
Malam hari,erika gak bisa tidur.Pikirannya teringat akan kata kata kakaknya jasmine yang menyuruhnya kembali merantau dan bekerja.Walaupun di tempat yang cukup jauh dari kota dulu erika bekerja,tapi ada rasa khawatir jika dia akan bertemu dengan salah satu masa lalunya.
''Aahh kenapa gak nyari kerja saja di sini kemarin kemarin.''Erika baru teringat
Berguling ke kanan dan ke kiri memeluk guling.
Tapi nasi sudah jadi bubur,erika terlanjur mengiyakan keinginan kakaknya yang menyuruh harus ke bogor besok lusa.
Huh,aku harus memulai lagi dari awal lagi..bedanya sekarang aku sendiri huaaa
Sebuah panggilan telepon membuyarkan lamunannya
📞Hallo
^^^📞Hallo Err^^^
📞Apa?
^^^📞I miss U^^^
📞Hiss
^^^📞Kau masih di kota?^^^
📞Gak,aku udah resign setaun yang lalu
^^^📞Apa??(Terkejut)^^^
^^^Kenapa gak bilang?^^^
^^^Sekarang kau ada di mana?^^^
📞Rumah,Ada apa?
^^^📞Aku mau balik ke Indonesia besok tapi turun di Jakarta dulu,tadinya mau nemuin kamu setelah ketemu pacar hehe^^^
📞Hem(gak peduli)
^^^📞Kalau gitu tunggu aku ya^^^
📞Cepat lah,aku gak punya banyak waktu
^^^📞Hei katanya di rumah,kenapa gak punya banyak waktu?^^^
📞Aku mau ke bogor lusa,cepatlah atau kita gak bisa ketemu
^^^📞Baiklah tunggu aku^^^
Panggilan terputus,erika menarik selimut dan mulai memejamkan matanya.
Aku harus tidur hoam
...##...
Ika sudah pulang ke Indonesia,di jemput oleh Anan kekasihnya.Ika dapat libur seminggu,dia sengaja ke tempat anan dulu sebelum pulang ke rumah orang tuanya. Sebenarnya Ika ingin bertemu Erika di sana tapi saat di hubungi erika sudah resign,setaun yang lalu malah.Ika merasa kecolongan sebagai sahabatnya.
Anan sudah menunggu di kursi tunggu sampai Ika datang sambil melambaikan tangannya.
"Hai kak,gimana kabarmu?"Ika mengulurkan tangannya
Tapi Anan malah memeluk.
"Aku baik,kenapa masih panggil kak,aku ini pacarmu..peluk aku yang lama,aku sangat merindukanmu".Semakin mengeratkan pelukannya
"Aku malu."Wajahnya merona
Tapi membalas pelukan Anan
Anan terkekeh dan melepaskan pelukannya
"Kau ini,ayo."Meraih koper dan tangan kanannya menggandeng tangan Ika.
Mereka berjalan keluar bandara sambil bercerita banyak hal tentang kesibukan mereka masing masing.
Di mobil
"Kak."
Anan menoleh sekilas
__ADS_1
"Hem,kenapa masih panggil kak."
"Lalu aku harus memangilmu apa?"bingung
"Panggil pacar,sayang,bebeb atau apa kek."tersenyum saat mengatakan nama nama itu
''Emmm,aku panggil mas aja ya,kamu kan ada keturunan jawanya."memiringkan kepalanya menatap Anan
"Boleh juga."kepalanya manggut manggut
Hening,mobil sudah melaju sekitar dua puluh menit
"Mas,nanti sore aku harus pulang ke rumah."
"Kenapa?kita belum lama bertemu."
"Aku harus ketemu sama sahabatku,lusa dia mau ke bogor."
"Kau punya sahabat?"
"Tentu,kita berdua sudah lama menjalin persahabatan, setelah lulus dia ke kota dan aku ke Malaysia."
"Benarkah?"
"Iya,padahal selain bertemu denganmu aku juga ingin bertemu sahabatku,tapi aku merasa kecolongan karena dia sudah resign gak bilang bilang,aku mau marah sama dia nanti kalau ketemu".memajukan bibirnya
"Jangan marah marah,kalian kan lama gak ketemu."Sebelah tangannya mengelus pelan rambut ika
Ika tersipu
"Baiklah,aku akan ngomong baik baik nanti..Apa mas punya sahabat?"Balik bertanya
"Punya,tapi kasihan sekali kisah cintanya."
"Kenapa?"
"Dia di putusin sama pacarnya gara gara dia anak orang kaya,aneh bukan?"
Ika melongo tidak percaya
"Hah,yang benar?"
"Sekarang dia betah menjomblo,dia masih sangat mencintai mantan pacarnya."
"Kasian juga ya."
"Iya,apa kau akan meninggalkanku jika aku ini anak orang kaya?"
