Apakah Itu CINTA

Apakah Itu CINTA
Itu akan lebih menyakitimu


__ADS_3

Sunan sudah sampai di depan kontrakan Erika,hari ini dia naik mobil.Bajunya belum ganti,masih memakai kemeja,jasnya di tinggal di dalam mobilnya.Mandi aja gak sempat,apalagi ganti baju,pikirannya cuma terisi oleh Erika.


Tok tok tok..


Siapa sih malam malam begini datang?aku kan gak nyuruh desi kesini


Dengan hati yang kesal dan kaki yang masih sakit,erika berjalan membuka pintu.


"Sunan."Erika terkejut saat pintu terbuka


Sunan tersenyum


"Bisa kita bicara dek."belum mengganti panggilan


Bagi sunan,Dek adalah panggilan paten untuk erika.Yah walaupun hubungan mereka sudah berakhir.


"Bicara apa,bukan kah kita sudah selesai?"hendak menutup pintu


Sunan Segera menahannya


"Dek,aku mau bicara sebentar saja."Memelas dengan tatapan sendu


Erika menghembuskan nafas berat


"Baiklah,ayo duduk di depan."melangkah dan meringis menahan sakit


lalu duduk


''Kakimu kenapa?"Berjongkok melihat kaki Erika


"Cuma terkilir."


"Benarkah?"memeriksa


"Memar juga,sudah di obati?"


"Sudah tadi,duduklah jangan melihat kakiku terus."merasa gak enak


Sunan duduk di kursi,matanya masih menatap Erika,gadis yang sudah memutuskan dirinya.Tidak ada kemarahan di hati sunan,justru dia kasian karena Erika kembali trauma.Menjalin hubungan dengan orang yang ekonominya lebih baik dari keluarga Erika,membuat Erika merasa takut jika di hina dan di usir lagi.


Harusnya gak usah jujur saja


Ada rasa sesal di hati sunan,saat mengingat apa yang sudah dia katakan pada Erika.


"Apa yang ingin kamu bicarakan?"Erika merubah panggilan


Padahal baru beberapa jam putus


"Kamu cepat sekali melupakanku?baru beberapa jam yang lalu hubungan kita berakhir sudah memanggilku kamu."menatap Erika lekat lekat


maaf


"Mau bicara apa,katakan lah". menyenderkan tubuhnya di kursi sambil menyilangkan kedua tangannya di dada

__ADS_1


"Aku minta maaf."


"Harusnya aku yang minta maaf."


"Buat apa?"Heran


"Aku sudah menyakitimu."matanya menatap kedepan


Merasa bersalah,tapi ini lebih baik daripada meninggalkan sunan diam diam seperti sigit dulu.


Tapi bagi erika rasanya hampir sama.SAKIT


"Dek."Meraih tangan Erika dan menggengamnya


Erika hanya diam,membiarkan tangannya di genggaman tangan Sunan.


Maaf su,mungkin sebentar lagi kita gak akan ketemu..Aku akan pergi jauh


Mata Erika sudah berkaca kaca,ingin menangis tapi di tahan.


"Dek."Panggil sunan lagi dengan lembut


Matanya terus menatap Erika


"Hem."Menggigit bibir untuk menahan tangis


"Apa kamu mencintaiku?"


Pertanyaan macam apa itu


Apa aku mencintaimu?


Hatiku bahagia saat bersamamu beberapa bulan ini.


Dan hati ini sakit ketika aku bilang hubungan kita berakhir


Apakah itu Cinta?


Aku bingung dengan perasaan ini


"Apa ini yang ingin kamu bicarakan?"mencoba mengelak dari pertanyaan sunan


"Bukan,ada lagi."


"Apa?"


"Apa kamu masih trauma dek?"


"Hah,trauma?"


maksudnya apa coba


"Aku tau semua masa lalu kamu dek."

__ADS_1


Deg


Dia tau semuanya


"Jadi selama ini kamu tau?"


Apa dia tau juga aku beberapa kali di antar sigit


"Aku tau sigit mantan pacarmu".


Sebenarnya Sunan kesal menyebut nama itu.Tapi harus mengatakannya.


"Terus apa rencanamu jika sudah tau semuanya?"Erika sudah deg deg an


"Aku akan tetap mencintaimu dek,gak peduli dengan masa lalu mu itu."Sunan tersenyum kecut


"Walaupun sebenarnya aku cemburu saat kamu harus bekerja di tempat yang sama dengan dia."tak lagi menyebut namanya


sudah ku duga


"Terima kasih atas perasaan mu padaku selama ini,tapi hubungan kita tetap berakhir."Erika tidak merubah keputusannya


"Apa kamu akan kembali pada dia setelah ini?"


Erika memejamkan matanya


"Mengakhiri hubungan dengan mu bukan berarti aku kembali ke masa lalu,aku sedang ingin sendiri."


Sunan merasa lega tapi pasrah mendengar ucapan Erika yang ingin sendiri.Dia tak mungkin memaksa Erika merubah keputusannya itu.


"Aku bahkan belum tau perasaan mu dek"


"Pulanglah,ini sudah malam."


"Dek."


"Pulanglah mas."memangil mas lagi dengan memohon


Sunan menghela nafas panjang,matanya berkaca kaca


"Baiklah,boleh kah mas mencium keningmu untuk yang terakhir?"Memelas


Erika diam,tak mampu menjawab pertanyaan sunan.


Itu akan lebih menyakitimu


Perlahan Sunan beranjak berdiri dan mendekati Erika.Bibirnya memberi kehangatan yang cukup lama di kening Erika,air matanya menetes.Mewakili perasaannya saat ini.Sunan sangat mencintai Erika.


Erika memejamkan kedua matanya,merasakan apa yang sunan lakukan.Hatinya sakit,tapi ini sudah keputusannya.


"Terima kasih."Mengelus pelan rambut Erika dan pergi.Hatinya pun sama sakitnya.


Sunan menangis sambil berjalan meninggalkan kontrakan Erika.Sedangkan Erika menangis melihat kepergian Sunan.

__ADS_1


maaf su


__ADS_2