
''Hai,boleh duduk disini??'' Saka tiba tiba datang
Seketika erika dan Desi menoleh bersamaan
''Boleh''.jawab serempak
''Gimana eri,lanjutkan yang tadi''.pinta desi
Erika mengedipkan kedua matanya mengode desi untuk tidak melanjutkan cerita
''Lagi cerita apa si??''penasaran
''Enggak,ini cerita sesama cewek..kamu gak perlu tau''
''I iya saka,kamu kan cowok.''
Alis saka mengkerut,penasaran tapi akhirnya mengalah.Untuk apa tau obrolan sesama cewek
''Ayo makan''.Ajak saka yang sudah lahap dengan makanannya
''Ayoo''.
Mereka makan dalam diam,karena tidak tau harus ngobrol apa
Beberapa menit kemudian
''Aku udah selesai.''
''Aku juga,kita pergi dulu ya''.Erika menarik tangan desi
Mengajaknya pergi ke suatu tempat
Saka menganggukkan kepalanya tanda setuju
Kenapa mereka kayak ngehindar dari aku ya
Erika mengajak desi duduk ditaman di bawah pohon dekat gedung mereka bekerja.
''Eri,ceritain semuanya''.Setelah dia duduk
''Iya,sampe mana tadi??''Pura pura lupa
''Sampe saka tiba tiba dateng''.Tersenyum
__ADS_1
Erika terkekeh
''Ok,aku mulai.. kemarin gue ketemuan sama sigit karena pagi pagi dia berada dijalan deket kontrakan..pas dia manggil namaku,aku gemetar hebat..''Erika mulai cerita
''Terus??''Penasaran
''Dia ngajak ketemuan dicafe xxx,awalnya aku ragu tapi akhirnya setuju..mungkin dengan ketemu bisa jelasin semuanya..dan sorenya aku ketemu dicafe tersebut..kamu tau dia ngomong apa??''
''Apa??''makin penasaran
''Dia ngajak balikan des''.Erika tersenyum masam
''Kamu terima??''
''Enggak lah,walaupun hatiku sakit''.
''Respon dia gimana??''
''Dia terlihat sangat marah,apalagi waktu aku bilang sudah jadian sama sunan,,ini pertama kalinya dia marah didepanku .''Erika menunduk sedih
Mengingat sigit yang terlihat menakutkan saat marah
''Eri,sabar ya..''.
Desi menepuk bahu erika,mencoba menguatkan
''Berdoa terus eri semoga dia gak macam macam sama kamu dan sunan''.
''Baiklah,makasih ya selalu ada buatku curhat''.erika memeluk desi
''Sama sama eri,kita kan sahabat''.Membalas pelukannya
''Ayo masuk,udah waktunya kerja''.
''Ayo''.
Mereka berjalan bergandenan tangan menuju gedung tempat mereka bekerja
Sepulang kerja Erika merebahkan dirinya dikasur.
Dia teringat akan cokelat yang tadi pagi ditemukan didepan pintu kontrakan. Erika segera mengambil benda pipih bernama hp,mencari nama sunan dibagian contact dan memencet tombol hijau.
Halo sayang
__ADS_1
jawaban diseberang membuat wajah Erika merah,malu
Halo mas,lagi ngapain
Lagi kangen kamu dek
Ish gombal
Serius dek
Mas,tadi pagi ngirim cokelat ya ??
Cokelat??Enggak..kamu mau cokelat??Nanti mas kirimin tiap hari
Erika terdiam
Halo dek
Iya mas
Apa ada yang mengirimmu cokelat??
Iya tadi pagi nemu didepan pintu,kirain mas ya ngirim
Bukan,kalo kamu mau mas akan kirimin tiap hari yang banyak..hehehe
Gak usah
Mas lagi sibuk,udah dulu ya sayang daa
Sunan langsung menutup sambungan telepon duluan,takut erika marah karena dua kali dia memangil Sayang
''Dasar mesum,sayang sayang pala mu peyang''.Gumam erika tapi bibirnya tersenyum
Erika mengambil cokelat didalam tasnya,menatap cokelat tersebut penasaran.
''Kalo bukan sunan,siapa ya?Yang tau kesukaaanku cuma....Sigit.''gumam erika
Apa mungkin dia,dia kan tau kontrakanku..Aduhhh
Erika memasukkan kembali cokelat tersebut kedalam tasnya,sebenarnya dia pengin memakannya,tapi setelah menebak siapa pengirimnya,dia enggan memakan cokelat itu.
Buat desi aja besok deh
__ADS_1