Ika tersenyum
"Gak lah,justru aku senang karena kamu nanti bisa mencukupi kebutuhanku,jadi aku gak perlu bekerja."terkekeh
"Apa kau ingin segera menikah?"pertanyaan tiba tiba
"Belum,aku masih harus menyelesaikan kontrak kerja dua taun lagi,kau ingin segera menikah mas?"khawatir
Anan tersenyum
"Belum,aku akan menunggumu selesai kontrak dulu,ok."
"Baiklah,terima kasih mau menunggu."kini tangan Ika meraih tangan Anan dan menggengamnya
"Sama sama."membalas genggamannya
"Kita ke rumahku dulu."
"Ngapain?"
"Menurutmu?"menahan senyumnya
Ika merasa takut,tangannya di tarik dari genggaman Anan
Anan terkekeh
"Aku gak akan macam macam,kamu perlu istirahat sebelum nanti sore kembali ke rumah.Tenang aja dirumah banyak pembantu."mencoba menjelaskan agar ika tidak merasa takut
"Ok deh."
...##...
__ADS_1
Saka sedang berbaring santai di tempat tidurnya.Dia sedang memikirkan omongan erika setaun lalu,sebelum erika memutuskan resign.Alasan yang membuat saka merahasiakan keberadaan erika dari sigit.
Flashback on
''Ka,katanya ada yang ingin kamu bicarakan,bicaralah sekarang sebelum aku pergi.''Erika sudah duduk di taman
Saka berdiri di depan Erika
''Siapa riri sebenarnya?''Menatap Erika serius
Saka Ingin memastikan cewek yang ada di dalam foto bersama sigit.
''Itu aku.''Erika akhirnya jujur
Saka terdiam,sedikit terkejut,hanya sedikit karena dia sudah melihat foto erika dengan sigit.
Jadi benar itu kau
''Apa kau akan membenciku karena aku telah meninggalkan kakak sepupumu itu?''Menyilangkan tangannya di dada
''Tidak..asal kau beritahu aku alasanmu meninggalkannya.''
''Kenapa tidak kau tanyakan saja sama dia."masih malas memanggil nama sigit
''Karena kau yang meninggalkan dia.''
Erika terdiam,
Kau benar,aku yang meninggalkan dia
Erika menghembuskan nafas panjang
"Karena ibunya tidak menyukaiku."kini memilih memejamkan matanya dan bersandar di bangku taman
Hatinya terasa sakit,walaupun itu sudah berlalu.
"Kenapa kau tidak berjuang??kau tau kak sigit sangat terluka."
"Kenapa harus berjuang jika tidak bisa di perjuangkan,ibunya tidak hanya membenciku tapi juga keluargaku."masih merem menahan air mata jangan sampai menetes
"Ibunya sudah menghina orang tuaku,menyeret dan mengusirku..itu sudah cukup bagiku menjadi alasan meninggalkan sigit..aku melakukan semua ini demi kabaikannya juga".
Air mata erika sudah menetes walaupun matanya terpejam
Saka terkejut,dia tak menyangka tantenya begitu tega sama erika.Jika saka berada di posisi erika pasti hatinya juga sakit,terluka.
"Kau tidak kasihan sama kak sigit,dia bahkan masih mencintaimu sampai sekarang,masih menyimpan fotomu di kamarnya,masih peduli padamu."Berusaha memelas untuk sigit
Jadi kau tau diriku dari foto?
Hebat juga caramu mencari tau..hem
"Ka,aku kasian padanya tapi aku gak bisa berbuat apa apa..berjuang juga percuma.Kau tau kan sigit sudah bertunangan dengan Riska."Membela diri
"Tapi Er."
"Sudah ka,cukup.Sekarang aku minta tolong padamu,cintai desi setulus hatimu,jangan sakiti dia dan pastikan kau minta restu ke orang tua mu dulu,jangan sampai sepertiku dan sigit."
Saka hanya diam
Baiklah..Aku aku berusaha
"Apa kau akan membenciku?"Tanya erika
Sudah membuka matanya dan menatap Saka
"Tidak,aku tidak akan membencimu..maafkan aku yang dulu pernah marah padamu."
"Terima kasih ka..tolong juga jangan bilang aku pergi kemana jika sigit bertanya.Aku selalu mendoakan dia agar bahagia meski tak bersamaku."tersenyum sambil mengusap sisa air mata di pipinya.
"Baiklah er,boleh aku memelukmu sebelum kau pergi?"
"Boleh,sini tapi jangan lama lama nanti desi cemburu."Merentangkan kedua tangannya
Saka mendekat dan memeluk,sebentar tapi erat.
semoga kau bahagia er
Flashback off
__ADS_1
"Maafkan aku kak,tidak bisa memberi tahu keberadaan erika,semoga kau juga bahagia."gumam saka