
Erika merebahkan tubuhnya dikasur,melepas lelah karena perjalanan jauh ke rumah desi.Kepalanya sedikit pusing,walaupun perutnya tidak lagi mual saat naik mobil.Waktu sudah menunjukkan pukul lima sore.Erika masih diam di atas kasur,enggan beranjak mandi.Pikirannya traveling kemana mana.
''Dek,buka pintunya''.suara jasmine di balik pintu kamar erika membuyarkan lamunannya
''Hem,ada apa mbak.''Kepala erika nyembul dari balik pintu yang sedikit terbuka
''Kamu belum mandi dek?''Melihat wajah erika yang kusut tidak seperti biasanya
''Belum.''
''Mandi dulu sudah sore,Rendra mau main sama kamu.''Tunjuk jasmine pada anaknya yang berada di gendongannya.
''onty.''Rendra tersenyum manis pada erika
''Iya mbak, ''onty mandi dulu ya Ren''.mengelus kepala keponakan pertamanya itu lalu bergegas menutup pintu kamar dan masuk ke kamar mandi.
Erika sangat menyukai anak kecil.
Terkadang erika ingin mempunyai anak kecil yang lucu,tapi sayangnya dia belum nikah.Pacar aja belum punya.Humm
...###...
Malam harinya
Erika bersiap siap hendak pergi ke minimarket untuk membeli pembalut dan juga cemilan.Jarak dari rumahnya cukup dekat,hanya berjalan kaki sekitar sepuluh menit.
''Onty itut.''Rendra yang sedang bermain seketika berhenti saat melihat erika memakai sweater
''Ayo.''
''Mau kemana dek?''Tanya jasmine yang baru keluar dari dapur
''Minimarket mbak,mau nitip?''Tanya Erika yang baru saja menutup pintu kamar
''Boleh,beliin minyak goreng ya dua liter,sebentar mbak ambil duit di kamar.''Hendak melangkah mengambil duit di kamarnya
''Pake duitku aja mbak,Rendra mau ikut boleh?''Melirik Rendra yang kini sudah menarik narik tangannya
''Boleh,tapi jangan lama lama ya..ini udah malam.''
''Ok mbak.''
Erika berjalan menggandeng tangan mungil Rendra
Anak kecil itu suka sekali bersama erika,apalagi ke minimarket..beli es krim kesukaannya.
Mereka berjalan baru beberapa langkah keluar gang perumahan,Erika dan Rendra bertemu Deva.
''Hai er,Rendra,mau kemana?''Sapa deva yang juga berjalan kaki
''Ke minimarket.''Erika tersenyum
Kini erika mengurangi sedikit sikap judesnya pada deva,dengan tersenyum.Membuat deva langsung meleleh melihatnya.
''Eli es cim om''.jawab Rendra
''Kebetulan,aku juga mau kesana,ayo bareng.''Ajak Rendra
Mereka bertiga berjalan menuju minimarket.
''Onty endong.''Rendra merasa lelah berjalan
''Sini sama om aja.''Deva sigap meraih Rendra dan menggedongnya
__ADS_1
Belum juga erika merespon keponakannya tersebut,sudah kalah cepat dari deva.
''Makasih.''Hanya itu yang keluar dari mulut Erika
''Sama sama.''
Sesekali Erika melihat Rendra yang merasa nyaman dalam gendongannya Deva,selain dengan erika,Rendra juga sering bertemu dengan deva yang sering maen ke rumahnya.Sehingga membuat Rendra mau di gendong oleh deva.Modus deva untuk mendekati Erika,sering sering main ke rumah orang tua Rendra.
Sampai di minimarket Rendra langsung minta turun dan berlari menuju stand eskrim.
''Pelan pelan Ren.''Erika menyusul Rendra yang berlari kecil menuju stand eskrim.
Deva juga mengikuti di belakangnya
''Kamu mau beli apa er?''Tanya Deva sambil melihat sekitar mencari barang yang mau dia beli
''Keperluan cewek.''
''Ooh..mau aku ambilkan?''.Tanpa malu menawarkan diri
''Gak usah,aku nitip Rendra aja.''Berjalan menuju stand barang keperluan perempuan
Kini erika yang merasa malu
Apa apaan dia ini
Rendra sedang sibuk memilih es krim.Terlalu banyak pilihannya sampai dia bingung sendiri.Matanya sibuk melihat ke kanan dan ke kiri.
