
Pernikahan sunan dan Erika sudah selesai digelar,tamu tamunya sangat banyak.Wajar saja karena sunan anak Bos dan anak tunggal.Ayahnya sangat bahagia karena anaknya menikah juga,sebentar lagi dia akan menggantikan posisinya.
Deva dan sigit datang,walau hati mereka terluka,mereka harus ikhlas melepaskan erika bersama pria pilihannya.
Hari sudah berganti malam,sunan sudah berada di rumahnya di bogor membawa erika bersamanya.Rumah yang sengaja dia beli untuk memata matai erika secara langsung dan sekarang dia tinggali bersama erika.
''Dek,kamu Capek?"Tangan sunan meraih tangan Erika yang baru selesai mandi untuk duduk di sofa
''Sedikit.''
''Sini mas bantuin
mengeringkan rambutmu''.Mengambil handuk di tangan Erika
Erika hanya diam menurut
''Apa kau bahagia menikah dengan mas?"
''Hem''.
menganggukkan kepala
Sunan tersenyum dan memeluk Erika dari belakang.
''Terima kasih dek.''
Perlakuan mesra sunan membuat Erika membeku,hatinya berdebar debar.
''Apa kau juga bahagia mas?''berusaha rileks
Sunan tersenyum,melepaskan pelukannya,membalikkan badan erika agar berhadapan dengannya.
''Mas sangat bahagia dek,bisa memilikimu dan sekarang sudah menjadi suamimu..mas sudah menunggu sekian lama,menunggumu kembali mengisi hati yang kosong ini.''Tangan sunan meraih tangan Erika
menaruhnya di dada sunan
Erika menatap wajah sunan lekat lekat,ada rasa bersalah karena telah meninggalkan sunan begitu lama.Kedua matanya mulai berkaca kaca.
__ADS_1
"Maafkan aku."Tangannya beralih ke wajah sunan,ibu jarinya mengelus pipi sunan pelan
"Aku akan memaafkanmu asal..."Sunan tersenyum jail
"Asal apa?"penasaran
Sunan beranjak berdiri menggandeng tangan Erika,berjalan menuju ranjang,lalu duduk di tepi ranjang.
"Asal apa mas?"bertanya lagi karena sangat penasaran
"Asal.."Pelan mendekatkan wajahnya ke wajah erika
Reflek erika memundurkan kepalanya,tapi kalah cepat dengan tangan sunan yang sudah menahan belakang kepala erika.
"Mas.."Sambil berdebar debar
Sunan tersenyum lalu mengecup lama kening Erika.
Erika memejamkan matanya merasa lega,sunan tidak berbuat lebih.Erika merasa takut
Eh,kan sudah halal masak takut.
Tanpa aba aba sunan langsung memiringkan kepalanya dan menyentuhkan bibirnya ke bibir erika.
"Hem."Erika langsung membuka matanya dan melotot tidak percaya
Apa dia mau meminta haknya malam ini?
Aku takuuttt
Masih berdebar debar tap membiarkan bibir mereka tersentuhan lama.Lama lama menikmati dan memejamkan lagi kedua matanya.
Pasrah juga
"Dek,bolehkah..."Meminta ijin setelah ciuman tadi
Huuuh tarik nafas dalam dalam..hembusan
__ADS_1
Menganggukkan kepala
Sunan senang bukan main,akhirnya yang di tunggu tunggu selama ini datang juga.
...##...
Seminggu kemudian Anan dan Ika melangsungkan pernikahan di kampung halaman ika.Sunan dan Erika tentu saja datang sebagai tamu spesial.
Sekalian Erika pulang kampung mengajak sunan yang sudah dan menjadi suaminya seminggu yang lalu.
Selesai bersalaman dan berfoto,sunan dan erika pamit.Mereka akan ke pantai,tempat yang sangat di rindukan erika ketika pulang kampung selain rumah dan orang tuanya.
"Hemm segaarrr."Merentangkan kedua tangannya sambil menghirup udara di sore hari
Sunan yang berada di belakangnya langsung memeluk pinggang Erika.Menaruh dagunya di pundak.
"Dek,aku bahagia bersamamu."
Erika menurunkan tangan dan mengelus tangan sunan yang berada di perutnya.
"Aku juga mas."Menatap ombak di depannya
"Lihat,mataharinya mulai tenggelam..kita foto yuk."Meraih ponsel di saku celananya
"Ayo."
Berpose sesuka hati,lalu berjalan bersama di bibir pantai.
"Mas,I love U."Mengecup pipi sunan sekilas lalu kabur berlari
Sunan terkekeh lalu mengejar Erika
"I love U too dek."
Akhirnya mereka kejar kejaran di bibir pantai menikmati sunset yang indah di sore hari.
...***End...
__ADS_1
Terima kasih yang sudah baca novelku***