
''Emm..Gak tau.''merasa bingung
Tadi aku kan cuma bercanda
''Kok gak tau??'' sunan heran
Erika terdiam
"Udah malem pulang ya,besok aku kerja harus istirahat Ok..daaa".Melangkah cepat sebelum sunan bertanya tanya lagi
''Daa''.Ucap sunan lemas karena dia belum sempat mencium kening erika
Dan pertanyaan tadi belum dijawab juga.
Tega kamu dek
Sunan melajukan motornya pulang kerumah.Dalam perjalanan pikirannya mengembara kemana mana
Apa aku bisa menunggumu selama itu dek,
tapi bukan kah cinta harus sabar menunggu?aaarghh
Sunan frustasi dengan perkataan erika tadi
Sedangkan erika merasa senang bisa mengerjai sunan.
Hihii..kamu pasti gak bisa tidur mikirin kata kataku
Erika cekikikan sendiri diatas tempat tidur.
Sigit yang mengetahui Erika sudah jadian sama laki laki lain merasa frustasi.Dia rela kabur dari rumah buat mengejar erika,tapi yang dia dapat hanya kekecewaan.
''Aaarrhh,,kenapa begini,kenapa kamu ninggalin aku ri,kenapa kenapa??''Teriak sigit
Saka yang mendengar sigit teriak segera menghampiri kekamarnya.
''Kamu kenapa kak?''Tanya saka yang baru masuk kekamar sigit
''Cewek yang dulu aku cari udah ketemu tapi dia udah punya cowok lain.''Sigit menunduk,tubuhnya turun bersandar dipinggir tempat tidurnya
__ADS_1
Hatinya begitu hancur
''Riri maksudmu??''
Sigit mengangguk pelan
''Kenapa kamu masih mencarinya kak,apa tidak ada cewek lain didunia ini??''Saka sedikit jengkel
''Kamu gak tau rasanya jatuh cinta ka''.Sigit emosi
Saka yang melihat ekspresi wajah sigit menjadi takut.Entahlah..semenjak sigit berpisah dari cewek yang namanya riri,dia jadi emosian.Belum lagi dia kabur ke rumah orang tua saka.Sudah sebulan ini saka sering melihat sigit marah marah.
Ya,orang tua saka dan orang tua sigit masih punya hubungan saudara
''Kak,mungkin dia bukan jodohmu,,coba lah membuka hati untuk cewek lain''.mencoba menasehati
Sigit terdiam
''Aku sangat mencintainya ka,aku udah serius sama dia,bahkan aku berencana mau menikahinya setelah dia lulus,tapi mama..dia menghancurkan semuanya ''terlihat menahan amarah
Saka yang melihatnya tidak tega
Sigit berpikir sejenak
''Aku akan berjuang mendapatkannya kembali.''
''Tapi dia udah punya cowok kak?''Saka heran dengan rencana sigit
''Selama janur kuning belum melengkung,aku akan berjuang.''Sigit menyeringai
''Aku harap kak sigit memakai cara yang benar''Ucap Saka meninggalkan sigit yang terdiam dikamarnya.
Hari ini Erika bersiap siap berangkat kerja,memakai seragam seperti biasa,saat hendak mengeluarkan motornya,roda motor seperti menginjak sesuatu,di hentikannya motor erika.
Apa itu
Erika mengambil bungkusan yang hampir terinjak tadi.
''Cokelat''.gumam erika setelah membuka bungkusan tadi
__ADS_1
Siapa yang menaruh cokelat disini,koq tau kalo aku suka cokelat..apa sunan??tapi masa sih
Erika bertanya tanya dalam hati,siapa pengirim cokelat tersebut.Ada secarik kertas yang menempel dibungkus cokelat tersebut,erika segera membacanya.
Selamat beraktivitas ri
''Siapa ya??Ah sudah lah,ntar nanya sunan aja.''
Erika memasukkan cokelat tersebut kedalam tas lalu berangkat kerja mengendarai motornya.
Sampai dipabrik erika memarkirkan motornya,berjalan menuju loker menaruh tasnya.
''Pagi eri''.Sapa desi yang sudah berada disamping loker erika
''Pagi juga desi''.
''Kenapa mukamu gitu??''tanya desi saat mereka sudah berjalan menuju gedung tempat mereka bekerja
''Ntar aku ceritain,sekarang kita siap siap kerja''.
''Ok.''
Waktu istirahat
Erika dan Desi menuju ke kantin.Mereka memesan makanan yang sama yaitu bakso.Menu yang sangat enak di makan waktu musim panas mau pun hujan.
''Eri,cerita donk''.ucap Desi saat mereka sudah duduk dengan semangkok bakso masing masing.
''Kemarin aku ketemuan sama sigit.''ucap erika sambil mengunyah bakso
Desi membulatkan matanya
''Apa??kamu gak salah ketemuan sama sigit?Nanti kalo sunan marah gimana??''Desi mencoba menurunkan suaranya agar tak ada yang dengar
''Tapi aku gak macem macem des''.Membela diri
''Tetep aja eri''.Gemas
Tiba tiba seseorang datang menghampiri
__ADS_1
''Hai,boleh ikut duduk??''