
''Gimana kerjaan disana?"Sunan Akhirnya bertanya lagi
''Baik,sangat baik..aku kan rajin kerja.''membanggakan diri
Cih gayanya
"Apa kau bertemu upin ipin?"pertanyaan aneh
Anan tergelak
''Aku sibuk kerja,gak sempet nyariin upin ipin..tapi aku ketemu cewek made in Indonesia..cantik."tersenyum sendiri
Sunan menoleh
"Cewek?"bertanya lagi untuk memastikan pendengarannya
"Iya."
"Terus?"
"Terus aku deketin lah,hehe."
"Dan habis itu kau pulang kesini?"menebak nebak
"Ya nggaklah,kita jadian dulu baru pulang."bangga
"Kau yakin bisa LDRan?"Heran sama anan
Sudah lama menjomblo,giliran dapet pacar jauh jaraknya.
"Tentu saja,kita udah saling percaya.. memangnya kau yang masih curiga sama Erika."sindir Anan
Sunan mencengkeram kemudi,hatinya kesal.
"Huh,kau belum ngerasain kayak aku."jengkel
"Sorry sorry,jangan ngambek lagi.. sekarang anterin aku ke rumah ya.. capek mau istirahat."menyandarkan badan ke kursi,memejamkan matanya.
"Baiklah."
##
"Er,katanya pak Anan kembali hari ini lho."Desi pagi pagi sudah ngajak ghibah erika
Mereka berada di depan loker masing masing,letakya bersebelahan
__ADS_1
"Benarkah?"Ada kelegaan namun juga kesedihan di hati erika
"Iya,wah berarti sigit gak akan kerja lagi disini."
"Syukurlah".Senang tapi sedih
Semoga kamu pergi dan lupain aku
Saka datang dari kejauhan
Erika yang melihatnya hendak pergi menghindari Saka.
Masih ada rasa kesal di hatinya.
"Er,jangan pergi dulu."Tangannya menahan lengan Erika
"Tapi des."muka kesal
Desi menggeleng pelan,mukanya memelas
Erika diam menunggu saka mendekat
"Desi,Erika."sapa saka yang kini sudah di hadapan mereka
Erika hanya diam
cih,baru TTM gayanya
"Ayo masuk".Erika berjalan duluan
"Tunggu er".
"ayo cepat."Menarik tangan saka
Erika berjalan cepat di depan Desi dan saka.
"Erika masih marah des?"saka bertanya pelan dan hati hati karena jarak mereka dan Erika tidak terlalu jauh
Takut erika mendengar
"Iya,kamu minta maaf deh biar cepet kelar."ikut berkata pelan
"Apa salahku,kenapa dia yang marah,aku kan marah sama riri."Membela diri
"Udahlah ka,ngalah aja dulu biar kelar,,inget kita bertiga sahabatan."memberi saran
__ADS_1
"Baiklah nanti pas istirahat aku minta maaf."
Aneh ya Erika,aku kan marah sama Riri.. kenapa dia marah sama aku
Walaupun bingung tapi saka berencana minta maaf ke Erika nanti.
Mereka masuk ke gedung dan bekerja seperti biasanya.
###
"Sayang."panggilan manja Riska saat masuk ke ruangan sigit
Sigit hanya menoleh tanpa menjawab
Riska cemberut,berjalan mendekati sigit yang lagi sibuk mengetik didepan komputer.
"Sayang."panggil lagi
Tubuhnya kini berdiri di samping kursi yang sigit duduki
Tangan yang semula sibuk tiba tiba berhenti,sigit terganggu dengan tingkah Riska
"Jaga sikapmu riska,aku gak suka kamu seperti ini ditempat kerja."melirik sekilas lalu melanjutkan lagi pekerjaannya
"Aku harus ngerjain apa?"mengalihkan topik Karena sudah kena tegur sigit
Aha..Aku kasih kerjaan yang banyak lagi biar riska gak deket deket aku
Sebuah ide muncul di kepala sigit
"Kamu ambil berkas di rak itu,cek satu per satu,yang teliti karena didalam banyak berkas berkas penting."menunjuk sebuah lemari diujung ruangan.
"Kenapa kerjaanku banyak banget sih."mengeluh
"Kamu gak mau ngerjain?"tanya sigit datar
"Mau koq."Berjalan menjauhi sigit lalu melakukan apa yang sigit perintah,walaupun mengeluh
Sudah beberapa hari ini Riska selalu dikasih banyak kerjaan sampai dia tidak punya banyak waktu untuk mendekati sigit,hanya bisa melirik tanpa bisa memegang.Lhoo..
Sigit pun selalu punya ide cemerlang untuk membuat Riska sibuk,bahkan agar dia tidak betah kerja bersamanya.
Hahaha
Seringai sigit
__ADS_1