Apakah Itu CINTA

Apakah Itu CINTA
Biarin


__ADS_3

''Em..aku..''


Bunyi ponsel erika menyelamatkannya dari pertanyaan sunan.


Hallo des


Lagi apa?


Duduk


Sama sunan??


Hehehe iya


Aku mau kesitu,suruh dia pulang


Apa??


Aku udah otw bentar lagi nyampe,suruh dia pulang.Mematikan telepon


Hallo des..hallo


"Kenapa dek?"


"Desi mau kesini,sebentar lagi."merasa tidak enak


"Baiklah mas pulang dulu."bangkit dari duduknya


Erika ikutan berdiri


"Ati ati mas". tersenyum


"Iya."Mendekati erika dan meraih kepalanya


Cup


Mengecup sekilas kening erika lalu pergi


Hem mesum terus


Erika hanya memberi senyuman dan melambaikan tangannya.


Ada apa desi kesini??


Erika bertanya dalam hati sambil masuk kedalam kontrakannya.Tak lupa membawa martabak cokelat dan gelas bekas tadi diminum dirinya dan sunan.


Merebahkan tubuhnya dikasur dan menatap layar hp.Ada foto yang masih tersimpan beberapa tahun yang lalu.Foto sepasang kekasih yang saling merangkul dengan senyum lebar.


Kenapa jadi begini kisahnya ya,kenapa kakak ada disini,bukannya mencari penggantiku


Erika mengelus layar hp yang terpampang foto itu,menyimpannya di tempat tersembunyi agar tidak ada yang tau kecuali dirinya dan Tuhan.Kalau sunan tau bisa berabe Huaaaaaaa....


kakak,maafin aku


#


Sigit masih termenung menatap layar hpnya,hampir saja saka melihat foto riri.Menggesernya lagi dan memperlihatkan foto sepasang kekasih yang sedang berdiri dan saling merangkul dengan senyuman lebar.


Ri,aku akan berjuang terus


Cinta memang punya ujiannya masing masing,aku harap kita berjodoh ri dan bisa melewati ujian ini


Sigit menghembuskan nafas panjang,sampai hp yang dipegangnya berdering.Ada nama mamanya disana.


Hallo assalamualaikum ma


Walaikumsalam nak,gimana kabarmu?


Alhamdulillah sehat ma,mama gimana?


Alhamdulillah mama juga sehat,gimana kerjaan kamu disitu?


Baik ma,berjalan lancar..Ada apa mama telepon?


Mama cuma mau ngasih tau kalau Riska nyusul kamu kesitu,kalian udah ketemu??


Hem udah


Apa kamu mulai menyukai riska??


Ma..aku..Gak suka dia


Benarkah?Apa yang kurang dari dia??(kecewa)


Gak ada ma,aku gak suka aja(aku masih cinta riri ma)


Pokoknya mama gak mau tau,kamu harus suka sama riska dan kalian harus cepat menikah.Menutup panggilan telepon


Tapi ma..hallo ma


Arrrrgh..


Sigit frustasi dengan permintaan ibunya,bagaimana dia bisa meminta restu bersama riri kalau mamanya menginginkan riska.

__ADS_1


#


Desi sudah sampai didepan kontrakan Erika.Entah angin apa yang membuatnya ingin pergi ke kontrakan Erika sampai mengusir sunan sang pacar erika.


Tok tok tok


Ceklek


Terlihat erika dengan raut wajah penasaran karena ulah desi


''Hai er.''Memberikan senyuman semanis mungkin


Desi paham erika akan marah ketika dia datang hanya membawa pertanyaan.Padahal maunya bawa makanan yang banyak.Hehehe


''Masuk.''muka jutek


Desi melangkah hati hati takut menginjak duri..


Hei ini dikontrakan,bukan di semak semak


Erika lebih dulu mendudukkan bokongnya,di ikuti desi.


''To the point.''Erika duduk lesehan,kakinya bersila


Desi menghembuskan nafas panjang.


''Gini er,kemarin aku liat sigit sama cewek cantik dan ceweknya itu menempel mulu,kamu tau dia siapa?''memulai obrolan


''Kau kesini cuma mau nanya itu?OMG''.erika kesal


''Aku penasaran.''Nyengir


''Gak penting des,bukan urusan kita.''tambah jengkel


Kirain hal penting apaan


"Aku tau kamupasti kenal dia."menatap tajam


Idiih nih anak kalo kepo bener bener ya


"Desi,kamj kenapa kepo banget??"


"Soalnya aku denger gosip dia bakal kerja satu pabrik sama kita?"


"APAA??"Terkejut bukan main kan main


"Hei kenapa kamu teriak??"gantian desi yang kesal


"Kau dengar gosip itu dari siapa?"penasaran


Astaga..itu bukan lagi gosip abal abal


"Sekarang jawab aku,cewek itu siapa?"