''Mau yang mana ren??''Tanya Deva yang ikut melihat es krim
''Au om,anyak anget.''sambil melirik kekanan ke kiri
''Pilih aja yang kamu mau,nanti om bayarin.''
''ceyius om?''Mata Rendra sudah berbinar senang
"Acih om."tangannya meraih es krim berbagai macam rasa
Deva hanya bisa menggelengkan kepala
Dasar bocah
Erika sudah selesai dengan barang yang dia perlukan.
''Aku udah selesai,giliran kamu..Aku tunggu di kasir..ayo ren.''meraih tangan Rendra hendak mengajaknya ke kasir
''Entar onty,atu mau es kim anyak.''menahan tangannya yang baru memegang dua es krim
''Rendra.''Menatap tajam
''Kamu duluan aja er,biar Rendra sama aku.''
Deva tau Rendra gak boleh beli es krim banyak banyak sama erika.
''Baiklah,aku tunggu di kasir.''Melangkah menuju kasir dengan barang bawaannya
''Pilih mana aja yang kamu suka om bayarin.''Takut kelamaan ditunggu erika
"Iya om."mengambil lagi es krim
...##...
"Pak kita mampir ke minimarket itu ya,aku mau beli minuman."Ucap sunan kepada supirnya
__ADS_1
"Baik tuan."
Hari ini sunan pergi ke bogor untuk melihat pabrik cabang yang sudah empat taun di berjalan.Omsetnya cukup bagus,sunan sampai terkagum dengan kerja keras para staff dan karyawannya.Mereka bekerja sangat baik.
Membuat sunan ingin pergi ke sana untuk melihat langsung kinerja mereka.Karena jaraknya cukup jauh,sunan minta di antar supir agar badannya tidak terlalu lelah.
Mobil baru berhenti didepan minimarket,tangan sunan meraih handle pintu mobil,hendak membukanya.Matanya berhenti berkedip sebentar saat melihat seseorang yang lama tidak di lihat olehnya sedang berdiri di depan minimarket dengan memegang sekantong plastik berisi belanjaan.
Erika,benarkah itu kamu?
Matanya terus menatap gadis cantik yang membuat dirinya menjomblo sampai saat ini.Rasa rindu itu datang lagi.
Sunan meyakinkan diri bahwa yang dia lihatnya memang benar Erika.Tangannya membuka pintu mobil dan keluar.
''Erika.''panggilnya lirih sambil melangkah
Langkah kaki sunan terhenti saat seorang laki laki datang menghampiri Erika sambil menggendong anak kecil.
Siapa mereka?
Matanya terus fokus melihat keakraban Erika dengan laki laki dan anak kecil itu.Terlihat erika sesekali tertawa.Mereka bertiga berjalan kaki meninggalkan minimarket.
Kaki sunan melangkah mengikuti langkah Erika.Niat mau beli minuman urung di lakukan.Saat ini erika jauh lebih penting.
Erika,siapa mereka berdua?
Apa suami dan anakmu?
Banyak sekali pertanyaan di kepala sunan.
Langkah kaki sunan terhenti didepan gapura perumahan.Bayangan Erika juga sudah menghilang di belokan gang.
"Dia tinggal di sini?Besok aku harus kesini lagi."ucap sunan lalu berbalik kembali ke minimarket
...##...
"Makasih ya dev udah nganterin."Ucap Erika ketika sudah sampai di depan rumah
"Sama sama."
"Acih om."ucap Rendra
Tangannya sudah menggengam sekantong es krim
"Ama ama ren."Deva mengelus pelan kepala Rendra
Rendra langsung berlari masuk ke dalam rumah.
Deva masih diam menatap Erika.Erika yang di tatap malu malu,tapi menutupinya dengan sikap judes.
"Kenapa liatin aku begitu?"Menatap tajam deva
Deva terkejut
Baru tadi bersikap manis,udah galak lagi
"Enggak,aku pulang dulu er..da...".Kabur meninggalkan erika yang masih berdiri di depan rumah
Deva deva
Erika tersenyum lalu masuk ke dalam rumah
Terima kasih udah membaca novel ku
__ADS_1
Maaf ya,baru up
aku lagi sibuk di dunia nyata hehehe