,aku masih mau liat pacarku."Sunan kesal karena tangannya ditarik paksa oleh anan


"Kau gak liat tadi erika kayak ngenalin kamu,kalau lama lama disana bisa ketahuan..kau mau?"bisik anan mengingatkan


Sunan terdiam


Benar juga


Sigit yang mengamati dari jendela ruang kerjanya bertanya tanya.


Siapa pacar pak Sunan,kenapa menatap erika lama begitu?

__ADS_1


__ADS_2