"Siapa ya,aku lupa."pura pura berpikir


"Tapi kamu tadi kaget,itu menunjukkan kalau kamu kenal dia."imbuh desi


"Desi,makan martabak dulu yuk."Mengambil martabak untuk mengalihkan perhatian


Desi mengambil sepotong martabak lalu menatap erika sambil mengunyah.


''Jawab aku er.''nyam nyam mengunyah martabak


''Dia itu tunangannya sigit.''jujur


Uhuk uhuk


Desi tersedak martabak,


''Makanya jangan sambil ngomong kalau makan.''Menyodorkan segelas air putih


Desi cepat meminumnya


''Yang bener?''terkejut


Erika mengangguk lemah,sebenarnya sakit sih ketika ngomongin riska.


''Sejak kapan kamu kenal riska??''desi kepo


''Emm..sejak aku mulai jauhin sigit.''


#Flash back on


Erika dan ika sedang jalan jalan di alun alun,mereka menghabiskan waktu akhir pekan berdua.Karena keduanya sama sama sendiri.Mereka sahabat lho.


Erika dan ika duduk dikursi taman alun alun setelah membeli siomay.


''Er,gimana hubunganmu sama sigit??''memakan siomay


''Emm..aku udah memutuskan menjauhinya.''menunduk sedih


''Kamu gak ngobrol dulu gitu sama dia?''

__ADS_1


Erika menatap ke depan,siomay yang dia pegang dan baru satu yang di makan,tidak lagi dimakannya.Tiba tiba nafsu makannya hilang.


''Aku udah di usir duluan sama ibunya sigit, gak berani lagi buat ketemu apalagi ngobrol.''tersenyum getir


''Malangnya nasibmu nak."mencoba bercanda


''Gak lucu ka.''Memonyongkan bibirnya


Disaat erika dan ika sedang asyik ngobrol,mata ika melihat seseorang sedang bersama wanita.


''Er,liat tuh liaaat..''Jari ika menunjuk pada seseorang


Erika mengikuti arah jari ika dan terkejut.


''Sigit,sama siapa ya??''ika bertanya tanya


Erika menoleh kearah lain.Sigit yang melihat erika dari jauh lalu mendekati dan wanita yang bersamanya terus menempel.


''Riri,ika.''


''Hai sigit,kamu sama siapa?''Ika to the point


Erika hanya diam,menoleh ke arah lain


''Dia...''


''Kenalin aku riska,calon tunangannya sigit.''mengulurkan tangan


deg..bagaikan tersambar petir hati erika


"Apa??"ika terkejut tapi tetap menerima uluran tangan riska


Lain dengan erika


Erika segera bangkit dari duduknya dan berjalan pergi meninggalkan ika,sigit dan wanita bernama riska.


"Er tunggu."menyusul erika sedikit berlari


"Riii tunggu."hendak menyusul erika


"Jangan menyusulnya atau aku aduin ke ibumu".sambil menahan lengan sigit


Maafin aku ri


Erika masih berjalan dengan air mata yang menetes deras.


Hiks hiks


#Flashback off


Erika meneteskan air matanya ketika mengingat kejadian saat itu,bahkan dia berpikir sigit sudah menikah saat ini tapi nyatanya tidak.


"Er."mengelus pundak erika untuk menguatkan


"Aku kuat koq des,cuma kalau nanti liat mereka berdua kerja satu pabrik bareng kita,aku gak tau kuat atau enggak."jelas erika sambil menengadah ke atas menahan air matanya


"Tenang er,ada aku dan saka yang akan selalu menguatkanmu."


"Emang kau dan saka udah jadian??"kepo dan mengalihkan topik


"Belum er,baru TTS."terkikik geli


"TTS??"Erika mengerutkan alisnya


"Itu lho yang kita deket banget tapi belum jadian."


"Itu TTM desi."gemas lalu mencubit pipi desi


"Sakit er."hiks hiks


"Biarin."kesal


"Sama saka aja di elus elus pipiku,sama kamu malah di cubit,huhu."merengek


"Eee ciut ciutt udah elus elus pipi."goda Erika


Desi jadi malu karena sudah membongkar rahasianya


"Aku seneng kalau kau bahagia,jangan kayak aku ya,,rumit."menepuk pundak desi


"Iya er,aku doain kamu selalu bahagia."memeluk erika


"Makasih."memeluk desi


"Motormu koq gak ada er?"melepaskan pelukan lalu melihat sekitar


"Aku tinggal dipabrik."jawab Erika


"Kamu pulang naik apa?"


deg


"Naik.."

__ADS_1


Bersambung


Makasih udah baca novelku


__ADS_2